Reminder for teman2 mvs untuk hati2 dengan Gilang Bungkus. Predator kekerasan seksual ini masih menyasar remaja pria sinefil, khususnya domisili Kapuas dan Banjarmasin.
Jangan lelah dengan tweet Gilang Bungkus/pelaku KS, ini untuk kenyamanan kita semua.
https://t.co/goLtS9fMuf
@ajartwiterran@ekwardo Level levelan ini tuh siapa yg bikin? Letak lucu "orang yg beribadah mengharap pahala" tuh dmn letak lucunya? Kan Allah sendiri yg bilang seperti itu
Apa kasus kriminal paling unik di Indonesia?
ada 2 kasus yang menurut saya unik,karena unik disini adalah pelaku nya masih misterius,menggemparkan dan banyak kejanggalan.
1.Pembunuhan Akseyna, Anak Kolonel yang Ditenggelamkan di Danau UI
Kembali di tahun 2015, Kamis, 26 Maret kampus Universitas Indonesia (UI) digegerkan dengan berita meninggalnya salah satu siswa teladan, Akseyna Ahad Dori (ACE).
Akseyna ditemukan mengambang di sisi danau UI dengan lima buah batu konblok dalam tas yang terikat di punggung.
Pada awalnya, Kepolisian Sektor (Polsek) Beji menyatakan motif dimalik kematian Akseyna merupakan bunuh diri.
Akan tetapi, Ayah dari Akseyna, Kolonel (sus) Mardoto dengan tegas menyanggah keterangan polisi.
Menurut sang ayah, Akseyna adalah anak yang sangat ceria, pantang menyerah, dan penuh dengan kehidupan.
Ia percaya bahwa anaknya sudah dibunuh.
Menanggapi pendapat Mardoto, Kepolisian Sektor Beji kembali membuka kasus Akseyna dan mengeluarkan pernyataan baru setelah dua bulan lamanya.
Mereka menyatakan Akseyna telah dibunuh atas dasar bukti tulisan yang ia tinggalkan sebagai perpisahan terakhir di kos-kosannya tidak terlihat seperti tulisan tangan Akseyna sama sekali.
Selain itu, polisi juga mencurigai batu yang ada di dalam tas Akseyna dimasukan oleh pembunuh setelah ia menyeret badan Akseyna sejauh kurang lebih 300 meter.
2.Pembunuhan Munir, Aktivis HAM Indonesia
Indonesia mengenal Munir sebagai salah satu aktivis paling kritis di tahun 90 dan 2000-an.
Pria kelahiran Malang, Jawa timur ini bahkan pernah membantu memecahkan kasus pembunuhan Marsinah, walaupun pada akhirnya menemui jalan buntu.
Munir meninggal di dalam pesawat pada 7 September 2004.
Salah satu pramugari pesawat Garuda-975 bersaksi Munir mengeluk kesakitan.
Ia kemudian dipindahkan untuk duduk bersebelahan dengan seseorang yang berprofesi dokter di dalam pesawat.
Bebapa jam setelah mendarat di Amsterdam, Munir ditemukan sudah tidak bernyawa.
Sebulan setelahnya, polisi mengeluarkan hasil visum Munir, yang memperlihatkan jejak senyawa arsenik di dalam tubuhnya.
Dalang pembunuhan Munir sampai sekarang belum diketahui.
cc: Threads
Matematika itu bukan ilmu berhitung, tapi ilmu bernalar. Hitung2an hanyalah bagian kecil dari Matematika.
Anak2 lemah hitung2an karena langsung diberikan pengetahuan prosedural tanpa pemahaman konseptual. Ada gap yang besar di sini, yg semakin terlihat di masa post-covid.
Jadi gpp kalo orng ga bisa hitung, krn ada yg namanya alat bantu hitung. Yg bahaya itu orng ga bisa bernalar, shg dia ga tau hitungan dia (atau alat bantu hitung tsb) benar atau salah.