📹| Mehdi Taremi, kapten Timnas Iran, setelah laga vs Mesir di Piala Dunia 2026.
“Ini adalah Piala Dunia yang berantakan. Sebagai pemain profesional, kami tidak bisa bertanding dalam kondisi seperti ini. Tidak adil dan tidak benar!
Kalau FIFA menganggap ini adil, itu masalah mereka. Siapa yang seharusnya menyelesaikan ini buat kami? FIFA? Amerika Serikat? Saya tidak tahu! Beritahu saya namanya.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, datang ke ruang ganti kami setelah laga pertama lawan Selandia Baru dan berjanji akan menyelesaikan semua masalah. Tapi nyatanya? FIFA tidak melakukan apa-apa.
Kami harus berjuang melawan segalanya. Kami tidak boleh tinggal di negara ini, harus bolak-balik lewati imigrasi setiap kali mau main. Sekarang kami bahkan tidak boleh tinggal di Seattle dan harus balik ke Tijuana.
Mereka melakukan segalanya untuk mengeliminasi kami. Jadi ya, dari perspektif kami, sepertinya memang itu yang mereka inginkan.”
Pedes banget kritiknya ke FIFA & tuan rumah! 👀
📹 @liberta___depre@MartinDandach
Ada polisi ngamuk-ngamuk, ngaku kakinya patah sambil nunjuk-nunjuk mahasiswa. Padahal mahasiswa nggak ngapa-ngapain. Kayaknya cuma kesel karena nggak ada yang dengerin.
Terus tiba-tiba jatuh sendiri, langsung teriak kakinya patah. Lucunya, dia kayak ga sadar kalau ada yang ngerekam dari awal. Jadi ketahuan jatuhnya bukan karena didorong siapa-siapa.
🚨 🚨Lumumba, Suporter dari Republik Demokratik Kongo, di pertandingan kemarin Menyampaikan Protes Bermakna di Piala Dunia.
Dalam pertandingan tersebut, ia melakukan gestur menutup mulut dengan satu tangan sambil mensimulasikan pistol ke kepala menggunakan tangan lainnya.
Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap kesunyian internasional atas konflik yang sedang berlangsung di timur Republik Demokratik Kongo, yang telah menyebabkan ribuan warga mengungsi. 👀
Respect. The real Influencer 🇨🇩
Setelah mencetak gol Piala Dunia pertamanya, Gessime Yassine langsung mendapat pesan dari Noussair Mazraoui.
“Pulang, lalu salat dan bersyukur kepada Allah.”
Momen sederhana namun penuh makna usai kemenangan Maroko atas Haiti. 🤲🇲🇦❤️
Faktanya adalah,
1. Ada waktu 5 tahun
2. Sponsorship direct dari Adidas Indonesia, bukan commercial purchase kaya Nike x Borneo dan PSM dulu
3. walau secara "tier-tieran" Persija itu ya tier regional yang 'biasanya' menggunakan katalog, tapi tadi janjinya akan ada sedikit permak sesuai DNA-nya Persija.
4. Jelas kalo dibandingin Kelme (satu-satunya brand luar di BRI Super League) kontrak ini kalah dari segi exclusive. Karena secara tier brand pun Kelme dan Adidas beda.
Nevertheless, yang harus digaris bawahi, jangan udah langsung fafifu designnya bakal gimana. Tapi liat sisi lainnya, global brand mau ekspansi secara sponsorship yang menguntungkan ke Indonesia. Itu sinyal yang baik buat Sepakbola kita.
Ibu Desi sama Ibu Yuyun ini polos sekaliiiii.
Ngomong di depan kamera kalau dibayar 100 ribu.
Terus ke media nasional pula.
Ini koordinatornya gak briefing dulu gimana ngadepin media???
😂🤣😂🤣