Halo, ini Ju Haknyeon.
Sebelumnya ada pernyataan dari Weekly Bunshun yang dikirim ke agensi saya, saya pertama kali mendengar bahwa ada foto-foto saya yang diambil. Saya segera menjelaskan situasi yang sebenarnya kepada agensi dan meminta bantuan.
Saya mengakui kesalahan saya, dan saya ingin membuat keputusan yang dapat meminimalkan kerugian bagi para anggota. Selama berhari-hari, saya begadang semalaman, diliputi rasa bersalah terhadap para penggemar yang telah mendukung saya dan member yang telah berbagi segalanya dengan saya. Itu benar-benar menyakitkan.
Oleh karena itu, saya segera menghentikan aktivitas saya dan mendiskusikan tindakan lanjutan dengan perusahaan.
Namun, agensi tiba-tiba menuntut saya untuk menandatangani perjanjian pemutusan kontrak eksklusif saya, yang mencakup pembayaran lebih dari 2 miliar KRW (sekitar 30 miliar rupiah). Mereka bahkan menuntut denda yang sangat besar, yang tidak disebutkan dalam kontrak. Mereka mengatakan tidak ada ruang untuk negosiasi.
Saya tidak dapat menerima tuntutan agensi yang tidak adil. Pada tanggal 17, saya menolak untuk menandatangani perjanjian pemutusan kontrak yang mereka siapkan. Keesokan harinya, agensi tiba-tiba mengumumkan pengunduran diri saya sebagai pihak yang memiliki posisi resmi. Bahkan sebelum artikel apa pun dari Weekly Bunshun terbit, laporan mulai bermunculan—klaim bahwa saya telah bertemu dengan seorang aktris AV (video dewasa), dan kemudian laporan eksklusif dari Ten Asia menuduh saya telah terlibat dalam prostitusi.
Berdasarkan laporan itu, media lain, blogger, dan YouTuber dengan cepat menggambarkan saya sebagai penjahat yang tidak tahu malu.
guys izin menambahkan konteks paragraf kedua yaa yang bagian “
“mengakui kesalahan”
-hakkie nggak pernah mengaku melakukan tindakan kriminal seperti yang dituduhkan media. but sebagai public figure, dia merasa tetap punya tanggung jawab moral atas situasi yang terjadi. dan dia menyebut dirinya melakukan kesalahan, tapi bukan karena melanggar hukum melainkan karena kurangnya kewaspadaan dalam situasi tertentu.
kemungkinan besar, dia merasa terlalu percaya pada situasi atau orang yang ditemuinya, sehingga membiarkan dirinya berada di tempat atau kondisi yang membuat dia difoto diam-diam oleh media asing. foto-foto itulah yang kemudian dipelintir oleh media lain dan dijadikan dasar untuk membuat rumor, termasuk dispet.
hakkie nggak pernah bilang bahwa dia melakukan prostitusi atau pertemuan ilegal. tp dia tetap merasa bersalah karena situasi itu memberi celah untuk rumor berkembang dan akhirnya memberi dampak besar ke member lain, fans, dan orang-orang yang udah mendukung dia. makanya, hakkie langsung lapor ke agensi bahkan sebelum skandal pecah, dan memutuskan untuk menghentikan aktivitasnya sementara. semua itu dia lakukan untuk mencegah kerugian lanjut antara GRUP DAN MEMBER.
jd, bisa dibilang: kesalahan yang diakui hakkie adalah kelalaiannya sebagai idol yang harusnya lebih waspada, bukan karena dia melakukan hal-hal kriminal. dan sebagai orang yang punya hati, dia merasa tanggung jawabnya bukan cuma ke hukum, tapi juga ke keluarga, fans, dan teman satu tim
[JUHAKNYEON IG POST] indo translate
Halo, ini Juhaknyeon.
Sebelum artikel dari Weekly /Shukan Bunshun dirilis, aku sudah lebih dulu tahu soal adanya foto yang diambil diam-diam. Saat itu juga aku langsung menghubungi agensi, menjelaskan situasi sejujurnya, dan meminta bantuan.
