โ ๏ธ Darurat Racun MBG โผ๏ธ
HARI INI 127 Siswa Siswa dari SMPN 1 Gembong dan MTsN 3 Pati dilarikan ke Puskesmas Gembong dan RSUD RAA Soewondo karena diduga mengalami keracunan usai menyantap menu proyek MBG.
"BETAPA HINANYA HARGA DIRI ANAK ANAK KITA DI MATA PEMERINTA " ๐ฅน๐ฅ
Dinkes Karo akhirnya membongkar fakta bhwa semua makanan yg menyebabkan anak2 keracunan fix positif tercemar bakteri yg ganas dan berbahaya. Dmna bakteri tersebut bisa membuat orang jadi amnesia & gagal ginjal !!!
Ironisnya Polisi dan BGN terkesan menutupi fakta ini.
Jahat sekali kalian !
๐ฆ๐๐ก๐๐๐ง ๐ง๐จ๐ฅ๐จ๐ง ๐ฃ๐ฅ๐๐๐๐ง๐๐ก ๐๐ง๐๐ฆ ๐๐๐ก๐๐๐ก๐ ๐๐๐ก๐๐๐ฅ ๐ฌ๐๐ก๐ ๐ ๐๐๐๐ก๐๐ ๐ก๐๐๐ฆ ๐๐๐ฅ๐๐ง ๐๐๐ก ๐ก๐๐๐ฆ ๐ฆ๐๐๐๐ง๐๐ก..
Mari kita mendoakan para korban agar diberi kekuatan dan cuaca semakin membaik..๐๐๐
Kebiadaban BGN benar-benar sudah di luar batas kemanusiaan. Penjelasan medis Dr. Ari Fahrial Syam membongkar fakta mengerikan: Siswi korban keracunan ikan MBG di Karo sampai mengalami GANGGUAN INGATAN (HILANG INGATAN) akibat toksin bakteri menyerang sistem saraf & otak.
Makanan basi dan tak higienis hasil olahan SPPG bukan cuma bikin diare, tapi memproduksi racun ganas (encephalitis & dehidrasi berat) yang menghancurkan masa depan anak sekolah.
Pejabat BGN masih berani ngeles dan defensif?! Ketika piring MBG kalian sudah terbukti merusak otak anak bangsa, mempertahankan megaproyek bancakan vendor ini adalah KEJAHATAN KEMANUSIAAN.
Video : berita satu
Warga,
Di tengah timeline yg penuh kabar kebakaran, erupsi, dan bencana, jangan sampe perhatian kita pindah trs masalah yg belum selesai ikut dilupain.
Jangan lupa:
1. Flores, NTT
129 orang meninggal, >1.210 luka, sekitar 87 ribu mengungsi. 102.384 rumah masuk pendataan awal, baru 51.591 yg terverifikasi per 7 September.
2. Aceh
Pemulihan pascabanjir besar tahun lalu masih berjalan. Kebutuhan hunian tetap 34.727 unit, baru 401 yg selesai per 27 Juli.
3. MBG
50.059 orang terdampak dalam 560 kejadian di 36 provinsi.
4. Karhutla Kalimantan
Warga terdampak, habitat terbakar, satwa terancam. Sedikitnya 9 orangutan dievakuasi di Ketapang dalam waktu kurang dari sebulan. Satu orangutan, Sempurna, mati diduga terdampak asap.
Asapnya juga sudah berdampak lintas batas, termasuk Malaysia, Brunei, hingga Filipina.
5. Kasus Febrie
74 kg emas ditemukan di rumahnya. Pertanyaannya masih sama, emas itu sebenernya punya siapa?
6. Kematian Bambang Setiyawan
Meninggal dalam rangkaian kericuhan 27 Agustus. Kasusnya masih harus diusut sampai tuntas.
7. Kasus Andrie Yunus
Dua prajurit mendapat keringanan hukuman dan pemecatannya dibatalkan.
Kita boleh peduli pada bencana hari ini. Wajib!
Tapi jangan sampe berita baru bikin kita lupa pada korban, satwa, lingkungan, dan perkara yg belum selesai.
Dan kalo sampe terbukti ada yg sengaja membakar hutan atau menciptakan kekacauan demi menutupi isu tertentu, kami akan marah.
Penderitaan warga bukan alat pengalih perhatian.
