Di antara banyaknya perempuan, ada dua yang beruntung:
Mereka yang memiliki ayah yang menjadikannya tuan putri, dan mereka yang memiliki pasangan yang menjadikannya ratu.
Nikita Willy: "Sejauh mana batasan keterlibatan mertua dalam rumah tangga anaknya?"
Bu Rani: "Saya kalau mau ke rumah anak saya, saya WA mantu saya dulu."
Mungkin dia lagi capek. Mungkin kulkasnya kosong. Mungkin dia lagi ingin sendiri.
"Anak kita siap menerima kita kapan saja. Tapi menantu kita belum tentu."
Setuju ya bu ibu 🤔
Bu Rani bilang banyak orang tua sebenarnya tidak membenci menantunya.
Mereka hanya tidak siap menerima satu kenyataan:
"Anak kita sudah ada yang punya."
Karena sejak menikah, anak yang selama ini hanya menjadi bagian dari keluarga kita, kini juga menjadi bagian dari keluarga orang lain.
Dan tidak semua orang tua siap dengan perubahan itu.
Menurut Bu Rani, banyak konflik mertua dan menantu bukan karena ada yang jahat.
Tapi karena ekspektasi.
Mertua berharap menantunya punya pandangan hidup, kebiasaan, bahkan nilai yang sama dengan keluarganya.
Padahal menantu dibesarkan oleh orang tua yang berbeda.
"Kalau kita sebagai orang tua sudah memberikan restu kepada anak kita untuk menikah, biarkan mereka menjalani hidup dengan nilai-nilainya sendiri." — Bu Rani
Menurutnya, nilai yang diajarkan orang tua kepada anak belum tentu cocok untuk pasangan hidup anaknya. Karena itu, orang tua perlu siap menerima bahwa anaknya mungkin akan memiliki cara hidup yang berbeda setelah menikah.
cc:threadhallolalalah
orang yang punya childhood trauma, hal yang paling dia takut :
-dia takut menyusahkan orang lain
- paling susah minta tolong / atau bilang “tidak” untuk setiap kali orang minta tolong
- suka menyendiri
- rasa diri sendiri beban dalam hidup orang
- takut ditolak atau diabaikan
- jadi people pleaser
- selalu anggap dia bukan yang terbaik
yes , i’m one of them
i meet my old friend, teman yg baik bagiku. kita ngobrol dan cerita. lalu dengan terisak tangis, aku bilang:
“km tau aku nggk selemah itu”.
dan dengan yakin dia menjawab:
“ya! aku tau”.
selama kita berteman belasan tahun, mungkin itu pertama kalinya dia melihatku menangis.
One day, akan tiba waktunya kamu dirayakan dan dicintai hebat oleh seseorang yang Allah takdirkan untukmu.
Seseorang yang akan memilihmu setiap saat, bukan karena rasa terpaksa atau keadaan yang memaksa, melainkan karena hati nya benar-benar yakin bahwa kamu layak dicintai dengan tulus, seseorang yang melihat kekuranganmu tanpa ragu lalu tetap memilihmu bertahan.
Seseorang yang tidak hanya datang saat senang, tapi juga tetap ada di saat dirimu rapuh dan tidak pernah meninggalkan dalam keadaan apapun.
Pengajaran paling menenangkan dari Surah Al-Insyirah:
“Allah tidak pernah menjanjikan perjalanan yang selalu mudah. Tapi Allah menjanjikan, tidak ada kesulitan yang datang tanpa diiringi kemudahan.”
And that’s enough reason to keep going. ✨
Wife to unamaried ladies. Kenapa 50/50 merugikan perempuan? Karena perempuan itu punya invisible labour. Setelah menikah, kamu bakal hamil, melahirkan, ngurus anak, ngurus rumah, jadi limpahan sesi curhat anak-suami. Ini semua termasuk kontribusi gede yang ga dibayar. Kalau masih harus nyari nafkah buat keluarga, itu bukan 50/50 tapi babak belur namanya. Being provided well is the bare minimum. Find your providing husband, ga perlu kaya tapi punya mental mengayomi dan melindungi, thx me later
Jangan keliru membedakan kepribadianku dengan sikapku. kepribadianku adalah jati diriku.
Sedangkan sikapku, tergantung bagaimana tingkah lakumu terhadapku.
(Sayyidina Ali bin Abi Thalib)
Ternyata, se-mandiri apa pun seorang cewek, dia bakal dengan sukarela menurunkan ego dominannya waktu ketemu cowok yang punya arah hidup jelas. Bukan karena gak mampu memimpin, tapi karena akhirnya dia merasa "aman".
A thread—
Memasuki 1 Muharram, lepaskan yang sudah selesai. Maafkan yang perlu dimaafkan. Rapikan rumah, rapikan hati, dan melangkahlah dengan keyakinan bahwa Allah selalu mampu membuka jalan yang belum mampu kita lihat.