#BAYANGHITAM Karena alasan kondisi dan situasi saya yang tidak memungkinkan untuk menjalankan cerita, sementara waktu untuk karakter Abima Yudhistira saya non-aktifkan.
—tidak lahir dari rahimnya.
Abim menganggukan kepala seraya mengucapkan, "Assalamu'alaikum, Yah, Bu."
"Wa'alaikumsalam." Keduanya menjawab dalam waktu yang sama.
Seiring pintu rumah yang ditutup oleh Abim, langkah jenjang pemuda itu berjalan—
Alhamdulillah kalau dianggap sholeh. Abim masih tahap belajar memperdalami ilmu.
Kalau nongkrong di Masjid kegiatannya macem-macem. Paling utama ikut kajian, sisanya diskusi kecil sama mereka untuk kegiatan bermanfaat lainnya.
Kalau petasan kebetulan Abim gak suka sama petasan.