Warga berhak tahu.
Warga berhak ingat.
#SalingJagaWarga
guys it's getting worse here:')๐
di sini panas dan angin kencang banget, asap menebal, warga terutama lansia lagi-lagi harus sampai dievakuasi karena asapnya ke pemukiman.
ini sampai kapan? relawan damkar pun sudah kewalahan.
#PRAYFORKALIMANTAN
update di daerahkuโ ๏ธ
api kembali menyala, asap kembali membumbung, kualitas udara kembali memburuk. angka kunjungan ke puskesmas meningkat dengan keluhan sesak.
ini memang masih belum dianggap sebagai bencana kah? sampai kapan kalimantan dibiarkan begini?:(
#PrayForKalimantan
3 ๐๐ฒ๐ป๐ถ๐ ๐๐ฎ๐ธ๐๐ฒ๐ฟ๐ถ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ถ๐๐ฒ๐บ๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฝ๐ฎ๐ฑ๐ฎ ๐๐ฎ๐๐๐ ๐๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐ฐ๐๐ป๐ฎ๐ป ๐ ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป๐ฎ๐ป
Beberapa hari ini beredar di media sosial mengenai hasil pemeriksaan makanan yang terkontaminasi oleh bakteri, detailnya kurang lebih:
Nasi = Bacillus cereus
Ikan = Staphylococcus aureus
Melon = Escherichia coli
Sampel muntahan = Staphylococcus aureus
Yuk kita bahas masing-masing bakterinya!
Kasus dugaan keracunan MBG terjadi lagi. Kali ini, 200 murid dan tujuh guru di Rembang, Jawa Tengah mengalami gejala keracunan pada Selasa (08/09).
Menu MBG yang dikonsumsi berasal dari SPPG Ngemplak.
Seminggu lalu, lebih dari 700 orang juga diduga keracunan MBG di Rembang.
Banjir besar terjadi di LรHร Kabupaten Nias Selatan (Senin,7 September 2026)
Tanpa pemberitaan tanpa perhatian dari negara. Nias berjuang sendirian untuk pulih๐
SEKOLAH LUDES TERENDAM BANJIR BANDANG! SMPN 1 MANIAMOLO NIAS SELATAN TERISOLASI, BUKU DAN FASILITAS BELAJAR RUSAK TOTAL!
Kabar duka dan darurat pendidikan kembali menerjang wilayah Kepulauan Nias! Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Maniamolo yang berlokasi di Desa Ndraso Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, diterjang banjir besar pada Senin (7/9/2026)!
Luapan air bah berwarna cokelat pekat merendam seluruh area sekolah, menerobos ruang-ruang kelas, kantor guru, hingga fasilitas belajar-mengajar!
Rincian dampak dan kondisi kritis di SMPN 1 Maniamolo & Desa Ndraso Hilisimaetano
1. Fasilitas Sekolah & Alat Belajar Rusak Total
Tingginya genangan air bah yang datang mendadak membuat dokumen penting sekolah, ribuan buku perpustakaan, meja-kursi, serta perangkat elektronik/komputer terendam air dan lumpur pekat tanpa sempat diselamatkan!
2. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Lumpuh Total
Akses jalan menuju kompleks SMPN 1 Maniamolo terputus genangan lumpur. Para siswa dan guru dipastikan tidak bisa melangsungkan proses pembelajaran sampai waktu yang belum bisa ditentukan!
3. Potensi Kerusakan Bangunan & Sanitasi Buruk
Endapan lumpur tebal yang tersisa usai banjir berisiko merusak struktur fondasi bangunan sekolah serta mencemari sumber air bersih dan fasilitas sanitasi warga di Desa Ndraso Hilisimaetano.
Tuntutan penanganan emergency dari Pemkab Nias Selatan, Dinas Pendidikan, dan BPBD
- Menerjunkan tim relawan dan armada pembersih lumpur ke SMPN 1 Maniamolo secepatnya agar area sekolah bisa segera disterilkan!
- Penyaluran bantuan darurat berupa seragam sekolah, buku pelajaran, alat tulis, dan perangkat KBM pengganti bagi para siswa terdampak!
- Perbaikan tanggul dan drainase di sekitar Desa Ndraso Hilisimaetano guna mencegah banjir susulan saat curah hujan tinggi kembali turun!
