kalau dipikir-pikir bener juga kata raditya dika, “kita tuh ga sepenting itu di hidup orang lain, jadi chill aja.”
ga semua hal harus dipikirin banget, dan ga semua omongan harus masuk ke hati. jalani aja apa adanya, gaperlu sibuk cari validasi sana-sini. fokus ke diri sendiri, ke hal-hal yang bikin happy dan tenang.
sisanya gimana? biarin aja lewat. hidup ini pada dasarnya udah ribet, jadi jangan ditambah ribet karena kebanyakan mikir
suka sama seseorang dan siap menjalani relationship itu dua hal yang berbeda. you can genuinely love someone, but still not have the emotional capacity to build something healthy
baru tau ternyata sikap ga mau “ngerepotin” orang lain itu bukan karena kita baik, tapi karena kita takut, kita tumbuh dengan keyakinan kalo kebutuhan kita itu beban, makanya kita belajar menghilang, bukan bersandar.
udh pokoknya kalau rejeki gabakal kemana.
dalam aspek apapun if God has written something for me, it will find its way to me at the right time in the rightway.
sedang menyemangati diri sendiri yang suka ovt sama semua hal di quarter life crisis ini
ever been close to someone who never seems curious about you? they only talk about their life and respond when you text, but they never actually ask about yours. i mean... how are we supposed to get to know each other if you’re never trying to know me? -rl