Semoga yang baca ini, diberi jalan keluar, untuk masalah kecil maupun besar ruwet sulit. Yang sepertinya sudah mentok. Diberi secercah cahaya. Untuk bisa diselesaikan. Amin.
perempuan selama ini tuh hidup dalam diskriminasi berlapis, tapi saat kami mengekspresikan rasa marah aja masih diatur-atur caranya. diaturnya juga oleh kelompok yang selama ini mendominasi struktur sosial, punya privilege berlapis, dan middle class tentunya.
Hal paling membingungkan dari diskursus vasektomi ini adalah.... si suami consent, istrinya juga consent, terus kenapa u yang marah? Lu rugi apa emangnya?
Kalo u gamau divasektomi yaudah, ga ada yg maksa u juga???
kegiatan reading slump ini didukung pemerintah banget ya. mau baca buku fisik, harganya mahal. mau baca gratisan via perpus digital, anggarannya dipotong. kayak wow aja gitu 🙄
Lately, I've noticed everybody looks OK until you eventually have a deep conversation with them. And then, you'll realize that, this is a sad generation of people struggling to survive through smiling faces and pretty pictures.
Beginilah kondisi jika kalian sakit di Indonesia Timur. Kalian akan naik kapal ekonomi, menggelosor sejajar dengan ban, 15 jam perjalanan di atas kapal.
Semua itu demi sampai satu tujuan: rumah sakit.
People think calling Southeast Asians “Jungle Asians” is an insult but we’re just here enjoying that term while it lasts before Bahlil cuts down all our forests.