Aku mengakui kesalahanku, dan memutuskan berhenti dari aktivitas sementara untuk menghindari kerugian pada member lain. Selama ini aku menjalani hari-hari dengan rasa bersalah terhadap para penggemar yang mendukungku dan member yang pernah berjuang bareng. Aku juga berdiskusi dengan agensi soal langkah berikutnya.
Namun, agensi tiba-tiba menyatakan pemutusan kontrak sepihak dan menuntut denda lebih dari 2 miliar won (sekitar 23 miliar rupiah) tanpa proses negosiasi apapun. Jumlahnya sangat besar dan tidak masuk akal. Aku tidak bisa menyetujui tuntutan tersebut.
Saya tidak bisa menerima tuntutan tidak masuk akal dari agensi.
Pada tanggal 17 Juni, saya menolak menandatangani dokumen pemutusan kontrak yang telah disiapkan oleh agensi.
Namun keesokan harinya, mereka tiba-tiba merilis pernyataan resmi bahwa saya keluar dari grup.
Bahkan sebelum artikel Shukan Bunshun dirilis, sudah muncul rumor bahwa saya bertemu dengan mantan aktris film dewasa (AV) dan terlibat dalam prostitusi,
hingga akhirnya muncul tuduhan tanpa bukti yang menyebar luas di Asia.
Karena berita palsu itu, media lain, blog, bahkan netizen mulai menyebarkannya, dan aku langsung dicap sebagai pelaku kejahatan seksual hanya dalam waktu semalam. Bahkan seseorang langsung melaporkanku ke polisi keesokan harinya berdasarkan berita itu. Semua ini terasa seperti direncanakan.
Aku benar-benar takut. Takut kalau tetap diam, aku akan selamanya dicap sebagai pelaku. Jadi aku memutuskan untuk bicara dan mengambil langkah hukum. Aku akan menuntut jurnalis dan media yang menyebarkan informasi tanpa bukti. Aku juga akan menuntut orang yang melaporkanku secara pidana.
Ada juga hal yang tidak masuk akal dalam alasan agensi memutus kontrak. Mereka menafsirkan pasal “merusak reputasi” dalam kontrak secara sepihak dan terlalu luas. Padahal yang disebut merusak reputasi dalam kontrak hanyalah tindakan seperti kekerasan, narkoba, prostitusi, dll yang tidak pernah aku lakukan. Tapi kontrakku tetap diputus secara sepihak, tanpa mengikuti prosedur.
Dan meskipun begitu, agensi tetap secara sepihak memutus kontrak saya tanpa melalui prosedur yang benar sesuai pasal 15 ayat 3 dari kontrak.
Terkait kabar pada 30 Mei lalu bahwa aku melakukan tindakan ilegal itu tidak benar. Aku minta maaf sebesar-besarnya pada penggemar yang sudah mempercayaiku dan kecewa karena aku belum bisa menunjukkan sikap yang tepat saat itu. Aku sangat menyesal dan akan mengingat ini selamanya.
Tapi, karena tiba-tiba dicap sebagai pelaku kejahatan seksual tanpa tahu penyebabnya, saya benar-benar merasa ingin m***i. Rasanya seperti semua orang menunjuk dan menghakimi saya ke mana pun saya pergi. Saya menangis terus-menerus karena memikirkan para penggemar yang masih mendukung saya, ibu saya, dan keluarga saya
Jika saya menyerah tanpa menjelaskan kebenaran, saya akan selamanya dikenang sebagai pelaku kejahatan seksual. Dan itu tidak adil. Jika saya tidak melakukan apa-apa karena takut, maka seluruh hidup saya akan hancur karena kesalahpahaman itu. Tidak hanya saya, tapi keluarga, teman-teman, dan penggemar yang telah mempercayai saya selama ini akan dicap sebagai “keluarga pelaku kejahatan seksual,” “pendukung pelaku kejahatan seksual.”
Saya tidak bisa membiarkan hal itu terjadi.
Saya akan meminta pertanggungjawaban hingga akhir terhadap wartawan dan media yang melabeli saya sebagai pelaku tanpa bukti. Saya juga akan mengungkap siapa yang ada di balik semua ini.
