if prabowo has a million haters, i'm one of them. if wowo has a ten haters, i'm still one of them. if wowo has one hater, that’s me. if wowo has no hater, it means i'm dead. if the world supports prabowo, then i’m againts the world❤️
yap! aku sakit, cowokku ketiduran. kami bertengkar sampe aku nangis2 pun, cowokku ketiduran. tapi emyu main, dia melek sampe jam 1 pagi. katanya mau liat bruno mecahin rekor. wajar gak aku kesel?
Pak Anies skrg sibuk bantu kota Riyadh, punya gerakan AksiBersama, bantu GerakanRakyat, ngisi kuliah tamu dimana2, dsb.
Pak Ganjar skrg sibuk bikin yayasan mental health Teman Bersama, jogging rutin sama anak2 Jogja, bantu UMKM paks LapakGanjar, dsb.
Kebayang kan aktivitas gerakan dan kegelisahan mereka masih tetap konsisten, saat pilpres dan setelahnya?
Artinya apa? Ya gak gimmick. Emang begitu orangnya.
Edisi Dilan yang belum muncul dan wajib dinantikan :
Dilan 1453 bersama Runtuhnya Konstantinopel
Dilan 1492 Menyusuri benua Amerika bersama Christopher Columbus
Dilan 1789 Revolusi Perancis!
Dilan 1975 dan berakhirnya perang Vietnam
Dilan 2020 Di Rumah Aja
Semua yang dilakukan Prabowo membuat apa yang diselesaikan SBY dan Jokowi terlihat lebih mending.
Jokowi emang ancur dan haus kekuasaan, tapi periode pertama masih oke. Kabinet diisi proporsional dari profesional dan partai. Pembangunan dan ekonomi masih stabil. Lah Prabowo? Kabinetnya aja gendut dan gada meritokrasi. Ekonomi super ambruk karena program ambisius MBG dan Kopdes Merah Putih yang dipaksa jalan terus.
SBY juga pembabat hutan yang handal dan lingkarannya koruptor semua dan angka-angka korupsinya sangat besar untuk zaman itu, tapi karena ada oposisi, jadi kinerjanya masih cenderung terkontrol. Korupsi ada tapi diadili, nepotisme juga ada pas nunjuk iparnya jadi KASAD, tapi ga dimentokin juga jadi Panglima atau Menhan. Lah Prabowo? Ajudannya aja dijadiin Seskab, dibuatin aturan biar bisa jabat tanpa pensiun dari TNI. MBG dijalankan dengan anggaran 300 triliun pertahun lebih tanpa akuntabilitas.
Terus dulu SBY punya super minister namanya Pak Kuntoro, orang hebat dan cerdas. Jokowi punya super minister namanya Luhut, jago lobi dan punya manajemen yang bagus walaupun licik. Lah Prabowo? Super ministernya aja Teddy Indra Wijaya. Dari sini udah bisa diukur ancurnya.
Sebagaimana dokter Tenma Kenzo harus hidup dengan konsekuensi dari menyelamatkan Johan Liebert di masa lalu, Indonesia harus hidup dengan konsekuensi menyelamatkan Meutya Hafid di masa lalu
dari dulu ni sutradara selalu bermain di ranah teori, bikin penontonnya (apalagi yang fanatik) merasa eksklusif karena terkesan 'tahu lebih dalam' ketimbang yang lain. padahal kalo diliat dari sisi penulisan, imo, tergolong lazy writing.
spoiler alert❗️
habis nyimak teori2 dari rasyid @cinecrib_ dan jujur ga ngeh selama nonton film. aku kira mereka jadi target hanya karna aura mereka jadi "merah". ternyata ada makna yg lebih deep dari setiap scene kematian itu.
berdasarkan 7 deadly sins, yang literally deadly, berikut teorinya:
1. tokek = lust
jasadnya dalam bentuk instalasi shower (pikirannya kotor, perlu mandi)
2. prakasa = gluttony
koruptor rakus, dia merasa bisa membeli keadilan, makanya bentuk instalasinya adalah dewi keadilan yang menginjak kepalanya sendiri (kepala = harga diri)
3. andy = greed
dosanya dia adalah tamak, mentingin kerjaan daripada pernikahannya makanya matinya jadi kipas, muter2 terus (kerja gak abis2)
4. buki = sloth/malas
makanya cuma mental ke tembok dan jadi ancur. setan aja males untuk bikin dia jadi karya seni
5. novilham = wrath
dia mati karena marah dengan keadaan, dijadiin bentuk kalajengking, dan ditusuk beling, scorpion kalau marah nyengat pake ekornya
6. anton = envy (cemburu)
karena istrinya selingkuh dan hidup enak saat
dia menderita di penjara. dia matinya dimutilasi dan dimasak karena sejatinya dibunuh oleh panasnya api cemburu
7. sipir = pride
kesombongan dan egonya terlalu tinggi, makanya matinya dicabik-cabik sambil digantung di atas sesuai pemahaman atas dirinya sendiri terhadap orang lain
#anjay