@trifolliann nah, bener. i mean, kalian pengen bisa nulis 'kan pasti karena baca sesuatu gitu lho dan semisal mau nulis tentang penyakit dsb 'kan juga perlu research dan membaca. jadi ya, aneh aja kalo ada yang bilang penulis gak perlu membaca
Beasiswa Pemimpin Masa Depan 2027 telah dibuka!
Kamu adalah seorang mahasiswa unggul dari ๐ธ๐ฎ๐บ๐ฝ๐๐ ๐ป๐ฒ๐ด๐ฒ๐ฟ๐ถ ๐๐ฒ๐ฟ๐ฏ๐ฎ๐ถ๐ธ yang siap menjadi Pemimpin Masa Depan yang berintegritas dengan aspirasi dan tujuan yang cemerlang?
Maka, ini adalah kesempatan besar untukmu.
Sorry for talking about this in Indonesian, butโฆ
Tetaplah berbicara soal politik, terutama ketika ada sesuatu yang mengusik nurani lu
Kalau lu main Persona 5, lu sadar kan apa yang terjadi ketika orang seperti Shido punya kekuasaan untuk menindas orang lain?
Kalau lu main Final Fantasy VII, lu sadar kan gimana Shinra mengeksploitasi planet demi kepentingannya sendiri, sementara masyarakat harus menanggung akibatnya?
Kalau lu main Xenogears, lu sadar kan gimana kekuasaan, agama, dan manipulasi bisa digunakan untuk mengendalikan manusia?
Kalau lu main NieR:Automata, lu sadar kan gimana perang yang diwariskan terus-menerus bisa membuat orang mempertanyakan apa sebenarnya yang sedang mereka perjuangkan?
Kalau lu main Trails, lu sadar kan gimana konflik geopolitik, propaganda, dan kepentingan negara bisa mengorbankan kehidupan orang biasa?
Game yang kita mainkan aja berani mempertanyakan kekuasaan, penindasan, dan sistem yang merugikan manusia
Jadi, kenapa ketika hal serupa terjadi di dunia nyata, kita malah diminta diam? ๐
You can log out of a game, but you canโt log out of society ๐
Everything is political. And sometimes, staying silent is a privilege not everyone can afford