sem brincadeira, eu tô muito feliz! só quem acompanha a bella sabe o quanto ela foi boicotada por ter se posicionado a favor da palestina, mas o vs nunca abandonou ela e ver ela brilhando abrindo o desfile hoje foi gratificante 😭😭😭😭
maaf apabila gak edgy seperti kamu, aku pembaca buku fiksi mainstream heartwarming. maaf apabila aku gak baca buku dengan pemikiran idealis dan filosofi marxism. aku seeking meaning thru feeling at ease dan kamu adalah savior yang baca buku tebal minimal 500 halaman, aku rimspek
tiap kali denger wacana "kurikulum pencegahan LGBT" buat anak SD, gua selalu kepikiran film Monster (2023) karya Koreeda
banyak org selesai nonton film itu terus nanya "emang monster-nya siapa?"
and that's the point, monster-nya bukan Minato, bukan juga Yori. mereka cuma dua anak kecil yang bahkan belum sepenuhnya ngerti apa yang mereka rasain
buat gua, monster-nya adalah masyarakat yang bikin anak-anak ini percaya kalo ada sesuatu yang salah dalam diri mereka, sampe mereka harus tumbuh dengan rasa takut, rasa malu, bahkan nganggep diri mereka "berotak babi" cuma karena ngerasa beda
anak queer itu exist, and will always be.
mereka bukan jadi queer karena diajarin di sekolah, nonton film, atau ketemu orang LGBT. tapi kalo dari kecil mereka terus diajarin LGBT adalah sesuatu yang harus "dicegah", then once they fully understand themselves, hal pertama yang ikut tumbuh bukan penerimaan diri, melainkan rasa takut, rasa malu, dan keyakinan bahwa mereka adalah barang rusak
kalau dari kecil negara mulai menanamkan bahwa keberadaan mereka adalah sesuatu yang harus "dicegah", yang lahir bukan generasi yang "straight", yang lahir justru anak anak yang ngabisin masa kecilnya dengan "kenapa gua salah?"
that's the real tragedy, dan menurut gua, itulah monster yang sebenarnya, I hope no other Minato or Yori ever has to grow up believing they're the monster
psikologi itu 100% pakai scientific method statistik, metpen, riset biopsikologi. keputusan cabut status 'gangguan' itu basisnya murni data empiris & riset klinis, krn ga ditemuin korelasi patologis/disfungsi kognitif. jngn asal discredit sains orang jd 'ga ilmiah' cm krn fakta -