Biadab.. !! 😡😡😡 Dari kemarin gak viral2 ini kasusnya!! Bantu UP gaesshh.. !! Sampe pelaku di hukum seberat2nya!
Seorang siswi sekolah dasar (SDN) berinisial AKS (12), yang diduga menjadi korban pencabulan oleh oknum TNI di wilayah Kodim 1417/Kendari, Sertu Majid Bone, dilaporkan mengalami depresi. Korban cenderung mengurung diri di dalam kamar, kerap melukai tubuhnya dengan cara mencakar, serta sering menangis histeris karena ketakutan.
Tante korban berinisial VN mengungkapkan bahwa korban sebelumnya tinggal bersama keluarga di perumahan milik terduga pelaku di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Namun, sejak kasus ini mencuat, keluarga memutuskan pindah dan kini tinggal di rumah nenek korban di Kota Kendari.
Selama berada di rumah neneknya, korban disebut enggan keluar rumah dan lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. Saat bersama keluarga, korban cenderung diam dan tidak ingin bercerita.
VN menuturkan, kondisi korban justru memburuk saat berada sendirian. Korban kerap menangis histeris, menunjukkan rasa takut berlebihan, bahkan melukai tubuhnya sendiri hingga menimbulkan luka.
“Kondisi korban semakin memprihatinkan karena mengalami depresi berat. Ia sering mencakar tubuhnya dan menangis histeris karena ketakutan,” ujar VN, Minggu (3/5/2026).
Baca selengkapnya di https://t.co/sQhrdmxzRA
Gambar 1. Teror Kepala Anjing di Rumah Orang Tua Saya pagi ini.
Gambar 2 dan 3. Teror Kepala Babi dan Tikus Kepala Dipenggal Untuk Bocor Alus Tempo.
Gambar 4. Ayam dipotong Kepala di rumah DJ Donny.
Kenapa kritik selalu direspon dengan teror?!
Katanya iblis dan syetan dibelenggu saat ramadhan, ternyata peran setan dan iblis malah diganti oleh manusia biadab yg tega bunuh siswa usia 14 tahun. Kawal kasus ini. Sudah terlalu banyak nyawa yang hilang ditangan oknum aparat biadab! Nanti kalau rakyat marah dituduh provokasi dll. Emang SETAN kalian semua. DAJJAL!
@Malangraya_info https://t.co/ZG9GzQlQPv
Liat para penjajah memperlakukan orang Pribumi, itu adalah cara feodal, dan cara itu mereka terapkan tapi mirisnya, mereka pejabat menerapkannya ke rakyatnya.
Sungguh miris
@Malangraya_info Gak iso a mandek kaose di kekno gak di uncal uncalno ngunu, etika e loh,,
Rakyat koyok keset ganok ajine...
Stop perlakuan pejabat dgn istimewa, mereka bekerja hanya 5 tahun untuk melayani masyarakat,
Bagaimana jika tiba-tiba tanah keluargamu diserobot dan dikuasai orang..?!
700 sertipikat masyarakat yg diperoleh dr transmigrasi sejak 1989, DIBATALKAN Sepihak oleh BPN pada th 2019 karna atas permintaan dr PT. SSC di Kalimantan Selatan.
“MBG diberikan ke murid, tapi gurunya hidup merana. Ini paradoks,” kata Bhima Yudhistira, Direktur & Founder CELIOS.
Menurutnya, masih banyak guru yang masuk kategori prasejahtera, bahkan penerima bansos. Situasi ini menunjukkan ada persoalan mendasar yang belum diselesaikan.