Menarik nih, as a club captain, Hendo > Gerrard.
Stevie mimpin lewat brilliance. Momen-momen mustahil. Tapi, kepemimpinannya individual. Tim relied on him. Pas dia gak bisa deliver, kelar. Gerrard terkesan lebih pendiem, cool guy.
Hendo beda. Dia ga cuma lead by an example, doi vocal on the pitch, ngatur, ngomel, nge-push, ngangkat temen-temnnya buat lebih bagus maennya tanpa dia jadi pemain terbaik diklub.
Kalo kata Rogers sama Jude, Hendo is the best guy I've ever come across football.
De Zerbi came into an injury-hit Spurs side and picked up more points in 7 games than Slot’s #LFC, despite his own mitigating circumstances. The difference is accountability. Slot rarely admits coaching could be part of the problem, with most blame on injuries or external factors
We didn’t win a single game in May and still qualified for the CL. Slot wants to take credit for that but the truth is that the CL spot was gifted to us by other teams #LFC
Then Jurgen and Mo brought that love back for me again.
That’s why this hurts differently. Mo means way more than just football to me. That’s why this whole Mo thing feels so personal & emotional to me.
I’ve never felt this broken over someone leaving this club before.
I started supporting this club with Fowler as my favorite player.
Saw the beautiful moments under Houllier and Rafa, loved Stevie more than words can explain, then completely lost that feeling during the Roy era.
I started supporting this club with Fowler as my favorite player.
Saw the beautiful moments under Houllier and Rafa, loved Stevie more than words can explain, then completely lost that feeling during the Roy era.
WORRYING TIMES
Mental Reset adalah hal yang dibutuhkan Liverpool saat ini.
Tweaks macem apapun di aspek taktikal, skema, komposisi pemain, menurut gue tetap ga akan menyelamatkan musim ini.
Karena semua yang ada di Liverpool musim lalu keliatan jelas udah hilang. Kolektifitas, hunger, desire, spirit, mentality monster, you name it.
Dan seperti yang dibilang Gerrard, WORRYING TIMES !
Apa jadinya sebuah tim kalo hal-hal primer dan fundamental, niat, kemauan, semangat, dan paling utama, TRUST, udah ga ada?
Mau dipaparkan dalam sekian belas session tactical meeting, semua yang dibahas di buku Inverting The Pyramid, The Numbers Game, ga bakalan masuk.
Tergambar banget kok ini di diri pemain, seperti dalam video yang dinihari tadi gue repost ampe 2x. Udah tau lagi di public space, malah cosplay ikan sapu". Ga ngerasa ada urgensi.
Lalu hal yang dibahas di TAW ttg Szobo yang malah "mempertanyakan" fans yg balik lebih awal di match FA Cup lalu. Kek ngerasa udah paling punya effort.
Atau Ekitike yang dengan santainya tukeran jersey sebelum match kelar.
Itu cuma contoh kecil, carut marutnya kondisi dari hal" fundamental yang disebut di atas.
Di periode awal rentetan hasil buruk ini, gue masih bisa bilang (sebagian dari yang baca waktu itu, menyebutnya pembelaan) kalo apa yang terjadi saat itu adalah akibat dari series of situation (pinjem istilah Klopp yang slalu milih pake kata situasi, ketimbang pake kata masalah) . Dan memang demikian adanya.
Tugas kolektif jajaran manajemen, buat bikin smuanya terkondisi. Memperkuat squad, benahi mental, mengoptimalkan resource dsb. Bukan malah sekedar merekam konten roundtable yang seolah jadi kendaraan buat "menghindar"
Slot yang tiap hari ngadepin "situasi" ini, terbukti gagal dan tidak mampu melakukan pembenahan. Alih" bikin moral pemain meningkat, deretan komen aneh, menelanjangi "ketidakmampuan" pemainnya, di publik. Komen" NPD nya. Smua malah memperburuk suasana.
Buah dari itu semua ya sekarang kita lihat, "i don't care anymore" , "I don't give a fook" mentality di diri hampir seluruh pemain.
Dan, dare I say that ... keputusan Mo Salah untuk cabut akhir musim ini, adalah, salah satu manifestasi dari "i don't care anymore" .
WORRYING TIMES, WORRYING TIMES
Jadi menurut gue, bukan masalah Fede-nya. Lebih ke doi gantiin siapa.
Dia masuk gantiin Hugo, yang artinya kita kehilangan focal point target man di box. Di bench udah ga ada lagi attacker lain, so it’s not about pilihan fisik vs non-fisik, tapi emang opsi kita tipis.
Situasi lawan low block gitu ga cukup modal “fisik player” doang, lo butuh yang bisa break shape.
Masuknya Chiesa justru make sense, karena movement dia unpredictable & bisa shift defender. Bukan nabrak tembok, tapi nyari angle baru biar block mereka pecah.