i love how ateez use their adult money to fund their hobbies the same way we do 😭 they're not investing in stocks or any of that bullshit but buying spiderman suits, lightsabers and pokémon cards
ganteng banget dia tuh kalo nyanyi pake bahasa jepang tuh. jujur keknya emang pas dibawa ke region jepang idol bagus2 deh. kek boysnextdoor jg. pdhl emang dengerinnya 2 itu doang
Menurut gw pribadi, mending keberadaan IPDN itu ditinjau ulang deh…
Asal kelen tahu..
Ilmu-ilmu yang ada di IPDN itu udah diajarin di FISIP dan FIA di seluruh Indonesia.
Perbedaannya, IPDN itu ikatan dinas, biaya minim, dan juga semi-militer.
Lantas buat apa ada IPDN? Wong lulusannya juga jadi ASN. Anak FISIP dan FIA mah disuruh jadi ASN juga bisa.
Dan yang gw juga heran kenapa IPDN semi-militer?Padahal lulusannya itu ya jadi sipil semua…
Terus yang lebih ga nyaman lagi:
Tiap tahun, IPDN butuh ratusan miliar.
Kalian tahu ga? Berapa anggaran IPDN di 2026?
814 MILIAR!
Padahal tahun lalu hanya 517 miliar.
Mana masuk pos anggaran pendidikan lagi.
Dan ini diperuntukkan untuk 5-6 ribu orang praja..
Sayang banget menurut gw.
Duit 817 M itu bisa dipakai buat subsidi PTN-PTN di seluruh Indonesia.
Foto: Rakyat Merdeka dan Pos Jateng
asli baru sadar setelah nyelesin bloknya… dan belajar ttg bagaimana manusia mengimplementasikan sesuatu. bener2 baru sadar banget, nyesel gabelajar yg bener pas kelasnya
gue masih kesel bgt.. kenapa bisa jurusan antropologi punya prospek kerja yang kecil bgt di indonesia padahal kalau digunakan dengan baik.. menurut gue jurusan ini keren banget gila
sebenernya setelah dipikir pikir soshum direndahkan banget di indo itu suatu hal struktural biar ga banyak masyarakat yg melek dgn keadaan sosial, ga ikut campur apapun yg terjadi dgn pemerintahan, makanya dibuat stigma sejelek mungkin biar ga pada minat 😂
- Ga bisa menangani bencana Sumatra? Dibelain.
- Keluar negeri terus? Dibelain.
- Kurban pakai APBN? Dibelain.
- Rupiah melemah? Dibelain.
- BBM naik? Dibelain.
- Harga kebutuhan pokok naik? Dibelain.
- PHK massal terjadi? Dibelain.
- Daya beli masyarakat turun? Dibelain.
- Utang negara bertambah? Dibelain.
- Pajak dinaikkan? Dibelain.
- Defisit melebar? Dibelain.
- IHSG anjlok? Dibelain.
- Lapangan kerja seret? Dibelain.
- Investasi mandek? Dibelain.
- Harga beras naik? Dibelain.
- Harga listrik naik? Dibelain.
- Program kontroversial jalan terus? Dibelain.
- Pejabat bikin pernyataan blunder? Dibelain.
- Kritik publik diabaikan? Dibelain.
- Demonstrasi mahasiswa diremehkan? Dibelain.
- Janji kampanye belum terealisasi? Dibelain.
- Menteri bermasalah dipertahankan? Dibelain.
- Kabinet gemuk? Dibelain.
- Anggaran membengkak? Dibelain.
- Kepercayaan pasar turun? Dibelain.
- Rating pemerintah turun? Dibelain.
- Apa pun yang terjadi: Dibelain.
Siapa pun yang mengkritik:
Disalahin.
Sesuci itu kah sosok yg pernah ada ISU HAM ini di mata kalian?
lagi baca Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki. Entah kenapa tempat ini mengingatkan gue sama suatu tempat di Jepang, daerah Laut Pedalaman Seto. Horrornya kerasa banget. Ini pengalaman horor gw jalan2 jauh banget.
tuhan melindungi setiap langkah mereka yang turun ke jalan hari ini. terima kasih sudah memperjuangkan kepentingan semua orang. doa baik selalu. ✊🇮🇩 tinju ke atas.