Astagfirullah, seorang nenek tukang sayur di Nganjuk menjadi korban penipuan. Sang nenek tidak hanya kehilangan dagangannya namun juga kehilangan uang yang ia miliki, pelaku membeli dagangan dengan 100ribu uang mainan, karena tidak tau nenek memberi kembalian dengan uang asli๐ญ
Jujur, aku kagum betul sama ini negara.
Ada rakyat mengkritisi program pemerintah dengan cara-cara baik dan memberikan saran baik, enggak didengar. Malah dicibir habis-habisan dalam setiap pidato presiden.
Giliran ada Ketua BEM salah satu Universitas di Indonesia mengkritisi dengan menyurati PBB dan menggalakkan istilah "Maling Berkedok Gizi" dalam panggung-panggung organisasi, eh malah mendapat teror sana sini sampai orang tuanya ketakutan.
Dan, yang bikin makin takjub, Istana malah merespon: makanya kalau kritik pakai etika.
Woi, itu rakyat lu kena terror karena kritis menyuarakan aspirasinya.
Malah ditanggepin begitu.
Jadi ya enggak heran kenapa orang kritis di negeri ini selalu diterror kepala babi, bangkai ayam, di lempar telur busuk, dan di lempar bom molotov, orang negaranya saja tidak bereaksi apa-apa terhadap pelaku terror pada mereka yang keras bersuara.
Katanya kritik sebagai vitamin, tapi nyatanya?
A cop and military officer accused a man of selling โes gabusโ allegedly made from sponge, but tests later confirmed it was safe and free of harmful substances.
(https://t.co/F8xRdmeZHg)
Laporan Kumparan, berisi pengakuan tukang es gabus yang difitnah hingga dianiaya dua polisi dan tentara.
Pastikan beliau dapat ganti rugi sepadan, dan kedua pelaku dapat sanksi setimpal.
Ini video sebelum bapak penjual es gabus jadul dituding berbahan spons, banyak yang suka liat si bapak suka pegang perut dan kelelahan.
Mungkin setelah kejadian viral ini salah satu cara dari Allah angkat derajat bapak penjual es, yuk amin kan gaes.
๐ sungguh bajingan. tanggung jawab lu po|isi atas kerugian materi, kerugian mental, dan kerugian fisik bapak pedagang es ini. FYI bapak ini juga ditendang dan ditonjok mukanya, makanya bapaknya trauma gak mau jualan lagi.
๐ง๐ข๐๐ข๐ก๐ ๐ฉ๐๐ฅ๐๐๐๐๐ก: ๐ฆ๐จ๐๐ ๐ ๐ฆ๐๐ฌ๐ ๐๐จ๐๐๐ก ๐๐ฅ๐๐ ๐๐ก๐๐, ๐๐๐ ๐๐๐ก๐ฌ๐ ๐ ๐๐๐๐ก๐๐จ๐ก๐๐ ๐ฆ๐๐ฌ๐! ๐ญ
โKepada seluruh masyarakat Indonesia, para petinggi hukum, Bapak Kapolri, dan orang-orang baik di luar sana...
โNama saya Arsita Minaya. Hari ini saya memberanikan diri menulis ini dengan air mata yang tidak kunjung berhenti. Saya memohon bantuan Anda semua untuk menyelamatkan suami saya, Hogi Minaya, yang kini terancam dipenjara 6 tahun hanya karena dia mencoba menyelamatkan nyawa saya.
โKejadian itu masih membekas di ingatan saya. Saat kami sedang mengantar pesanan, saya dijambret oleh dua orang yang membawa pisau cutter. Tali tas saya diputus paksa. Saat itu, saya hanya bisa berteriak ketakutan.
โSuami saya, yang melihat istrinya dalam bahaya, secara refleks mencoba menghentikan pelaku. Dia tidak punya niat membunuh, dia hanya ingin mengambil kembali barang yang dirampas. Namun, pelaku yang panik memacu motornya dengan sangat kencang, menabrak tembok, dan meninggal dunia.
โSekarang, dunia kami hancur.
Pelaku jambretnya bebas dari hukum karena meninggal, tapi suami sayaโkorban yang membela sayaโjustru dijadikan TERSANGKA. Kakinya dipasangi gelang GPS seolah-olah dia penjahat besar yang mau melarikan diri. Padahal kami hanya pedagang jajanan pasar yang jujur.
โLogika mana yang dipakai?
Apakah seorang suami harus diam saja saat istrinya ditodong pisau di depan matanya?. Apakah membela diri dan keluarga sekarang dianggap sebagai kejahatan di negeri ini?.
โSAYA MEMOHON DENGAN SANGAT:
Bantu saya VIRALKAN tulisan ini. Saya butuh perhatian dari Bapak Presiden, Bapak Kapolri, Bapak Mahfud MD, Bang Hotman Paris, dan siapa pun yang punya kekuatan untuk menegakkan keadilan yang sesungguhnya
โJangan biarkan suami saya membusuk di penjara karena melakukan tugasnya sebagai pelindung keluarga. Saya hanya ingin keadilan, bukan hukum yang berat sebelah.
โTolong share postingan ini... satu share dari Anda sangat berarti untuk kebebasan suami saya.
Purbaya datang ke kantor Danantara,
Setelah menerima keluhan mengenai sistem Coretax yang bermasalah.
Tapi saat Purbaya datang CEO Danantara Pandu Sjahrir malah kabur keluar negeri ๐
Kayaknya sejak era Bu Sri Mulyani Coretax ini emang gak pernah bener ya? ๐คฆ๐ผโโ๏ธ