Wallahi we are finished
Pemerintah kayak setan
Mana ngatain "selama rakyat masih bisa beraktivitas berarti bukan bencana nasional"
Bro lu mau rakyat lu mati? Rot in hell
Salut bgt sma jurnalis yg melakukan wawancara dgn Prabowo. Mereka dgn sangat mindful mampu mendengarkan semua jawaban Bowo yg tone deaf, ignore, aneh, tdk sesuai fakta, ga ada rasa empati atau bersalah, sangat defensive, self centered
Klu aku udh emosi jiwa dan raga
3 jam 40 menit wawancara ini, hasilnya dia hanya menunjukkan ego seorang pemimpin yg mengandalkan kalimat:
Saya rasa
Saya kira
Menurut saya
Saya akan.
Seolah-olah dia adalah seorang raja,bukan buruh outsourcing 5 tahunan.
Dengerin pidato menkeu yg baru:
"Apbn sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalan program program prioritas pemerintah....."
Wallahi we’re finished guys😭🙌🏻
buat adik-adik yang masih gak paham kenapa bencana ini dikaitkan sama presiden, sini om kasih tahu 😭
indonesia itu negara yang rawan bencana. sementara itu, prabowo memangkas anggaran penanggulangan bencana (BNPB) dari Rp2,01 triliun di 2025 jadi Rp491 miliar di 2026. anggaran tahun ini juga jadi yang terendah sejak belasan tahun terakhir.
jadi kalau ada yang mengkritik pemerintah, bukan berarti mereka benci ya adik-adik. justru karena mereka peduli.
rajin baca ya adik-adik.
Indonesia’s current situation:
- Karhutla Kalimantan, Riau, Jambi, Bromo, Boyolali, Klaten, area Kawah Ijen, Papua Barat, Sulawesi, Sumatera, NTB, Jawa, Bali, Maluku
- Dampak asap lintas negara (Malaysia, Singapura, Brunei, Filipina)
- Siaga III Gunung Anak krakatau
- Siaga III Gunung Sinabung
- Siaga III Gunung Semeru
- Siaga III Gunung Lewotobi, Lewotolok, NTT
- Erupsi Gunung Ibu, Maluku
- Keracunan MBG
PRAY FOR INDONESIA AND STAY SAFE EVERYONE
Ga bermaksud nakut-nakutin, tapi kalian harus tau fakta-fakta berikut:
1. Gubernur BI mundur
2. Rupiah kembali tembus 18k
3. MBG dan Kopdes terus"an menggerus APBN
4. Minyak dunia menuju 120 dollar per barel
5. Arus keluar modal asing terus berlanjut
6. Pemerintah mengintervensi BI untuk cetak uang guna menutup defisit APBN
7. Ribuan P3K terancam dirumahkan
8. Pemerintah libatkan babinsa untuk kepatuhan pajak masyarakat
9. Outlook peringkat kredit Indonesia diturunkan dari stabil menjadi negatif oleh Moody's Ratings
10. Gelombang PHK masih terus terjadi
11. Mall-mall banyak yang dipagarin
Sekali lagi gue ga bermaksud nakut-nakutin kalian
MANIFESTING :
DITERIMA DI TEMPAT KERJA YG GREENFLAG DALAM WAKTU DEKAT, JAM KERJA 9-5, CUTI GA DIPERSULIT, SABTU MINGGU LIBUR, GAJI GEDE, KERJAAN SESUAI PASSION, DAPAT ATASAN DAN REKAN YANG SUPPORTIVE BANGET, AMINNN🥺
Bukan. Anda diserang bukan karena itu. Anda dikritik karena:
1. Tata kelolanya ngawur, rawan korupsi.
2. SPPG dimiliki oleh para pihak yg rawan konflik kepentingan seperti aparat, parpol dll.
3. Anda ga fokus ke yg benar2 membutuhkan. Minimal lakukan kajian akademis dulu sebelum eksekusi.
4. Anda memilih kepala BGN yg tdk kompeten, bahkan tidak punya latar belakang ahli gizi. Udah gitu korup pulak.
5. Makanannya ga berkualitas, bahkan banyak yg keracunan.
6. Masih banyak alasan lain, tapi yang jelas bukan karena anda mau ngasih makan anak indonesia. Jadi gausah dipelintir.
Wkwkwkwkwk TOLOL ABIS 😂
Natuna 100% wilayah Indonesia, kekayaan alamnya milik kita! Ya harus kita yang kelola 100%. Ini kenapa jadi 50 - 50 ?
Alasannya kocak: karena sering beririsan dengan aktivitas Coast Guard Tiongkok. Lah, jadi takut sama China? 🤣
Mana slogan "KITA BANGSA YANG BESAR" & "LAWAN ANTEK2 ASING" ?
- Ga bisa menangani bencana Sumatra? Dibelain.
- Keluar negeri terus? Dibelain.
- Kurban pakai APBN? Dibelain.
- Rupiah melemah? Dibelain.
- BBM naik? Dibelain.
- Harga kebutuhan pokok naik? Dibelain.
- PHK massal terjadi? Dibelain.
- Daya beli masyarakat turun? Dibelain.
- Utang negara bertambah? Dibelain.
- Pajak dinaikkan? Dibelain.
- Defisit melebar? Dibelain.
- IHSG anjlok? Dibelain.
- Lapangan kerja seret? Dibelain.
- Investasi mandek? Dibelain.
- Harga beras naik? Dibelain.
- Harga listrik naik? Dibelain.
- Program kontroversial jalan terus? Dibelain.
- Pejabat bikin pernyataan blunder? Dibelain.
- Kritik publik diabaikan? Dibelain.
- Demonstrasi mahasiswa diremehkan? Dibelain.
- Janji kampanye belum terealisasi? Dibelain.
- Menteri bermasalah dipertahankan? Dibelain.
- Kabinet gemuk? Dibelain.
- Anggaran membengkak? Dibelain.
- Kepercayaan pasar turun? Dibelain.
- Rating pemerintah turun? Dibelain.
- Apa pun yang terjadi: Dibelain.
Siapa pun yang mengkritik:
Disalahin.
Sesuci itu kah sosok yg pernah ada ISU HAM ini di mata kalian?