< terasa percuma sekarang, Gilang tidak bisa menyelamatkan nyawa Helen.
ㅤㅤ
"Sial. Kenapa Helen tidak bangun juga?!" Tangan Gilang telah beralih mengepal kuat atas pelampiasan akan rasa amarah, kecewa dan tidak yang menguasai diri. Dia telah kehilangan gadis >
< disuarakan dalam intonasi yang lemah. Namun Gilang menatap kedua nisan itu dengan rasa bersalah yang hinggap di dalam dirinya. Terutama untuk Maya.
[@miliksenja]
< berusaha mempertahankan Helennya, meski berat dia mencoba untuk ikhlas saat ini.
"Maaf atas kesalahpahaman ini ... dan semua masalah yang terjadi. Semoga kalian berdua bahagia di sana."
Kata-kata tersebut terucap selayaknya bisikan lantaran >
< sementara raga telah sigap bangkit dari sofa. Panggilan tersebut diterima sembari bergegas mengambil kunci kendaraannya untuk pergi. Dia bahkan tidak peduli dengan dokumen yang berjatuhan saat ia berdiri. Yang pemuda itu ketahui hanyalah; dia harus segera >