Just in case kalian gak tau, jadi dari tanggal 17-24 Juli ini setiap hari ada demo ges. Tapi, kalian pasti gak liat beritanya kan?
Jujur demo kali ini susah banget dapet beritanya, even orang yang post pun kayak gak ada. Entah emang algoritma kita yang salah atau dibungkam sama pemerintah biar demonya gak bisa diliat dan disebar luaskan di media sosial.
Ya situasi sama kondisi di negar ini udah jauh dari kata baik-baik aja. Jadi kalo ada video atau foto demo yang tiba-tiba lewat beranda tolong di repost gess, biar banyk yang liat.
You know how brilliant their idea to choose Bundaran HI sebagai tempat "aksi" mereka adalah? It’s because they know Bundaran HI adalah pusat titik keramaian Jakarta.
Choosing Bundaran HI means maximum exposure. Akses ke semua lapisan masyarakat itu potensial banget buat attract publik. From the corporate slaves stepping out of their Sudirman offices, people commuting, to the general public—everyone is literally there. It is the ultimate hub to get eyes on your movement.
Plus di Bundaran HI, segala jenis transportasi umum ada. It’s the literal heart of Jakarta's transit. So obviously, the traffic will be disrupted. But honestly? In modern activism, that disruption is a feature, not a bug. When the traffic gets a bit chaotic, people are forced to look. It creates that instant "Wait, what’s happening over there?" effect.
As someone who used to organize actions and protests too, let’s be real for a second: pemilihan Bundaran HI ini bukan lagi buat "protes" langsung ke pihak yang diprotes.
Why? Karena ya udah pasti gak bakal didengar. Pointing fingers directly at the institutions just ends up making you tired, drained, and honestly, males banget. It’s a dead end.
Makanya mereka pilih Bundaran HI. It’s no longer about yelling at a brick wall; it’s about controling the narrative and winning the public's attention. If the authorities won't listen, you make the entire city talk about it instead. And there’s no better stage for that than Bundaran HI.
Demo di Bundaran HI ini unik, karena biasanya demo ke lembaga pemerintahan tertentu
Tapi bundaran HI itu sumber traffic: masyarakt dan sosial media
peluang media ngeliput naik
peluang sosmed divideoin orang juga naik
orang aware-> tujuan demo terpenuhi dengan cara baru
@ranggadachlan Penelitian ku tentang perilaku anjing and pertanyaan gong nya di "kalo saya ketemu anjing di jalan, saya ngapain ya ntan?"
Caught me off guard