Terlepas enak atau gak, gue dan suami bukan typical yang mau belaΒ²in antri buat beli makanan yang ada keburu kelaparanπ lebih baik cari pilihan makanan lainnya tapi semua itu balik lagi ke personal masingΒ² ya π
Edisi sat set sampai tempat kerja eh pas banget ada Paket promo @gojekindonesia caranya gampang banget cukup beli paket GOJEK7AN dgn harga Rp.7/bulan, pake GoRide MURAAAH harganya jadi 7rban ke stasiun/kantor/kampus&sekolah. Gaskeun, pake GoRide MURAAAH bikin hemat kantong π
Harapan WNI saat ini :
1. Ganti presiden dan wakil presiden
2. Ganti semua orang dibelakangnya
3. Rupiah membaik
4. BBM turun
5. Harga stabil
6. Stop MBG
7. Adain pemilu ulang?
TABUNGAN YANG TIDAK AKAN PERNAH
PUTUS SAMPAI KITA MENINGGAL
1. Belilah sarung dan mukena Kemudian
sedekahkan ke masjid
2. Belilah Al-Qur'an baru wakafkan ke
masjid ,mushola , penghafal Al-Qur'an
3. Berilah sumbangan ke masjid yang sedang
renovasi
4. Tanggunglah kehidupan anak yatim piatu
5. Tanamlah pohon yang berumur panjang
6. Sedekah ke masjid atau pesantren yang
mengajarkan ilmu Al-Qur'an
7. Sebarkan ini agar menjadi amal jariyah mu
Suatu minggu malam di IGD, sepasang suami istri datang menggendong anaknya berusia 4 tahun dengan wajah panik, "Dok tolongin dok, ini si adek katanya makan Duit."
"Apa pak? Makan Duit?!" Jawab Bowo kaget.
"Uuuiit.." anaknya senyam senyum dgn imutnya kayak gak ada apa-apa.
"Iyaa, barusan aja, kita gak ada yang liat, tapi dia tiba-tiba jeriit, sambil coba masuk-masukin jarinya ke mulut. Katanya uitt macuuk." ibunya coba menjelaskan semaksimalnya.
Saya tanya, "memang ada uang apa disekitarnya?" Bapaknya jawab, "tadi ada receh kembalian jajannya dok. 1500, Koin 1000 dan koin 500. Yang 1000 gak ada dok."
Saya mengangguk-angguk.
"Pak, daftar dulu ya, Ibu sama dede ikut yuk." Saya ajak mereka ke ruang tindakan. Badan saya ada di IGD, tapi Otak saya tiba-tiba ada di ruangan kosong dengan imajinasi anatomi 3D besar di depan muka saya, leher, saluran cerna, saluran nafas, dengan Koin tersangkanya. dimana posisinya sekarang?
Balita itu naik ke bed dengan santainya, masih senyum senyum lucu. "Nak, yuk coba buka mulutnya." Pinta saya sambil membuka mulut ngasih contoh. Dia buka mulut. "Keluawiin lidahnya nak." Pinta saya lagi sambil saya juga melet melet keluarin lidah.
Dia buka mulut dan keluarin lidahnya. Saya senteri seluruh rongga mulutnya. Dinding tenggorok terlihat, tapi koinnya Nihil.
Saya langsung search di google, berapa mm diameter koin 1000? Muncullah angka, 24 mm.
Seketika saya terkesiap.
ESOFAGUS!
Saya melihat ke ibu, "Bu, ijin dedenya kita Rontgen dadanya ya, kalau memang dede menelan koin saya curiga Koinnya masih di Leher.", Ibunya kaget tapi ngangguk setuju.
Saya melihat Bowo, "Wo temenin ke radiologi ya." Bowo juga ngangguk.
Sekarang di depan saya ada 3D anatomi leher manusia.
Leher itu lucu, dari luar terlihat seperti 1 saluran, padahal di dalamnya ada 2 saluran berbeda tujuan, 1 ke Lambung, 1 ke Paru-paru.
Saya pernah intubasi balita, memasukkan selang nafas ke paru-paru utk dipasang ke ventilator, diameter pintu trakea tidak mungkin terlewati koin.
Diameter Esofagus balita pun hanya belasan milimeter, tidak sampai 20 mm.
Tapi Esofagus itu beda dengan Trachea yang kaku seperti paralon, Esofagus itu elastis seperti selang karet, yang berkontraksi secara ritmis setiap kita menelan apapun untuk mendorong ke lambung.
Saya yakin koinnya ada di sana, karena seregang2nya Esofagus, jepitannya akan menghasilkan friksi yang tidak mungkin mengantarkan koin ke Lambung.
"Dok, hasil rontgen udah jadi, udah dikirim sama radiologi." Teriak Ella dari nurse station. Saya belari menuju layar tab.
Disana saya melihatnya, Terang bagaikan Arc Reactor Iron Man yang salah posisi.
Foto Rontgen menunjukkan koin ada di leher. Koinnya beneran tertelan.
Ini adalah keadaan Pulau Sangihe pada hari ini, pergulatan yang dimenangkan Rakyat di Mahkamah Agung pada tahun 2022 lalu sia-sia. Seharusnya, wilayah Sangihe adalah Pulau kecil yang tidak boleh ditambang tetapi Sangihe Masih terus dihajar oleh perusahaan tambang emas Dari Kanada