Jangan biarkan pendidikan anak-anak kita di daerah terpencil dan pulau terluar terbengkalai akibat bencana alam yang minim perhatian pusat!
Kontaminasi terjadi di jalur distribusi?
Kalau baca hasil uji laboratorium UPTD Labkes Sumut atas kasus keracunan MBG di SMAN 1 Berastagi ini ada pola yg menarik. Sampel dr dapur pusat negatif dari empat parameter cemaran (Salmonella, E. Coli, Staphylococcus aureus, Bacillus cereus), sementara sampel yg diambil di titik penyajian sekolah justru positif. Nasi tercemar Bacillus cereus, ikan dencis bersaus tercemar Staphylococcus aureus, dan melon tercemar E. Coli. Artinya, sumber masalah bukan pd proses memasak, melainkan pada rantai setelahnya saat pengemasan, transportasi, dan waktu tunggu sebelum makanan disantap siswa. (dg catatan tdk ada sumber toksin lain yg tdk diuji lab tsb...)
Tiga bakteri tsb punya mekanisme bahaya yang berbeda namun sama-sama mengarah pd lemahnya kontrol suhu dan higiene pasca-produksi. Bacillus cereus berkembang biak dan memproduksi toksin cereulide ketika nasi dibiarkan pada suhu ruang terlalu lama. Toksin ini tahan panas sehingga tidak hilang meski dipanaskan ulang. Staphylococcus aureus umumnya berasal dari kontak tangan penjamah makanan yang tidak higienis setelah proses masak selesai. Sementara E. Coli pada melon mengindikasikan kontaminasi fekal, kemungkinan dari air cuci atau alat potong yang tidak bersih saat penyajian buah.
Tapi intinya, kalau data ini bener, sebenarnya bisa mengonfirmasi kelemahan struktural yang lebih luas dalam program MBG. Dapur bersertifikat tdk ada menjamin makanan aman, apalagi jk tdk ada kontrol ketat atas suhu penyimpanan dan higiene di titik distribusi terakhir. Selama waktu tempuh dari dapur ke sekolah dan jeda sebelum makan siang masih panjang dan lama, kasus serupa berisiko terus berulang. Dan ini jelas bukan insiden tunggal, melainkan gejala sistemik di rantai pasok program.
kok bisa sampe hilang ingatan?? NIH LIAT KANDUNGAN MAKANAN BERACUN GRATISNYA!!!
ditemuin ada tiga jenis bakteri jahat (Bacillus cereus, Staphylococcus aureus, dan E. Coli) di dalam nasi, ikan saus, dan buah melon. BAHKAN MELON PUN GAK FRESH LOHYA!
3 bakteri ini bisa bikin hilang ingatan? sini aku jelasin!
racun dari bakteri itu bikin korban muntah-muntah dan diare hebat nonstop. badannya jadi kehabisan cairan dan elektrolit secara drastis (dehidrasi ekstrem).
karena cairan tubuh habis, tekanan darah mendadak drop parah (syok). akibatnya, darah yang bertugas bawa oksigen ke otak jadi tersendat banget.
otak manusiaโkhususnya bagian hipokampus yang menyimpan ingatanโtuh sensitif bgt sm yg namanya kekurangan oksigen.
begitu oksigennya putus bntar aja (misalnya pas pingsan lama atau kejang), sel-sel penyimpan memori itu bisa rusak atau mati.
jadi, hilang ingatannya itu bukan karena racunnya langsung "makan" memori di otak, tapi karena dampak keracunannya bikin tubuh syok hebat dan otak kekurangan oksigen.
Kandungan racun MBG yang di konsumsi ratusan siswa di Berastagi.
Ironis, ternyata bukan hanya ikan yang terkandung bakteri tapi juga buah melon serta Nasi yang dikonsumsi anak anak juga terkandung bakteri.
Anehnya hasil pemeriksaan ini yang keluar pada tanggal 16 Agustus 2026 lalu ini tidak pernah dipublish oleh Pemkab Karo dan BGN.
Kenapa kalian tutupi fakta ini??
Racun apa yg terdeteksi dalam ikan yg dimakan anak saya,sehingga membuat ginjalnya jadi bermasalah.
Ibu dari korban keracunan MBG di SMA negeri 1 Berastagi.