@yappingfess Baru aja cek ig nya alumni elpedepe si deris nagara yg katanya rada halu itu ternyata jd staffnya si menteri kopong ini. Ga heran semua circle rezim ini isinya kaum cognitive surrender kabeh.
@yappingfess jadi inget kata2 raditya dika. guyonan tentang suster yg selalu melihat sisi positif dari kondisi pasien. suatu hari pasien ini harus diamputasi tangan & kakinya, lalu susternya bilang, "liat sisi positifnya, skrg kamu bisa berpindah tempat dengan cara guling2."
@hrdgenz Beli Tanah upeti, bangun rumah nya kena upet IMB , rumah nya sudah jadi, kena upeti lagi.
Itu HANYA Terjadi di Negara Miskin SDA dan pemimpin2 YANG BERBISNIS DENGAN RAKYAT NYA
@dinopattidjalal Penyakit lama, kalo sudah tua gak bakal bisa berubah mau rakyat ngamuk juga.
Dari 9 alasan dia dipecat TNI, alasan no 8 adlh krn sering keluar negeri, dan spt biasa, tanpa ijin & koordinasi
https://t.co/KDnmawDbkK
@dinopattidjalal Presiden kita MBG (Miskin Banyak Gaya). Dia halu, seneng dihormati dan disambut dgn seremonial yg wah oleh kepala negara lain, pdhl semua itu hal yg wajar utk menyambut para pemimpin negara yg berkunjung. Cita2 yg tertunda selama 20 tahun lebih, sekali kepilih malah bablas
@herculep638 Pkonya si duo cecunguk Gibran-Gemoy bakal split. Masing-masing bakal gandeng kandidat yg msh punya sisa citra baik buat jd wakil. Klo persis kek gitu, insya Allah gw akan golput lagi for sure.
Guys, DPR baru saja mengusulkan sesuatu yang menurut gue paling sempurna menggambarkan betapa jauhnya jarak antara para wakil rakyat dengan kenyataan rakyat yang mereka wakili.
Di tengah rupiah Rp17.700.
Di tengah badai PHK yang mengintai.
Di tengah guru honorer yang digaji Rp1,5 juta per bulan.
Di tengah anggaran pendidikan
yang dipotong 44% untuk MBG.
Anggota DPR dari Fraksi Gerindra mengusulkan:
Alokasi APBN 2027 untuk membangun 1.000 layar bioskop di desa.
Gue perlu berhenti sejenak dan baca ulang itu:
Seribu Layar Bioskop Di desa.
Dari APBN.
Dari uang pajak rakyat.
Di 2027.
Dan ini yang paling menggelikan:
Alasannya mulia.
Untuk mendukung rumah produksi kecil di daerah.
Untuk menampilkan potensi dan budaya lokal.
Untuk memberi akses sinema kepada rakyat desa.
Tapi ada satu pertanyaan yang tidak pernah dijawab dalam rapat itu:
Rakyat desa yang gajinya di bawah UMR dengan harga bahan pokok yang terus naik mau beli tiket bioskop pakai uang apa?
Dan ini datanya yang harus dihadapkan langsung:
88% kepala rumah tangga Indonesia tidak punya pendidikan S1.
IQ rata-rata Indonesia 78,9 hampir juru kunci dunia.
Skor PISA Indonesia peringkat 69 dari 81 negara.
50% pegawai Indonesia pernah mengalami stunting waktu kecil yang artinya perkembangan otak mereka terganggu sejak masa paling kritis.
Guru honorer yang seharusnya menjadi satu-satunya harapan untuk memutus rantai kebodohan struktural ini — digaji Rp1,5-2,8 juta per bulan.
Di bawah UMP. Di bawah standar hidup layak.
Dan anggaran pendidikan yang seharusnya mengurus semua ini dipotong 44% untuk program makan siang.
Tapi DPR punya solusi:
Bukan 1.000 sekolah baru di daerah terpencil yang belum punya akses pendidikan layak.
Bukan rekrut 100.000 guru berkualitas dengan gaji Rp40 juta per bulan yang total biayanya hanya Rp50 triliun atau 7% dari anggaran pendidikan yang ada.
Bukan perpustakaan desa.
Bukan laboratorium sains.
Bukan akses internet untuk sekolah-sekolah yang masih mengajar dengan papan tulis kapur.
Tapi bioskop.
Dan ini logika yang paling sederhana:
Dr. Tirta sudah bilang:
rakyat yang pintar adalah ancaman bagi penguasa yang tidak kompeten.
Karena rakyat yang pintar akan mempertanyakan kebijakan yang tidak ada gunanya.