Saya tahu melawan perusahaan besar dari posisi saya sebagai individu sangat menakutkan dan melelahkan. Tapi demi orang-orang yang masih mendukung dan mencintai saya, saya akan bertahan sampai akhir.
Terima kasih telah membaca tulisan panjang ini.
#JUHAKNYEON#주학년 IG 🍊📸 story
LEGAL COMPLAINT
Violation of the Act on Promotion of Information and Communications Network Utilization and Information Protection, etc. (Defamation)
Complainant: Ju Haknyeon
Defendant: Ten Asia reporter Choi 00
2025. 6. 20.
Agensi dari The Boyz membantah klarifikasi dari Ju Haknyeon yang menyebut pemutusan kontraknya sebagai alasan “tidak berdasar”
One hundred mengatakan:
Kami sangat menyesalkan klaim sepihak dan tidak benar dari Ju Haknyeon. Kami memutuskan untuk menghentikan aktivitas Ju Haknyeon karena menyadari bahwa isu ini dapat menyebabkan kerugian besar terhadap aktivitas tim.
[📰]KLARIFIKASI ONE HUNDRED SOAL PEMUTUSAN KONTRAK JU HAKNYEON
(IND TRANS)
Halo, kami dari One Hundred.
Kami menyampaikan rasa penyesalan yang mendalam atas klaim sepihak dan tidak benar yang disampaikan oleh Ju Haknyeon.
Pertama-tama, kami ingin menjelaskan bahwa kami menyadari kasus yang melibatkan Ju Haknyeon berpotensi menyebabkan kerugian besar terhadap aktivitas grup, sehingga kami memutuskan untuk menghentikan sementara seluruh kegiatan yang bersangkutan. Setelah memahami situasi secara lebih rinci, kami menyampaikan kepada Ju Haknyeon bahwa tindakannya termasuk ke dalam pelanggaran Pasal 6 Ayat 3 dari kontrak eksklusif, yaitu “tindakan yang mencemarkan martabat sebagai artis budaya populer hingga mengganggu aktivitas hiburan”. Berdasarkan pasal tersebut, kami memberitahukan dengan jelas bahwa kasus ini memenuhi syarat untuk pemutusan kontrak, dan keputusan tersebut dibuat secara tepat.
Kami menegaskan bahwa pemutusan kontrak eksklusif dengan Ju Haknyeon dilakukan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak, dan merupakan langkah yang sah serta rasional.
Inti dari permasalahan ini terletak pada tindakan Ju Haknyeon yang menghindari tanggung jawab dan terus menyampaikan klaim yang tidak benar secara berulang. Apabila klaim palsu dari Ju Haknyeon terus berlanjut, kami akan mengambil seluruh tindakan hukum yang diperlukan untuk melindungi artis serta perusahaan kami dari potensi kerugian, termasuk menyerahkan bukti dan dokumen yang relevan kepada otoritas hukum.
Setelah pernyataan ini, kami tidak akan mengeluarkan penjelasan tambahan terhadap klaim palsu yang disampaikan oleh Ju Haknyeon.
Aktivitas THE BOYZ, tanpa Ju Haknyeon, akan tetap berlangsung sesuai rencana. Kami akan melakukan yang terbaik untuk menjaga kehormatan dan hak dari para anggota yang tersisa.
Terima kasih.
Hormat kami,
One Hundred Entertainment
like haknyeon said: if there is proof, they all better fucking release it all because i'm tired of this back and forth and need clear facts and evidence. there's something really wrong going on and we deserve full transparency at this point.
Ive never seen an idol confidently saying hes been unfairly kicked out of the group. Haknyeon youre truly one of the strongest i really hope youre innocent
Tapi kalopun Haknyeon balik ke The Boyz dan cepek, ga bisa bayangin seberapa mistreatment lagi yang bakal dia terima. Bisa bisa muncul 0,01 detik di MV sama nyanyinya
tapi dari announce cepek yg tbtb hiatusin hakkie tbtb dan besokannya langsung didepak tuh udah aneh banget sih.. lagian itu hakkie Hiatus karna apa deh??