Sesusah ini loh buat sekadar berangkat kerja agar tetap bertahan..
Makannya ngerasa ga adil ada yang tiba2 jadi komisaris gitu aja, dan kemana2 naik alphard.
Bayangkan,
Beli klubnya, dapat ini seMUa.
Ga kayak di sini yang beli klub, cuma dapat lisensinya doang.
Mentok-mentok cuma dapat HAKI Logo dan Akun Sosmednya.
#intinyadeh
> Presiden Prabowo pidato blg "dikatakan Iran udh punya senjata nuklir"
> Pidato jd kontroversial krn tayangannya tiba2 dipotong
> Kedubes Iran bantah kepemilikan senjata nuklir
> 2 warga Cimahi, AYP & AF ditangkep krn post di sosmed komen ttg pidato tsb
(1/2)
Ini bukan berita baru, tapi tetep worth diinget: April 2020, di tengah puncak parno COVID.
Jos Maria Garcia, sopir taksi di Alcorcon deket Madrid, kerjaannya sepi total, industri taksi Spanyol rugi 80% gara-gara lockdown.
Tapi dia justru pilih terus jalan, nganterin pasien COVID gratis dari dan ke rumah sakit tanpa dibayar, padahal itu waktu paling ngeri buat deket-deket orang sakit.
Suatu hari dia dikira cuma dipanggil jemput pasien biasa. Begitu masuk rumah sakit Ramon y Cajal, dokter-perawat udah baris berdiri, tepuk tangan, kasih amplop uang. Videonya viral ditonton jutaan orang saat itu.
Ini bentuk paling murni dari apa yang disebut altruisme timbal balik dalam teori sosial, bukan transaksi, tapi orang saling jaga pas sistem lagi collapse.
Yang bikin makin nampol: dia sendirian, cerai, nggak ada kerjaan, tapi tetep milih ngasih.
Ingat salsabila bella yang dulu di hujat karena di tuduh pura-pura disabilitas untuk cari simpati atau popularitas?
Kini dia bermain film bioskop berjudul "istimewa" bersama 5 penyandang disabilitas lain nya, bahkan Ajil ditto yg ikut bermain dalam film tersebut memuji akting mereka yang luar biasa.
Jadi inget dulu pas awal bella terkenal banyak orang yang menghina dia di kolom komentar sosmed nya, tp sekarang dia bisa membungkam mereka lewat karya.