salah satu alasan kami memilih Kemang Medical Care adalah perawatnya. terlihat dari keterampilan pasang infus saat Aru harus rawat inap.
pernah suatu ketika dulu, Aru rawat inap di RSIA ternama di Bandung. tingkat keterampilan perawatnya saya bilang cukup jauh dibandingkan KMC.
Dulu waktu koas, saya belajar diagnosis dari dokter konsulen.
Belajar membaca gejala, menyusun terapi, dan mengambil keputusan.
Tapi ada satu hal yang tidak pernah saya dapat dari buku atau kuliah.
Saya belajar langsung di lapangan. Dari Perawat.
Cara pasang infus yang halus dan pasti.
Cara rawat luka dengan tangan yang tenang.
Sampai cara peka terhadap perubahan pasien.
Perawat-perawat senior itu jago.
terampil yang matang oleh pengalaman.
Mereka yang paling lama bersama pasien.
Yang paling sering melihat perubahan kecil yang sering luput dari siapa pun.
Yang tahu kapan seseorang membaik, kapan mulai memburuk.
Perawat itu peka.
Perawat itu cekatan.
Geraknya cepat, tepat, sat set, tanpa banyak suara.
Di mana pun, profesi ini selalu jadi tulang punggung layanan kesehatan dimanapun.
Dan sampai kapan pun, sentuhan manusia seperti ini tidak akan tergantikan bahkan oleh AI.
Saya tidak pernah bisa membayangkan bekerja di RS tanpa tim perawat.
Perawat bayi yang menjaga awal kehidupan.
Perawat gawat darurat yang berdiri di garis pertama.
Perawat hemodialisa yang setia menemani proses panjang.
Perawat ruang operasi yang menjaga setiap detik tetap presisi.
Banyak yang tidak melihat.
Padahal peran mereka begitu besar.
Profesi ini selalu dekat dengan kata pengabdian.
Tapi ada satu hal yang perlu diluruskan.
Ikhlas sering disalahpahami jadi nrimo.
Padahal Ikhlas adalah sadar bahwa pekerjaannya bermakna besar untuk kehidupan.
Dan pekerjaan yang bermakna, layak dihargai dengan layak.
Terima kasih untuk seluruh perawat. Teman-teman Luar biasa.
Semoga setiap pelayanan setiap hari dikaruniai kesejahteraan yang penuh berkah.
Selamat Hari Perawat Nasional.
(memainkan lagu-lagu Frank Sinatra di pagi hari)
Aru: Ibu, please play me Bombay Bicycle Club instead
Ibu: right away
(memainkan Bombay Bicycle Club Live at Brixton Academy)
Menurutku pribadi, apa pun di dalam parenting akan berhasil saat anak bisa diajak kompromi sejak bayi. Apa kuncinya?
No screentime βΊ
Tanpa screentime, anak gak overstimulated yg menyebabkan tantrum. Jadi kalau dikasih pengertian dan diajak ngobrol, anak akan menyimak dg baik.
@ajiputt berarti harus terima kasih sama Ai juga ini mah tiap hari π€£π€£π€£
sering juga tarawih di kantor buat nunggu gue pulang dia tuh, Jiput π₯Ή
di suatu ritual ngobrol sebelum tidur:
π§: gimana sih perasaan Alu klo Ibu sedang sibuk?
π§π»: Alu sabar menunggu Ibu kok. soalnya mau nonton sama Ibu
π§: terima kasih sudah sabar menunggu yah
π§π»: terima kasih sudah pulang cepat hari ini Bu
(padahal sampai rumah jam 21.00)
semenjak melahirkan, berobat, rawat inap di Kemang Medical Care, rasanya berobat di RS lain tuh jadi gak nyaman.
IGD di KMC juga bagoes bangat dah pelayanannya luuuv.
kudoakan senantiasa sustain dan berkembang juga tetap mengedepankan pasien seperti sekarang π
I LOVE KMC
saat kuliah dan mulai pacaran, Ayah pernah memberi celetukan:
βyah, Ayah sekarang gak laku. gak mau dijemput Ayah lagiβ
dulu tertawa ringan mendengarnya. sekarang jadi mengerti sedikit perasaan Ayah (2% lah).
Apapun alasannya, pembunuhan massal masyarakat sipil di Gaza tuh nggak bisa dibenarkan, guys. Makanya kita perlu bantu para korban genosida dengan stay informed dan terus boikot produk dari negara pro genosida.