Mahasiswa meminta aparat agar tidak represif saat menjaga aksi di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).
"Kami tidak membawa senjata. Kami membawa niat untuk perbaikan untuk rakyat Indonesia," ujar salah satu perwakilan BEM Universitas Indonesia.
Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri meminta seluruh personel gabungan yang menjaga demo di Bundaran HI dan Gedung DPR dilarang membawa senjata api.
Asep juga mengingatkan seluruh pasukan tidak boleh berinisiatif menembakkan gas air mata ke arah massa.
"Penggunaan gas air mata hanya boleh atas perintah saya," ucapnya.
🎥: YouTube/Kompas TV
~R #Demo #Peristiwa
@Dennysiregar7 Paham ajh bang, setelah ariel tatum terbitlah amanda manopo, tapi apakah tidak akan mnduetkan ine febrianti sm dian sastro? Yakin ngga? 😁😁
@rayestu@adepedia Hampir 75℅ PAD itu dari PBB, mknya pemda paling doyan naikin NJOP PBB, biar target PAD tercapai, faktanya bnyk yg zonk. Okelah kalau perkotaan bisa intensifikasi dan ekstensifikaai dari pajak hiburan, hotel dan restoran sama reklame.
@ant1t1t1fragile@rayestu Itupun kalau npwp perusahaan tersebut berdomisili di daerah tersebut, kebanyakan kan npwp jakarta meskipun pabriknya di daerah. Mknya yg makmur jakarta. 😁
@irwndfrry Yakan jaman berburu meramu bbrp orang pengangguran yg hobinya ngamatin arah angin, bintang dan tanda-tanda alam sedikit meskipun minta hasil buruannya banyak ☺
Sekarang kan jumlahnya hampir sama dg org2 yg kerjaannya berburu dan meramu... 😁☺
@KomunitasSophia Mungkin, kalau dalam islam ada pemikir mesir, Hassan Hanafi yang mengenalkan teologi pembebasan dan Islam kiri. Ide yang mirip juga dikembangkan oleh salah satu motor revolusi Iran, Ali Syariati...
Cmiiw...