Jangan tertipu.
Mulai kemarin, pimpinan Parpol menon-aktifkan bbrp anggota Partainya di DPR. Pdhl dlm UU MD-3 tdk dikenal istilah non-aktif. Artinya yg dinon-aktifkan tsb tetap sbg anggota DPR dan tetap terima gaji, tunjangan, dan fasilitas lain.
Jangan anggap kami semua bodoh
UGM ga perlu jungkir balik jelasin ijazah Jokowi asli. Minta sj Jokowi pamerin ijazah aslinya, undang media n para ahli, spy issu ini selesai.
Simpel, susah amat sik! 🤣🤣🤣
‼️ UGM HANCUR, INDONESIA HANCUR!!
Jika terbukti, ijazah @jokowi palsu, maka 2014-2024 ilegal?
@KPU_ID , @bawaslu_RI paling bertanggung jawab meloloskan ijazah palsu Jokowi.
Berarti SELURUH Produk Hukum dan Kebijakan 2014-2024 Batal Demi Hukum.
Temuan baru Alumni @UGMYogyakarta jurusan IT yang juga ahli forensik digital, Rismon Hasiholan Sianipar menyatakan terdapat perbedaan dengan istilah produk 2 zaman, antara isi skripsi dan lembar judul, lembar pengesahan.
Isi skripsi dengan mesin tik manual, sementara lembar judul, lembar pengesahan menggunakan komputer dengan jenis font (huruf) “Times New Roman” yang menurut Rismon jenis font itu baru ada pada April 1992.
Sementara skripsi Jokowi di tandatangani dan distempel pada tahun 1985.
Juga dengan perbedaan usia kertas yang bisa dibuktikan lewat uji forensik digital berasal dari tahun yang berbeda.
Tom Lembong dan Tim Pengacara menyoroti masalah contempt of court, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengabaikan dan gagal menghadirkan salinan dokumen laporan audit BPKP sesuai perintah pengadilan sebelumnya, pdhl itu dasar tuduhan dan alat bukti utama!
"Saya Tidak Takut Tidak Punya Jabatan Mas Anies ".... ucapan @prabowo saat Pilpres kemarin namun Faktanya Keluarganya Semua diberikan Jabatan, terbukti kan Siapa yg OMON -OMON!!!
Katanya yg menggoreng Isyu anjloknya IHSG itu anak Abah yg sakit hati krn kalah Pilpres.
Teruslah bernarasi spt itu sampai negara ini anjlok ke titik nadir krn tdk mau mendengar kritik dan menutupi fakta yg sesungguhnya.
Bpk Presiden @prabowo yth, sejak Bpk dilantik 5 bulan lalu, sepertinya blm ada indikator pembangunan, terutama ekonomi yg membaik - bahkan bertambah buruk.
Sepertinya ini dampak dari sikap melanjutkan dan memuji rezim Jokowi yg jelas-jelas sudah merusak bangsa.
Pengacara Tom Lembong;
Sungguh kami miris terdakwa disangka melakukan korupsi smntara satu rupiahpun penuntut umum tdk dpt membuktikan adanya aliran dana ke terdakwa baik secara langsung/tdk langsung. Bahkan sdh di audit BPK dan dinyatakan clean & clear.
Equality Before The Law?
Alhamdulillah, semalam adalah malam yang penuh makna.
Terima kasih kepada Rektor ITB, Prof. Tatacipta, beserta seluruh civitas akademika @itbofficial yang telah hadir. Kampus adalah mercusuar ilmu, tempat kebijaksanaan tumbuh, dan di ITB, cahaya itu berpadu dengan nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan.
Apresiasi tinggi kepada @salmanitb dan seluruh panitia yang telah bekerja tanpa lelah, menghadirkan bukan sekadar acara, tetapi sebuah perjalanan pemikiran, sebuah ruang bagi gagasan bertemu dan mengakar. Semangat dan dedikasi teman-teman adalah bagian dari energi perubahan untuk bangsa.
Dan yang tak kalah istimewa, terima kasih kepada seluruh jamaah, seluruh mahasiswa yang hadir, bertanya, menyimak, dan merenung bersama. Keberanian teman-teman untuk bertukar gagasan adalah bukti bahwa ruang-ruang ilmu dan pikiran kritis masih berdenyut kuat.
Semoga pertemuan ini bukan hanya menjadi jejak di satu malam, tetapi menjadi pemantik langkah-langkah ke depan. Kita terus belajar, terus berpikir, terus bergerak, agar ilmu menjadi cahaya dan keadilan menjadi nyata. Sampai jumpa di percakapan berikutnya!
Logika TOLOL Pertamina
Kalian yang OPLOS RON 90 ke 92, kalian yang ngaku RUGI
Mesin2 kendaraan kami yang pakai bensin OPLOSAN itu gimana? Maksudnya rakyat ga rugi juga?
Apa tanggungjawab pertamina atas mesin2 yg pernah mogok gara2 bensin OPLOSAN?
BEBASKAN DONG !
Berdasarkan hasil penghitungan BPKP, kerugian itu tak terjadi saat Tom Lembong menjabat Mendag.
"Ini adalah kerugian di tahun 2016 yg pd saat itu pejabatnya bukan bukan Pak Thomas Lembong," kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar,25/2/2025.
Kalian JAHANNAM.
Kalian kurangi subsidi Petralite dg alasan tdk ada dana, tdk diproduksi lagi, merusak lingkungan tapi ternyata kalian menipu rakyat dg menjual RON 90 (Petralite) dg harga Pertamax (RON 92).