🚨 OJK DENDA Rp1,5 T KEPADA DSSA, Rp500 M KEPADA BREN & Rp100 M KEPADA CUAN ‼️
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Hasan Fawzi, mengatakan pada Jumat (16/10) bahwa pihaknya mengenakan sanksi denda sebesar Rp1,5 T kepada Dian Swastatika Sentosa ($DSSA), Rp500 M kepada Barito Renewables Energy ($BREN), dan Rp100 M kepada Petrindo Jaya Kreasi ($CUAN) karena pelanggaran transaksi.
Hasan juga menyebut bahwa pihaknya menemukan tindak pidana manipulasi pasar saham DSSA yang dilakukan oleh nasabah perorangan dan institusi melalui beberapa anggota bursa.
Pada pemeriksaan saham BREN dan CUAN, OJK menemukan bahwa saham yang ditawarkan saat IPO kedua emiten tersebut telah direncanakan dan diperuntukan untuk sekelompok pihak terkait dengan pemegang saham pengendali.
Relawan Projo, Freddy Alex Damanik, mengaku Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pernah menunjukkan hasil pindai (scan) ijazah kepadanya agar ia lebih percaya diri berbicara kepada publik mengenai polemik ijazah mantan presiden tersebut.
Freddy menuturkan, Jokowi menyampaikan hal itu saat keduanya bertemu bersama sejumlah relawan Projo. Namun, Freddy mengaku tidak pernah melihat ijazah asli Jokowi secara langsung.
Keterangan tersebut disampaikan Freddy saat menjadi saksi dalam sidang perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu Jokowi, dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (15/10/2026).
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Adinda Septia Berliana
Narator: Adinda Septia Berliana
Video Editor: Adinda Septia Berliana
Produser: Adinda Septia Berliana
Artikel Terkait: https://t.co/3KmRmly9o3
~NJ #Politik #Pemerintah #dailynews #IjazahJokowi #Jokowi #SidangIjazahJokowi
Teruntuk Bapak @prabowo Yth. Madrasah Diploma Instan Singapura (MDIS itu, dilarang utk Warga Singapura nmn dipersilahkan bagi Warga2 Negara Tetangga Singapura seperti Indonesia, warga negara yg tolol nmn ingin diakui sebagai sarjana seperti si Fufufafa. Bagi Pemerintah Singapura, yg penting bagi mereka ada yg stay di negara mereka, apartemen laku, ada konsumsi, ada pendapatan dari pajak. Mau itu ijazah dibeli, abal-abal, Pemerintah Singapura gak peduli, yg penting bagi negara mereka, bukan mereka yg makai lulusannya. Eh di Konoha malah dijadiin Wakil Presiden. Produk Sampah dijadiin Wakil Presiden. Tapi katanya bangsa Besar. Bangsa terhormat. Malu-maluin saja Pak Prabowo, piye iki bang @bang_dasco Pak @sjafriesjams.
Tahun berapa nih datuk @karniilyas ? :)
Something’s never change, dari dulu sampe sekarang @dennyindrayana masih sama yah 🤣🤣🤣 sekelas Ruhut ?
Don’t shoot the messenger, ini bukan kata aku :)
@doelpaten Kebijakan era jokowi mmg bnyk yg menyisakan masalah besar dr mulai penerapan QR code utk dapetin bbm, hutang bumn karya yg menggunung, pembiaran pejabat korupsi, ekspor SDA yg tdk terkontrol sehingga negara & masyarakat tdk mendapatkan apa²? & Pa Prabowo yg hrs bereskan.