Setiap orang tidak selalu benar, kadang salah dan khilaf. Menjadi gelas kosong agar selalu siap menerima kebenaran dari berbagai cara. Kuncinya terbuka dan kerendahan hati.
.
Disaat yg bersamaan, juga tahu kapan menempatkan diri untuk kritis.
londo ireng?
ini sudah keterlaluan.
negara porak-poranda karena kebijakan serampangan, lalu mencari kambing hitam warga sendiri --wartawan, pengamat, organisasi masyarakat sipil-- dan menyebut mereka: "londo ireng."
saya kira, anda sendiri yang londo ireng.
@Hilmi28 deaf banget, apa susahnya sih pak mendengar.. ini bukan jaman kayak bapak dulu.. gak usah nyari pembenaran, bilang aja akan akan di-evaluasi..
22 tahun bukan waktu yang sebentar, buat gooners yang udah bersabar jd fans arsenal, khususnya yang domisili di Depok atau sekitarnya, silahkan mampir, bawa atribut Arsenal ya, ada free drink (menu minuman apapun).. Save the date :) Lokasinya disini : https://t.co/yPH9hrQtSI
Untuk semua yang pernah merasakan pahitnya kalah 8-2.
Untuk semua yang menyaksikan Arsenal dibantai 6 gol di Stamford
Bridge pada pertandingan ke-1.000 Arsรจne Wenger.
Untuk semua yang harus menelan kekecewaan di Baku.
Untuk semua yang harus pergi ke sekolah setelah kebobolan 10 gol dari Bayern.
Hari ini adalah untuk kalian. Nikmati sepenuhnya. Kita pantas mendapatkannya.
@is_pelssy Sistem yang aneh, makanya siswa/i pada takut jawab, karena kalo salah minus. Artinya tidak dilatih untuk menjadi berani, makanya siswa takut belajar, krn cuma yang benar yang diapresiasi, salah dihukum.. Mendingan diem. Udah era begini metode masih kayak gitu.
@kompascom Apabila artikulasi dirasa kurang jelas, seharusnya juri minta diulangi jawabannya. Ini juri yakin banget kl gak salah denger.. gw rasa krn jurinya udah kelepasan ngasih keputusan dan gak mau narik ucapannya, abis itu semua (juri dan MC) nyalahin tim C2, coba ada VAR
Awalnya gua kira nonton short video di HP itu bisa menjadi pengisi waktu luang. Tapi setelah baca jurnal ini, gua baru tau efeknya bisa berbahaya untuk otak.
Penelitian dari Tiongkok ini meneliti 48 orang, terus dilihat kebiasaan mereka nonton short video, lalu dicek fungsi atensi & kontrol diri, didukung juga dengan pemeriksaan EEG.
Hasil penelitian ini cukup bikin gue kaget antara lain:
-Semakin sering nonton short video, semakin turun kemampuan otak buat kontrol diri
-Fungsi eksekutif otak, terutama atensi, juga menurun
Short video ternyata berasosiasi dengan overstimulasi dengan karakteristik cepat, singkat, dan penuh reward instan. Lama-lama otak jadi kebiasaan butuh stimulus cepat, sehingga bikin fokus jangka panjang makin susah.
Yang menarik dari studi ini adalah:
Semakin tinggi tingkat kecanduan (adiksi) untuk menonton short video di smartphone, berasosiasi dengan semakin rendah tingkat pengendalian diri (self control)
๐๐๐ฆ๐๐ ๐ฃ๐จ๐๐๐ก
Kebiasaan nonton short video ternyata berkaitan dengan penurunan self-control dan turunnya fungsi eksekutif otak, terutama kemampuan atensi.
@hoteliercrypto@Gieehad Titip ini y bli.. untuk yg area Depok, Jawa Barat bisa mampir dan cobain menu spesial kami Nasi Lemak Ayam Goreng Lengkuas, lokasinya ada di sini Ko.En Kopitiam.. thx bli
https://t.co/mkBSPkABCf