makin ga paham kenapa surabaya, de facto kawasan metropolitan terbesar kedua di negara ini, yang pergerakan komuternya diestimasi sampe 10 JUTA/HARI;
GA BISA ngembangin SATU KILOMETER pun transum berbasis rel yang proper.
isin rek. kate ngenteni pirang dekade maneh?
Walau gue tahu Prabowo tuh goblok banget. Tetap aja gue heran setiap kali diksi yg keluar dari mulut dia kek orang ga pernah sekolah. Diksi dia tuh MINUS dan DANGKAL banget wkwkwkwkkwwwkkwkw kek beneran bukan orang terdidik, sering banget make low-level vocabulary anjinggg😭😭😭
Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
Enteng bener seorang Presiden ngomong 'Ndasmu' dilanjut 'Emang gue pikirin' di sebuah forum resmi dan mendapat tepuk tangan dari yg mendengar.
Pemimpin tanpa etika yg dipilih oleh orang orang yg tak punya etika dan nalar.
🇰🇭 Cambodian agency Phoenix Communications has launched an open call for artists and labels to enter "Cambodia's Finest Voice", the national final for Eurovision Asia 2026.
The final is set for early September, with the winner decided by 50/50 audience and jury voting.
Tbh, lagi ngerasa seperti yang Arda Güler rasakan saat ini di rl. Udah usaha, nyoba cara & jalan lain, tapi masih mentok. Mungkin belum waktunya.
Selalu percaya sama kalimat “setiap orang ada waktunya, setiap waktu ada orangnya.”
Semangat buat semua yang lagi merasakan ini. 💪
Kalau nanti tarif listrik sampai naik, jangan cuma marah ke PLN. Salah satu yang harus ikut disalahkan adalah MBG.
Kok bisa?
Mari saya jelaskan.
Masalah listrik hari ini salah satunya berawal dari pasokan batu bara ke PLN yang tidak lancar. Padahal batu bara itu bahan bakar utama banyak pembangkit listrik kita.
Kenapa bisa terjadi?
Karena ada yang namanya DMO (Domestic Market Obligation)
Sederhananya, perusahaan batu bara diwajibkan menjual sebagian produksinya untuk kebutuhan dalam negeri, termasuk ke PLN.
Masalahnya, harga batu bara untuk PLN dipatok lebih rendah dibanding harga pasar ekspor.
Jadi secara bisnis, pengusaha batu bara lebih "tergoda" menjual ke luar negeri karena marginnya lebih besar.
Kalau pemerintah mau bikin pasokan PLN aman, harga batu bara DMO harus dibuat lebih kompetitif.
Tapi konsekuensinya biaya produksi listrik PLN naik.
Nah, dari sini pilihannya cuma dua:
tarif listrik dinaikkan, atau subsidi/kompensasi listrik ditambah.
Saat ini, subsidi listrik sekitar Rp90–100 triliun per tahun.
Jika ditambah kompensasi untuk menahan tarif, beban listrik di APBN bisa tembus Rp245,58 triliun.
Masalahnya, ruang fiskal negara sudah keburu disedot program jumbo seperti MBG.
Jadi ketika subsidi listrik butuh tambahan, pemerintah akan bilang APBN terbatas.
Ujung-ujungnya?
rakyat lagi yang diminta untuk mengerti:
bayar listrik lebih mahal,
atau terima pemadaman bergilir.
Dan semua ini tidak akan terjadi kalau ratusan triliun APBN tidak dikunci untuk MBG.