pemerintah china: kalian dilarang protes, tapi urusan makan dibantu.
pemerintah amerika: kalian bebas protes, tapi urusan makan tanggung sendiri.
pemerintah kita: protes dibatasi, makan cari sendiri, sudah dapat penghasilan masih harus bayar pajak.
belum lagi harus mikirin iuran rt/rw, pungli, setoran preman, iuran ormas, parkir liar, pengamen, manusia silver, dan biaya-biaya lainnya.
Baru punya Gas Alam terbesar ke 4 di Dunia saja, Turkmenistan sdh menggratiskan semua kebutuhan dasar rakyatnya. Sampai disebut "Tanah Keajaiban Gratis". Lah bagaimana Indonesia yg punya segalanya, makmur banget kali ya seharusnya... 😝
Baru tau gw.. pajak kendaraan tahunan di Timor Leste dipatok rata sebesar US$ 10 (sekitar Rp180.000) per tahun untuk semua jenis kendaraan motor atau mobil.
KOK BISA YAA...
🚨 BREAKING:
🔴 The Prime Minister of Italy terminates all agreements with Israel!! The Prime Minister of Italy is braver than the current 56 Islamic leaders, and she fears nothing...
Los robos de Argentina en el Mundial:
- 🇩🇿 Roja perdonada vs Argelia
- 🇦🇹 Goles ilegales a Austria
- 🇯🇴 Penalti robado a Jordania
- 🇨🇻 Atraco a Cabo Verde
- 🇪🇬 Gol y penalti robado a Egipto
- 🇨🇭 Expulsión a Suiza
- 🏴 Roja perdonada vs Inglaterra
Ketemu lagi dengan obat yang satu kotaknya seharga puluhan juta. 💸🤯😱
Obat ini namanya Pembrolizumab (Keytruda).
Obat ini bukan bekerja dengan cara membunuh sel kanker secara langsung seperti kemoterapi.
Justru sebaliknya.
Ia membantu "membangunkan" sistem imun agar bisa kembali mengenali dan menyerang sel kanker yang selama ini berhasil bersembunyi.
Secara ilmiah, pembrolizumab adalah antibodi monoklonal anti-PD-1 (immune checkpoint inhibitor).
Normalnya, sel T memiliki protein bernama PD-1 yang berfungsi sebagai "rem" agar sistem imun tidak menyerang tubuh sendiri.
Sayangnya, banyak sel kanker memanfaatkan mekanisme ini dengan mengekspresikan PD-L1. Ketika PD-L1 menempel pada PD-1, sel T menerima sinyal seolah-olah sel kanker adalah sel normal, sehingga tidak jadi menyerang.
Pembrolizumab memblokir ikatan PD-1 dengan PD-L1.
Akibatnya, "rem" pada sel imun dilepas, sehingga sel T kembali aktif mengenali dan membunuh sel kanker.
Karena itulah obat ini disebut imunoterapi.
Pada beberapa jenis kanker—seperti melanoma, kanker paru non-small cell, kanker ginjal, hingga beberapa kanker dengan biomarker tertentu—obat ini mampu memberikan respons yang sangat baik, bahkan pada pasien dengan kanker stadium lanjut.
Namun, pembrolizumab bukan obat ajaib.
Tidak semua jenis kanker menggunakan jalur PD-1/PD-L1, dan tidak semua pasien akan merespons terapi ini. Oleh karena itu, dokter sering melakukan pemeriksaan biomarker seperti PD-L1 atau MSI-H/dMMR sebelum menentukan apakah pasien cocok mendapatkan obat ini.
Harganya memang bisa mencapai puluhan juta rupiah untuk setiap vial.
Namun yang dibayar bukan sekadar isi botolnya, melainkan teknologi antibodi monoklonal hasil puluhan tahun penelitian yang telah mengubah cara dunia menangani kanker.
Bagi sebagian pasien, obat ini bukan hanya memberikan terapi.
Tetapi juga memberikan harapan hidup yang sebelumnya mungkin tidak mereka miliki.