Ahok sudah bilang:
kebodohan struktural bukan kebetulan. Ini by design. Tidak ada pemerintah otoriter yang ingin punya warga yang benar-benar cerdas.
Mahfud MD sudah bilang:
demokrasi tidak akan berhasil sebelum pendapatan per kapita mencapai 5.500 dolar.
Rakyat yang masih miskin dan tidak berpendidikan pasti menjual suaranya.
Dan sekarang alih-alih memperbaiki pendidikan yang bisa mengubah semua itu DPR mengusulkan membangun bioskop.
Rakyat yang tidak pintar tapi punya bioskop jauh lebih mudah dihibur.
Jauh lebih mudah dialihkan perhatiannya.
Jauh lebih mudah diberi sesuatu yang kelihatan seperti pemberian tanpa benar-benar mengubah kondisinya.
Dan ini yang paling menohok:
Orang desa yang gajinya Rp2-3 juta per bulan yang harga kedelai dan telurnya sudah naik karena rupiah melemah yang anaknya sekolah dengan guru yang mau resign karena gajinya tidak cukup untuk makan
Tidak butuh bioskop.
Mereka butuh guru yang digaji layak supaya anaknya tidak tumbuh dengan IQ 78.
Mereka butuh sekolah yang layak supaya anaknya bisa bersaing.
Mereka butuh sistem pendidikan yang mengajarkan berpikir kritis bukan menghafal untuk ujian.
Karena bioskop tidak mengubah nasib.
Bioskop hanya menghibur orang yang nasibnya tidak berubah.
Dan angkanya bicara sendiri:
1.000 layar bioskop dengan asumsi biaya pembangunan, peralatan, dan operasional bisa menghabiskan ratusan miliar bahkan triliunan rupiah dari APBN.
Uang yang sama bisa dipakai untuk:
menggaji 25.000 guru berkualitas selama satu tahun penuh. Atau membangun ratusan perpustakaan desa dengan koleksi buku yang memadai.
Atau memberikan beasiswa bagi ribuan anak desa yang putus sekolah karena tidak mampu.
Tapi yang diusulkan adalah bioskop.
DPR bukan Dewan Perwakilan Rakyat.
DPR adalah Dewan Penghibur Rakyat.
Rakyat tidak dirancang untuk pintar karena rakyat yang pintar tidak bisa dihibur dengan bioskop.
Rakyat yang pintar akan tanya:
kenapa anggaran pendidikan dipotong tapi ada uang untuk bioskop desa?
Kenapa guru digaji Rp1,5 juta tapi ada dana untuk layar sinema?
Kenapa stunting masih 21% tapi kita bahas distribusi film nasional?
Dan pertanyaan-pertanyaan itu jauh lebih berbahaya bagi mereka yang duduk di kursi DPR daripada rakyat yang diam di depan layar bioskop desa sambil lupa bahwa hidupnya tidak berubah.
Pernah liat di thread. Berita internasional, kunjungan presiden RI yg maraton, multi negara.
Ada org luar komen dlm english. Intinya krg lbh dia blg:
"Percuma gencar promosiin investasi di negerimu. itu bos gojek yg konsepnya revolusioner, buka jutaan lap kerja, idenya ditiru bnyk negara, malah masuk pengadilan krn tuduhan berbau kriminalisasi,
pdhl dia asli bangsamu sndri.
Mana ada investor mau percaya naruh duit di negerimu dg kondisi hukum yg tdk pasti. Mending ke SG, MY, atau vietnam"
cc:alrogritm
Beginilah suhu udara panas gerah akibat tambahan bangun data center AI gila2an unfaedah dan massive land clearing buat tambang (nikel,lithium,cobalt,tembaga,emas,dll), sawit, perang jedar jedor, pabrik chip, selain penggunaan kendaraan bermotor, household, dan industri lainnya.
@KapudS640 Mirip vaksin kopet kmaren. Intinya memaksa, dan ada intimidasi bagi yg nolak. Brati keknya mbg ni disponsori afiliasi Gerbang Dunia atau WEF,soalnya tujuan utamanya emang buat slowly downgrade kualitas kesehatan secara massal. Naudzubillaahimindzalik. Semoga tobat atau musnah
BIAYA DINAS 48 KALI PRABOWO 1.5 TAHUN, HAMPIR 2.4 TRILIUN
BISA BANGUN 480 SEKOLAH, 1200 JEMBATAN DESA, 73 BEASISWA MAHASISWA MISKIN
18 bulan pertama menjabat,
Prabowo sudah keliling ke 28 lebih negara sebanyak 48-49 kali.
