Jangan menghina orang miskin karena ia bisa menjadi kaya
Jangan merendahkan orang lemah karena ia bisa menjadi kuat
Jangan merendahkan orang kecil, karena ia bisa menjadi besar
Jangan menindas yang sedikit (minoritas) karena ia bisa menjadi banyak (mayoritas).
Alhikam: Bila anda melihat orang yang menjawab semua pertanyaan, mengungkapkan apa saja yg disaksikan, menyebut apa saja yg ia ketahui, itulah bukti dari kebodohannya.
Ketakutan dan kegelisahan anda selalu berhimpitan dengan waktu. Kemarin, esok dan hari ini.
Para Kekasih Allah (wali-wali Allah) tidak ada takut dan gelisah karena kemarin, esok, hari ini, sama saja. Mereka lebur dalam Waktu Ilahi yang termanifestasi dalam "tiada ruang d waktu"
Belajar Thuma'ninah (anteng tentrem diamnya hati) ďengan cara tidak membiarkan alam khayal dan hasrat kita menguasai kita. Wukuflah di hadapan Allah. Anda pasti tidak akan pernah bertanya dengan W5+H kepadaNya.
Daun dan ranting tak protes kenapa ia tak jadi buah. Akar tidak protes kenapa ia tak pernah tampak di permukaan pdhal dialah awal sglanya. Ranting liar dipupus demi indahnya pohon. Ia brsyukur dipangkas.
Bersatu lebih utama dibanding berpecah belah menyoal siapa yg hrs jadi buah.
Bagaimana mungkin kita mampu mengubah seseorang yang kita anggap buruk menjadi baik padahal cara kita sendiri buruk?
“Mungkinkah orang tidur membangunkan orang yang tidur?” (Sa'di, satu ketika)
Batas syurga dan neraka itu sangat tipis. Lebih tipis dibanding rambut dibelah tujuh. Kadang tampaknya aktif di syurga ternyata berenang di lautan neraka. Kadang tampak menjadi aktivis neraka ternyata melenggang di syurga.
Mari kita lewati neraka dunia dg meniti shirathalmustaqim
Belajarlah diam jika dukamu tanpa sebab. Belajarlah untuk tidak bertanya jika kebahagiaanmu datang tanpa sebab.
Sekelumit pengajian atas dawuh2nya Syekh Abil Hasan asy Syadzily malam ini di Masjid Baiturrahim Beji Timur Depok.
Di antara wujud pertolongan Allah kepadamu adalah Dia memberimu pasangan hidup dan anak-anak yang membuat hatimu tenang dan bahagia sehingga kamu bisa fokus untuk mewujudkan cita-citamu.
Yang paling banyak diceritaka oleh manusia adalah kebaikan dirinya sendiri. Jika ia tidak memiliki kebaikan diri maka ia menceritakan keburukan sesama. Jika ia tidak menceritakan kelebihan diri atau keburukan sesamq maka yang diceritakan adalah keluh kesah.
Jangan mengandalkan amal puasamu. Andalkan Yang Menciptakan amal puasamu. Dia Ada dibalik perutmu yg lapar dan dahagamu. Dia ada dibalik perjuanganmu menahan emosi dan syahwatmu.
Knp ada kesusahan di dunia? Knp Tuhan tak bebaskan saja kita dari itu semua? Bknkah Dia Maha Pengasih & Kuasa? Mugkin Tuhan kan menjawab begini: Kalau semua kebaikan Kukerjakan, lalu kesempatan berbuat baik aplg yg tersisa utk manusia? Mari jadi wakilNya menebar kebaikan di dunia
Orang punya karomah hebat belum tentu final perjalanan sufinya. Orang sangat berjuta ilmu agamanya blm tentu ia luhur derajat dihadapananNya. Orang disanjung2 ummat krn ketokohan bukan standar ketinggian ruhaninya.
Ingat Iblis dlm sekejap bisa mengelilingi smesta hingga ArasyNya
Jangan lupa berdoa mau tidur bc ayat kursi qulhu falaq annaas lalu subhanallah 33 alhamdulillah 33 Allahu Akbar 34 tiupkan telapak usap muka dan seluruh tubuh.
Lalu dzikirlah sampai akhir lelapmu dalam keadaan dzikir.
Resep anti-sombong dari Sayidina Ali:
“Jika jumpa org yg lebih muda, berpikirlah dlm hatimu: Pasti dosanya lebih sedikit dari dosaku. Jika jumpa yg lebih tua, berpikirlah dlm hatimu: Pasti amalnya lebih banyak dari amalku"
Selalu adili dirimu lebih keras dari mengadili org lain
Sholawat itu Cinta.
Jangan kehilangan Cinta dalam bersholawat.
Cinta sejati akan berakhir sholawat. Siapa yang tak jadikan sholawat sebagai dzikir utamanya harus dipertanyakan Cintanya pada Allah dan RasulNya.
Carilah Cinta dan Damai dari Dia. Jangan dari makhlukNya. Karena sumber kebencian, kemurkaan dan konflik itu makhluk. Sedangkan awal makhluk adalah nafsu. Pernahkah anda bertanya "Hai siapakah si diri?"
"Akulah kegelapan itu," jawab si diri.