Yang kami lihat di video itu para polisi memang sudah melakukan tugasnya seperti biasa, yaitu merangkul warga.
Nah, setelah dirangkul warganya dipukul.
#WaspadaRangkulanPolisi
PT Kristus Raja Maumere, perusahaan milik Keuskupan Maumere, pakai eksavator dan ratusan preman, gusur 120 rumah milik warga di desa Nagahale dan Likong Gete di Kabupaten Sikka, Pulau Flores. https://t.co/kBFb1HNMVp
Ini jangan sampe dianggap aksi heroik, aksi pahlawan tanpa tanda jasa, aksi keikhlasan seorang guru dan sejenisnya. No, it is fucking not.
Justru sebaliknya. Ini tanda kalo bangsamu daridulu ampas bener menghargai tenaga pengajar.
Lebih suka bikin kenyang perut influencer tai.
Ayo kita buka 20 juta hektar konsesi hutan. Ayo kita ganti keanekaragaman hayati dengan hutan monokultur, sama-sama daun. Ayo kita reklamasi ratusan hektar laut. Bedebah-bedebah anti sains, anti perubahan iklim, semoga derita warga ini akan kalian terima hisabnya di akhirat
Bapak ini mampir lagi ke lapak dan menjadi pengunjung lapak pertama kita, satu hal yang mengharukan itu ternyata beliau udah nungguin kita buka, beliau bilang "Kirain gak bakal buka kang, biasanya jam 6 udah buka".
Kayak ya Allah ada juga yang nungguin 🥺🥺