Kurang baik apa Prabowo ke TNI dan Polri:
— Polri punya 1.376 SPPG target 1.500 SPPG
— TNI punya 452 SPPG target 2.000 SPPG
— insentif 6 juta per hari/ SPPG
SPPG Polri - 8,2 milyar/ hari
SPPG TNI - 2,7 milyar/ hari
Capek ngitungin duit rakyat yang nikmatin cuma penguasa👀
Menteri PU Lebih Kejam dari Fir'aun.
Bayangkan wak, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah mengabdi selama 27 tahun 3 bulan separuh hidupnya diabdikan untuk negara tiba-tiba dihancurkan begitu saja hanya karna beliau ungkap kebenaran.
Beliau dari jabatan Eselon III-a yang terhormat, ia dimutasi ke Maluku Utara dan jabatannya diturunkan drastis menjadi Pelatihan Teknis, setara golongan 2d. Penghargaan, pengalaman, dedikasi, dan masa baktinya diinjak-injak hanya dalam satu keputusan
Ini bukan mutasi biasa. Ini penghukuman. Ini perlakuan yang bahkan Fir'aun pun geleng geleng wak.
Semua ini terjadi karena kezaliman Menteri PU. Seorang pemimpin yang seharusnya melindungi dan menghargai pengabdian justru menjadi penghancur karir dan martabat anak bangsa.
Keadilan di mana? Hormati pengabdian ASN, atau mundur saja.
Tolong kepada @DivHumas_Polri@KejaksaanRI dan @KPK_RI periksa menteri PU ini.
Let us not forget that it was Europe and the US that ensured Bosnia was placed under an arms embargo, leaving them entirely defenceless against a genocidal aggressor.
Let us not forget how Europe stood idly by even when they had proof genocide was being committed.
Kementerian itu bukan perusahaan pribadi.
Menteri bukan owner. Pegawai bukan anak buah yang digaji dari kantong dia.
Mereka digaji negara. Menterinya juga. Duitnya dari rakyat.
Jadi kalau ada pejabat/pegawai kementerian bermasalah, cepuin aja udah.
Alasan DPR: RUU PERAMPASAN ASET tidak bisa disahkan karena melanggar HAM
Pertanyaannya: Berapa banyak rakyat yang terenggut haknya akibat ulah KORUPTOR
Negara sekaya ini, Rakyatnya di miskinkan oleh JONGOS JONGOS pemerintahan