Rekor tertinggi dibanding dua presiden sebelumnya dalam periode yang sama. tapi yang bikin publik berpikir dua kali bukan frekuensinya, melainkan biayanya.
Berdasarkan estimasi yang beredar, satu kali kunjungan luar negeri presiden dapat menghabiskan
sekitar Rp 20 miliar,
mencakup operasional pesawat kepresidenan, akomodasi, pengamanan Paspampres, serta kebutuhan delegasi.
sementara dari sumber lain, estimasi per kunjungan bisa mencapai Rp 10 hingga Rp 50 miliar tergantung tujuan, durasi, dan besar rombongan.
pakai angka tengah yang paling sering disebut yaitu Rp 20 miliar per kunjungan, maka:
48 kunjungan dikali Rp 20 miliar =
Rp 960 miliar,
hampir Rp 1 triliun hanya dalam 18 bulan pertama.
kalau pakai estimasi tertinggi
Rp 50 miliar per kunjungan,
angkanya tembus Rp 2,4 triliun.
INI BISA BELI APA SAJA?
SEKOLAH DASAR NEGERI BARU
biaya pembangunan satu unit sekolah dasar baru di Indonesia berkisar antara Rp 1,5 miliar hingga Rp 3 miliar tergantung lokasi dan kapasitas.
pakai angka Rp 2 miliar per sekolah:
Rp 960 miliar dibagi Rp 2 miliar = 480 sekolah dasar baru.
artinya dengan total biaya perjalanan luar negeri 18 bulan Prabowo, Indonesia bisa membangun hampir 500 gedung sekolah dasar baru. bayangkan berapa desa terpencil yang bisa punya sekolah layak hari ini.
REHABILITASI RUANG KELAS RUSAK
masalah pendidikan Indonesia bukan cuma kurang sekolah, tapi juga banyak ruang kelas rusak berat. biaya rehabilitasi ruang kelas rusak berat berkisar Rp 150-250 juta per ruang. pakai Rp 200 juta per ruang:
Rp 960 miliar bisa merehabilitasi 4.800 ruang kelas.
JEMBATAN DESA
biaya pembangunan jembatan desa sederhana berkisar Rp 500 juta hingga Rp 1,5 miliar per unit tergantung panjang dan material. pakai Rp 800 juta per jembatan:
Rp 960 miliar bisa membangun 1.200 jembatan desa.
masih ada ribuan desa di Indonesia yang terisolasi karena jembatan rusak atau tidak ada. anak-anak seberang sungai, petani tidak bisa jual hasil panen, ambulans tidak bisa masuk. 1.200 jembatan itu bukan statistik, itu 1.200 komunitas yang hidupnya berubah.
BEASISWA MAHASISWA MISKIN
program Bidikmisi atau KIP Kuliah memberikan beasiswa sekitar Rp 12-15 juta per mahasiswa per tahun untuk biaya hidup dan kuliah. pakai Rp 13 juta per orang:
Rp 960 miliar bisa membiayai 73.000 lebih mahasiswa dari keluarga tidak mampu selama satu tahun penuh.
LALU APA PEMBELAAN PEMERINTAH?
pemerintah tidak diam soal ini. dalam kunjungan ke China November 2024, Prabowo pulang membawa komitmen investasi senilai USD 10,07 miliar atau sekitar Rp 157,6 triliun. D
ari rangkaian kunjungan September 2025 yang mencakup Jepang, Kanada, Belanda, dan sidang PBB, tercatat komitmen investasi sebesar USD 23,8 miliar atau sekitar Rp 380 triliun.
kalau klaim investasi ini benar-benar terealisasi, return dari biaya perjalanan itu jauh berlipat ganda. Kalo benar
Guru diminta hemat,
kementerian diminta hemat,
tapi presiden terbang hampir setiap bulan ke luar negeri.
kontras ini mengingatkan publik pada pernyataan Prabowo pada 2014, ketika ia menyebut "jika saya presiden, tidak boleh pejabat RI plesiran ke luar negeri.
diplomasi aktif itu penting dan tidak bisa dihentikan begitu saja.
Indonesia perlu hadir di panggung global, menarik investasi, dan membangun aliansi strategis.
tidak ada yang bisa membantah itu.
Namun dibanding angka
480 sekolah. 1.200 jembatan desa. 73.000 mahasiswa miskin
yang bisa kuliah.
angka-angka itu bukan untuk menghakimi, tapi untuk mengingatkan bahwa setiap rupiah uang negara punya opportunity cost yang nyata.
Instead of watching an hour of Netflix, watch this 2 hour hour Stanford lecture will teach you more about how LLMs like ChatGPT and Claude are built than most people working at top AI companies learn in their entire careers.