KELUARGA JOKOWI BIANG GADUH NASIONAL...
BEATHOR SURYADI, SEMUA KPU TIDAK ADA DATA JOKOWI, SEKARANG DIULANGI LAGI OLEH GIBRAN...
INSTANSI NEGARA DI ACAK-ACAK OLEH KELUARGA BAJINGAN...โผ๏ธ
#JokowiPrabowoPerusakNKRI#JokowiPrabowoPerusakNKRI
๐๐
PERINGATAN KERAS UNTUK PRABOWO...
JIKA BAPAK RESAH DENGAN KRITIK MASYARAKAT JANGAN ADA KATA MENGUSIR KAMI, KARENA KAMI PEMILIK NEGERI INI...
YANG LEBIH TEPAT BAPAKLAH YANG ANGKAT KAKI DARI ISTANA...โผ๏ธ
#BongkarKorbanKPPS2019#BongkarKorbanKPPS2019
๐๐
Korban Pedagang Cermin, Bambang penjual kaca di sekitar TKP, warga Pejompongan
Kaki di iket, ditelanjangi, dikeroyok diseret sampai mati. Polisi berani usut tangkap pelaku oknum nih ormas Grib?
Video di take down komdigi tetap bocor viral kemana mana, negara memelihara preman.
Peter F. Gontha
Negara Ini Sedang Ambruk
Negara kita memang sedang ambruk. Dan yang paling menakutkan, ambruknya bukan lagi sedikit demi sedikitโtetapi sudah terasa seperti ambruk total.
Bayangkan: makanan yang seharusnya menjadi hak rakyat bisa dikorupsi besar-besaran. Pendidikan yang seharusnya mencerdaskan bangsa pun tidak luput dari korupsi. Hukum, yang seharusnya menjadi benteng terakhir keadilan, juga dipermainkan oleh kepentingan dan kekuasaan.
Lalu saya harus bertanya: apa lagi yang belum dikorupsi?
Kalau makanan dikorupsi, rakyat kecil yang menjadi korban.
Kalau pendidikan dikorupsi, masa depan anak-anak kita yang dihancurkan.
Kalau hukum dikorupsi, maka keadilan tinggal menjadi kata-kata kosong.
Sebuah negara tidak akan runtuh hanya karena ekonominya lemah. Negara runtuh ketika moral para pengelolanya ikut runtuh.
Kita tidak boleh menganggap semua ini sebagai sesuatu yang normal. Korupsi bukan sekadar angka dalam laporan keuangan. Korupsi berarti ada anak yang kehilangan kesempatan belajar, ada keluarga yang kehilangan haknya, ada rakyat yang tidak mendapatkan pelayanan yang semestinya, dan ada masa depan bangsa yang dicuri.
Kalau keadaan seperti ini terus dibiarkan, pertanyaannya bukan lagi apakah negara ini akan rusak?
Pertanyaannya adalah: berapa lama lagi kita mampu bertahan sebelum semuanya benar-benar hancur?
Saya tidak mengatakan ini karena membenci negara ini. Justru sebaliknya.
Saya marah karena saya mencintai negeri ini.
Dan karena itu, kita harus berani mengatakan yang sebenarnya: negara ini tidak boleh diserahkan kepada orang-orang yang menjadikan kekuasaan sebagai kesempatan untuk memperkaya diri sendiri.
Kalau kita terus diam, jangan salahkan siapa-siapa ketika suatu hari rakyat kehilangan kepercayaan sepenuhnya kepada negara.
Indonesia bukan milik mereka yang berkuasa. Indonesia adalah milik rakyat. Dan rakyat berhak mendapatkan negara yang bersih, adil, dan bermartabat.
Salam Perjuangan ๐ฎ๐ฉ๐ช๐ค๐ซฐ๐ฅ