Halo, semuanyaaa. Kece mau umumin di sini kalau salah satu naskah KMC Writing yang bakal diterbitkan secara gratis adalah naskah berjudul Stupiddo Kyupiddo. Selamaaat... tunggu surat cinta dari Kece, ya....
Nah, itu berarti mengisi daftar ketidakhadiran dong ya. Kalau kita hadir berarti gak perlu isi dong?
Nah, supaya gak ada salah paham lagi, yuk mulai sekarang diperbaiki kalau memang sebelumnya KMCers pakai kata "absensi" sebagai tanda kehadiran.
#BelajarBarengKece
Berarti yang bener apa dong, Kece?
Nah, kalau kalian mau menunjukkan kehadiran berarti pakai "Presensi", ya.
Salah satu contoh yang sering Kece lihat itu:
List absensi diisi ya teman-teman.
Hai, KMCers
Siang ini Kece mau ngobrol sedikit nih tentang dua kata itu.
Kece sering banget menjumpai beberapa orang menggunakan kata absen atau absensi untuk menunjukkan kehadiran. Padahal kalau kita buka KBBI tertera jelas loh kalau "Absen atau Absensi" artinya ketidakhadiran.
Terus Tante Boss nyaranin Kece untuk nulis. Katanya, nulis apa aja, yang penting isi kepala Kece nggak mikirin si "itu" melulu. Kece ngeiyain nasihat Tante Boss. Tapi, karena Kece belum bisa nulis, Kece jadi galau lagi...
Karena tetep bingung, akhirnya Kece cerita ke Tante Boss, a.k.a yang punya KMC Publisher. Kata Tante Boss, lebih baik Kece cepet move on. Tapi yang namanya patah hati, pasti nggak bakal langsung ilang gitu aja, kan?
Tapi... orang yang Kece cintai tuh nggak mau nerima Kece :( Iya, Kece tuh kemaren abis nembak seseorang, tapi nggak diterima :( Dia bilang, Kece tuh terlalu manis, terlalu imut, terlalu muda, belum pantes sama dia. Dia maunya yang dewasa :(
#KeceButuhPelukan
Kalo Kece curhat gitu di sini, boleh kan, ya? Jadi gini lho, Kece tuh lagi ngegalauin seseorang. Iya sih, kalian pasti nggak percaya karena orang semuda Kece udah berani galau-galauin orang lain, tapi Kece serius... Kece tuh lagi jatuh tjinta!!!
Halo, semuanyaaa. Mulai hari ini Kece, dari KMC Publisher, bakal menemani kalian ngobrol santai di Twitter. Aduh, maafin Kece ya kalo ngomongnya kaku atau aneh gitu. Maklum, Kece soalnya masih kecil, masih gemesin gituuu~ Hihihi. Ada yang gemes nggak sama Kece?
#KMCPublisher
"Buka twitter ah, mau bikin tweet."
"Ngapain bikin tweet?"
"Ya buat bikin tulisanlah, biar orang-orang pada ngeretweet."
Aku ngomong dalem hati sambil ngedengkus, "Bikin tweet aja rajin, giliran bikin tulisan buat dikirim ke penerbit malah males. Dasaaar!"
"Gua abis bikin cerita thriller, tapi gak ada adegan bunuh orang gitu."
"Terus lo bikin apaan? Cerita thriller yang gak ada adegan bunuh-bunuhannya itu gak seru."
"Tetep ada bunuh-bunuhannya kok. Gua kan cuma bilang gak bunuh orang."
"Emang bunuh apa?"
"Bunuh kenangan."
"Kenapa sih pengen jadi penulis? Padahal kurang kerjaan banget. Cuma buang-buang waktu. Gak ada manfaatnya," kata si Anu sambil berapi-api.
Lalu si Inu jawab, "Biar gak kebanyakan omong kayak lo."
"Menulis karya sastra bukan sekadar membuat cerita pengantar tidur".
Enam tahun lalu, saat baru menulis 4 novel. Ini yang berulangkali saya bilang ttg konsistensi, persistensi, & daya tahan.
You won't stop and can't be stopped.