Baru liat list broadcast rights FIFA buat Piala Dunia ini. Semua TV yang dapat rights di seluruh negara buat TV juga dapat rights buat internet, termasuk di mari.
Tau ah. hehehe
Bener kata bang Pandji. Orang ini dari kecil hidup dari keluarga kaya yg membuat tidak ada org yg berani mendebat dia, semua keinginannya pasti dituruti. Saudara, ART, dan temannya pasti mengiyakan dia. Mungkin cuma orang tuanya yg bisa bilang 'tidak' ke dia (itupun kalo orang tuanya tegas).
Ditambah dia masuk militer yg emg sistemnya 'siap ndan'. Semua hal dilakukan atas perintah atasan, bukan hasil duduk bareng dan saling challenge pendapat seperti di lingkungan kampus.
Udah gitu jadi ketua partai pula. Tau sendiri partai di Indonesia itu fanboy club. Ngga ada ideologi tapi semua arah partainya ditentukan tokoh partai tersebut. Hampir semua bawahannya pasti ABS.
So, selama dia hidup ngga biasa dgn kritikan. Karena dia biasa diiyain segala keinginannya. Sampai pada titik dia jadi presiden. Yg mana presiden adalah jabatan publik. Banyak org yg mengawasi dan mengkritik.
Alhasil pas jadi presiden ya begini. Kaget kalo ternyata dia bisa dikritik orang banyak dan dihajar kanan kiri. Jadi lgsg cap yg kritis itu nyinyir, antek asing, musuh negara, dll.
Tahu kah kamu?
Dengan cukup memangkas MBG Rp36-40 triliun saja, pemerintah sebenarnya tidak perlu menaikkan BBM.
Tapi pemerintah lebih memilih menaikkan Pertamax Rp3.950 dan Pertamax Green Rp4.100 per liter, yang efek dominonya jauh lebih luas ke seluruh masyarakat.
Padahal keduanya sama-sama bisa hemat Rp36,3 triliun di APBN.
Naik BBM = menekan daya beli kelas menengah, memicu kenaikan harga barang, memicu inflasi.
Pangkas MBG = memengaruhi kelompok rente, mengurangi dana bancakan.
Ada cara yang jauh lebih ringan buat hemat, tapi kenapa malah pilih yang membebani rakyat?
Why?
@OniSuryaman Tp netizen kita suka gimmick
AwalΒ² gantiin SMI banyak yg berharap lebih, wajar sih orang indo bosenan karena menkeu gak gantiΒ² dari jaman jkw wakakakk
Purbaya sama SMI juga mentereng kalo diliat dari background akademis
Pdhl menkeu yg skrg ini agak santai orangnya tp sulit juga ternyata ngurusin keuangan konoha ini ya..
Pria ini diisukan jadi Menkeu yang baru... mari kita tengok ijazah nya....
Muhammad Chatib Basri, S.E., https://t.co/fCxVA55yJ6., Ph.D. / @ChatibBasri
S1: Universitas Indonesia (UI), Sarjana Ekonomi (S.E.), Lulus 1992
S2: Australian National University (ANU), Master of Economic Development (https://t.co/fCxVA55yJ6.), Lulus 1996
S3: Australian National University (ANU), Doctor of Philosophy (Ph.D.) in Economics, Lulus 2001
wow mentereng.
Klo ngikutin gaya pak habibie bisa bisa banyak yg tantrum gak dapat jatah kue.
kenapa? karena yg dilakukan pak habibie langsung cut semua parasit-parasit dan benalu-benalu gak berguna di pemerintahan, plus mengganti elemen elemen penting sesuai dengan kompetensinya.
sekelas pangkostrad aja langsung diganti ko, terus kepercayaan pasar tumbuh jadi investasi naik.
sayangnya MPR gak suka dan beliau jadi satu satunya presiden yg pidato PJ nya ditolak sama DPR/MPR. ngerti kan?
Pak Anies memasak π₯
Orang pinter kalo ngeroasting bikin mikir dan cuma yg akalnya nyampe yg pahamπ
Masyarakat kita emang ga ramah sama majas satir.
Lagu mas bahlil ganteng yg sebenernya meme satir buat kritik pemerintah aja lama-lama jadi hiburan yg bikin masyakarat simpati sm bahlil.
Jadilah songwashing. Persepsi warga tentang kondisi atau figur politik itu berusaha diubah pake lagu yg catchy.
Kalo pak anies ini satire versi akademisnya π€£
Pertanyaan trivia yang kedengerannya innocent tapi ujungnya: bapak pendidikan Indonesia jabatannya cuma 3 bulan hehehehe π
Jawaban AI:
Benar, di Prancis pernikahan sesama jenis (termasuk sesama laki-laki) sepenuhnya legal. Prancis telah mengesahkan undang-undang pernikahan sesama jenis sejak 18 Mei 2013. Aturan ini berlaku di seluruh wilayah Prancis, termasuk hak untuk mengadopsi anak.
Jokes lawas Idul Adha:
*ngomong ke orang berbadan gemuk
βNgumpet begoo, ntr dipotong lo..β
Semua orang tau ini becandaan doang. Tapi ternyata ada satu orang yg nganggep ini serius, dia takut dan akhirnya pergi ke Perancis. π