Karaeng Pattingalloang adalah tokoh intelektual besar abad ke-17 dari Nusantara yg memiliki banyak kelebihan. Dia adalah seorang Filsuf, Poliglot, ilmuwan yg menaruh minat pada bidang matematika, geografi, astronomi, ilmu Optik, dan sekaligus seorang Raja. https://t.co/rXDLyJfa6W
Saat ini, kita ada di zaman di mana sumber informasi sangat terbuka lebar dan karenanya rahasia dari masa kuno menjadi semakin langka. Dengan mudah, kita dapat melakukan observasi kesejarahan dan komparasi linguistik melibatkan beberapa bahasa di dunia.
https://t.co/ffkI7A4vSo
Atlas Maior yang dibuat kartografer Belanda, Joan Blaeu, secara luas dianggap sebagai mahakarya Zaman Keemasan kartografi Belanda.
Gambar Karaeng Pattingalloang dalam Atlas Maior (1662-1672) https://t.co/SBpGPzBdgX
Karaeng Pattingalloang adalah tokoh intelektual besar abad ke-17 dari Nusantara yg memiliki banyak kelebihan. Dia adalah seorang Filsuf, Poliglot, ilmuwan yg menaruh minat pada bidang matematika, geografi, astronomi, ilmu Optik, dan sekaligus seorang Raja. https://t.co/rXDLyJfa6W
Alexander de Rhodes, yang bertemu Pattingalloang di Makassar pada tahun 1646, mengatakan: “Dia memiliki gairah pada semua cabang ilmu.”
“Karaeng Pattingalloang sangat bijaksana dan mengetahui semua misteri kita. [karena] Dia membaca semua kronik raja-raja di Eropa.” kata Rhodes.
jika kita telah menemukan bahwa secara tinjauan morfologi fonetis, nama Malaka dan Malaga adalah identik (atau kita katakan sama saja), lalu, bagaimana dengan tinjauan kesejarahan keduanya, apakah juga ada keterkaitan?
baca ulasan lengkapnya di sini...
https://t.co/ffkI7A4vSo
Saat ini, kita ada di zaman di mana sumber informasi sangat terbuka lebar dan karenanya rahasia dari masa kuno menjadi semakin langka. Dengan mudah, kita dapat melakukan observasi kesejarahan dan komparasi linguistik melibatkan beberapa bahasa di dunia.
https://t.co/ffkI7A4vSo
Tomé Pires berbicara tentang Malaka sebagai kota metropolis yang sangat besar, dengan lebih dari 100.000 penduduk, di mana pedagang dari lebih dari delapan puluh tujuan geografis yang berbeda bersinggungan.
Malaka Dalam Catatan Portugis https://t.co/DEW3w5PCRy
Silakan baca ulasan lengkap dalam artikel ini... seperti tentang perjalanan seorang Raja dari Demak, Chiay masiouro (Kyai Masuro?), ke sebuah tanah bernama Luca Antara di arah Tenggara Jawa.
https://t.co/LZaA8asdOh
... dan u/ menemukan wilayah selatan Insulindia, yg dia sebut “India Selatan”.
Ini adalah gambar yg ingin diturunkan Erédia kepada anak cucu. Dia ingin dikenang melalui potret yang ia buat sendiri ini. Karena itu ia memberi judul: Retrato (potret) de Emanuel Godinho de Eredia.