Mental, psikis dan jiwa ini rusak seketika saat dihina dan direndahkan oleh orang terdekat. Dan dia hanya mengucap maaf tanpa tahu kesalahan yg sebenarnya yg dia lakukan. Tetap selalu merasa benar dengan ilmu2nya, padahal dia sendiri belum tentu benar sempurna
Sudah 11 tahun, tapi rusak oleh perbuatan orang terdekat sendiri, apa yg dijaga itu ternyata seperti sia-sia. Apa yg selalu diusahakan seperti tak ada harganya. Apa harus selalu mengerti, mengalah, menghormati tapi tidak ada harganyakah diri ini?
MasyaAllah Tabarakallah...
Semoga kita semua selalu dalam lindunganNya, sehat, berlimpah rejeki, anak2 sholih/sholihah tanpa kurang suatu apapun. Aamiin