Ini namanya mulai muak dan ditelanjangi dgn elegan ya gaes. Biang keroknya diundang, "dilulu" sampai puas. Disuruh dulu membadut sampai semua kebodohan itu keluar. Bicara ttg antek asing sampai bicara sawit.
Kemudian di depan mukanya bilang sesuatu yg maknanya "kowe ki goblok"
orang ngomong kasar malah ditepuk-tanganin, kalamullah disebut hadits malah di-iyain aja bukannya dikoreksi. semua orang yang ada di situ gak ada yang berani atau emang pikirannya kosong semua? Allahu musta'an
Ada satu klien old money kaya raya, perokok berat.
Kemarin dia ngajak meeting. Tau aku baru punya bayi, dia seharian gak merokok. Pas kita ketemu, aku notice dia ga ngerokok.
Ku tanya, "it's a rare sight for me to see you're not touching any cigarette"
Dia jawab "You're a new father. I dont want any bad particles to reach your baby, especially not from me haha. I havent smoke today. Maybe after this."
Aku notice kalau disiplin ini mungkin yang bedain perokok berat tajir sama perokok berat biasa. 😭
waktu kampanye bilangnya akan ngejar koruptor sampai ke antartika, sekarang bilangnya mau mengampuni koruptor asal mau taubat
setelah ngasih dirinya nilai 99 dan 100 untuk tuhan, sekarang jadi maha pengampun dan penerima taubat. mau remake kisah firaun apa gimana
NTT gempa, kalimantan dan sulses kebakaran, aceh bergejolak bukan jadi skala prioritas. masih sibuk dengan validasi, kopdes dan MBG yang efek dominonya bikin harga sembako jadi naik dan korupsi terang-terangan. rakyat tercekik bukan jadi soal baginya. hutang menjadi tanggungan rakyat, menaikkan pajak dan pengadaan pajak2 baru semaunya. terus menerus rakyat yang diperas. canggih
jajarannya juga cuma sibuk menyenangkan dan ngasih makan ego dia saja. apa itu kerja untuk rakyat? omong kosong
Allahu musta'an. kuat2 saudaraku 🥹
Lewat di tl langsung bikin diem bentar. Merinding beneran denger doanya
“Jika bapak mengkhianati rakyat, maka saya orang pertama yang bersaksi di hadapan Allah SWT dan meminta melipat gandakan siksaan Bapak di Neraka”
UAH Kepada Prabowo.
Ngeri bgt, urusan amanah rakyat emang taruhannya langsung akhirat. Jangankan jd pemimpin, jd rakyat yg denger kalimat ini aja langsung deg-degan bgt 😭
Nyesek lihatnya, nggak ada jembatan, siswa siswa tetep berenang arungi sungai
Ini yang di maksud Fatimah BEM UI, sebelum mengadakan MBG, perhatikan hal hal dasar pendidikan kayak gini
SD di Singapura dan Hongkong
SMP di Malaysia dan Swiss
SMA di Inggris
Tapi 10+6=17
1 sama 7 delapan.
Dan para hadirinpun tepuk tangan.
Apes bener ini negara.
Bener kata bang Pandji. Orang ini dari kecil hidup dari keluarga kaya yg membuat tidak ada org yg berani mendebat dia, semua keinginannya pasti dituruti. Saudara, ART, dan temannya pasti mengiyakan dia. Mungkin cuma orang tuanya yg bisa bilang 'tidak' ke dia (itupun kalo orang tuanya tegas).
Ditambah dia masuk militer yg emg sistemnya 'siap ndan'. Semua hal dilakukan atas perintah atasan, bukan hasil duduk bareng dan saling challenge pendapat seperti di lingkungan kampus.
Udah gitu jadi ketua partai pula. Tau sendiri partai di Indonesia itu fanboy club. Ngga ada ideologi tapi semua arah partainya ditentukan tokoh partai tersebut. Hampir semua bawahannya pasti ABS.
So, selama dia hidup ngga biasa dgn kritikan. Karena dia biasa diiyain segala keinginannya. Sampai pada titik dia jadi presiden. Yg mana presiden adalah jabatan publik. Banyak org yg mengawasi dan mengkritik.
Alhasil pas jadi presiden ya begini. Kaget kalo ternyata dia bisa dikritik orang banyak dan dihajar kanan kiri. Jadi lgsg cap yg kritis itu nyinyir, antek asing, musuh negara, dll.
Gue nemu harga bensin di Amerika langsung dari foto pompa bensin beneran.
Terus gue bandingin sama Pertamax Indonesia yang baru naik.
Hasilnya agak mencengangkan:
Pertamax RON 92 Indonesia sekarang: Rp16.250/L
Bensin setara di Amerika?
Louisiana: Rp17.862/L
Texas: Rp17.391/L
California: Rp28.158/L
New York: Rp21.299/L
Tapi tunggu dulu.
Kalau masukin faktor gaji minimum, ceritanya jadi makin brutal.
Maret 2026.
Mitra MBG bernama Hendrik Irawan viral joget-joget sambil pamer dapat Rp6 juta per hari.
Publik marah. BGN menegur. Dapurnya disuspend.
Tapi berhenti dulu. Mari ikuti angkanya.
BGN dalam siaran pers resminya mengkonfirmasi:
insentif Rp6 juta per hari memang hak setiap mitra SPPG.
Diatur dalam Keputusan Kepala BGN Nomor 401.1 Tahun 2025.
Berlaku untuk semua 27.735 dapur yang aktif.
Tetap cair meski sekolah libur, cuti bersama, atau dapur di-suspend sekalipun.
Hitung sendiri:
Rp6 juta × 27.735 dapur = Rp166 miliar per hari× 313 hari operasional = ~Rp52 triliun per tahun , hanya untuk insentif fasilitas, belum bahan makanan, belum operasional
Total anggaran MBG 2026: Rp268 triliun dari APBN , sekitar 7% dari total belanja negara. Tidak ada program makan sekolah di negara mana pun di dunia yang menyedot porsi APBN sebesar ini (rata-rata global: 0,1–0,5%).
Hasil programnya:
a. 37.270 anak keracunan sejak Januari 2025 (JPPI, Mei 2026), tersebar di 31 provinsi
b. Mayoritas SPPG belum bersertifikat laik higiene sanitasi
c. Program berjalan tanpa Perpres, tanpa audit independen yang bisa diakses publik
Masalahnya bukan Hendrik yang joget.
Hendrik satu dari 27.735 mitra yang menerima insentif yang sama dari sistem yang sama.
Yang patut dipertanyakan bukan orang yang joget di depan kamera.
Yang patut dipertanyakan adalah: siapa yang merancang sistem di mana Rp268 triliun uang pajak rakyat mengalir lewat puluhan ribu dapur swasta tanpa transparansi, tanpa Perpres, tanpa audit publik , sementara 37.270 anak sudah jadi korban keracunan dan program ini tetap jalan?
Madilog: ikuti logika angkanya. Bukan jogetnya.