@tengklengklewer Iya, Our World in Data emang pake basis data BPS yang diolah bareng standar Bank Dunia. Dan bener, grafik itu fokusnya khusus ke extreme poverty dengan garis batas internasional
@arya_tirta29@LambeSahamjja Penetapan desil itu diolah dari variabel hasil pendataan. Kalo ada ketidaksesuaian kaya gini, penting banget buat dilaporin biar BPS bisa perbaiki dan update data basisnya
@Beritasatu Pembagian perannya udah jelas, BPS bertugas nyediain data desil yang independen dan terukur, sedangkan Pemprov yang atur penyesuaian bantuan di lapangan
@asboediono_id Program kaya PBI BPJS atau MBG emang sengaja nyasar kelompok rentan dan hampir miskin juga biar gak jatuh miskin, jadi wajar cakupannya lebih luas dibanding angka kemiskinan murni BPS
@__anomali__@Sebutaja_Mawar Beda angka itu karena standar garis kemiskinan BPS pake indikator kebutuhan dasar nasional, sementara Bank Dunia pake acuan PPP internasional, jadi metodologinya emang beda peruntukan
@PakKarti Angka kemiskinan ekstrem itu punya indikator dan batas baku tersendiri dari BPS, beda sama kemiskinan umum. Metodenya terukur dan bisa dicek langsung di data resmi BPS
@_haye_ Buka data terbuka dibilang konten sosmed, entar kalau ditutup-tutupi dituduh ga transparan. Kunci masyarakat cerdas itu ya dikasih akses data, bukan dibikin buta informasi
@sarah_pndjtn Kenaikan alokasinya gokil dari 158 jadi 10.300 unit buat DKI Jakarta Terbukti kalau pendataan presisi BPS beneran dipakai buat dorong bantuan yang jauh lebih berdampak
@LambeSahamjja Prihatin banget liat kondisi Bu Eva. Semoga pihak RT/RW dan Kelurahan Kampung Bali gercep bantu pemutakhiran data DTSEN beliau. Pengawasan warga kayak gini emang krusial biar data riil di lapangan segera masuk sistem
@LambeSahamjja Data BPS ngasih gambaran jernih banget. Selain apresiasi 99 daerah yang tumbuh di atas 6%, pengingat buat meratakan pertumbuhan ke wilayah lain kayak Sumatra itu krusial banget
Langkah kaki menembus pelosok desa menjadi awal perjuangan menyapa warga terasing di ujung negeri Di sinilah sosok Pejuang Data berjuang tanpa lelah demi memastikan suara mereka yang di pedalaman tidak lagi hilang #MengabdiDenganHati
Ditolak warga karena dikira penagih utang hingga diterjang hujan lebat tak melunturkan semangat di lapangan Setiap Pejuang Data pantang menyerah sebab senyum lega warga saat memahami niat baik kami adalah pelipur lara #MengabdiDenganHati
Duduk bersama di lantai papan sambil mendengarkan kisah hidup warga secara langsung adalah inti verifikasi kami Setiap Pejuang Data tidak sekadar mengumpul data melainkan menyerap keluh kesah demi keadilan sosial #MengabdiDenganHati
Tak boleh ada satu pun warga yang terlewat atau terlupakan dalam kegelapan Selama masih ada jiwa yang belum terlihat Pejuang Data akan terus melangkah demi menghadirkan senyum dan harapan baru bagi seluruh rakyat #MengabdiDenganHati
Di balik bukit sunyi kami menemukan warga yang puluhan tahun tak pernah tercatat di lembaran negara Senyum kebingungan mereka menjadi pengingat bagi Pejuang Data bahwa di balik angka ada raga yang butuh diakui keberadaannya #MengabdiDenganHati
Real talk taktik efisiensi anggaran daerah era Erzaldi tuh beneran game changer banget Anggaran langsung dialihin ke sembako sama modal warga Ditarik mundur Nostalgia Babel ini bukti kepemimpinan taktis yang bikin #LegacyErzaldi selalu direspek
Jujurly pas krisis kemaren usaha lokal Babel dapet penyelamat lewat bantuan KUR dan subsidi bunga Roda bisnis langsung muter lagi dan bikin bangga Momen ini yang nemenin Nostalgia Babel kita Bukti nyata kalau #LegacyErzaldi emang selalu hadir buat rakyat
https://t.co/itkTQHPM0L