Plot twist paling gila di dunia nyata:
Ada ilmuwan yang kerjanya neliti scan otak pembunuh berantai
Pas lagi iseng scan otak keluarganya sendiri, dia nemu 1 scan yang polanya SAMA PERSIS kayak psikopat paling sadis, ternyata itu scan otaknya dia sendiri:
kota yang cocok untuk slow living di jawa barat versiku.
Disclaimer !
Ini hanya untuk yg udah financial freedom, kerja remote bayaran gede, menikmati masa tua/pensiun kamu
1. Ciamis
Pilihan pertama buatku akan slalu jatuh ke ciamis terutama yg perbatasan dengan tasikmalaya. Macet hampir ga ada, cuaca masih ga begitu panas, kalo malem sejuk bener, gak ada banjir, jalan oke, daerahnya bersih jarang ada tumpukan sampah.
Istriku asli ciamis, kalo pensiun nanti pengen tinggal di sini. duduk manis ngasih makan ikan di empang belakang rumah 😂
Fasilitas lainnya ok. Tapi mending ke kota tasik langsung gak nyampe 30 menit udah sampe mau motoran/mobilan pun. Daripada ke pusat kota ciamisnya jauh.
Minusnya KANG PARKIR DIMANA MANA WKWKWKKWKW
2. Kota tasikmalaya
Semua ada meskipun gak lengkap lengkap banget, mudik kemarin mampir kota tasik udah mulai menjamur coffe shop apalagi kopi rempah juga mulai banyak padahal taun kemarin ga serame itu. Tapi cocok buat nemenin malem malem yg dingin.
Fasilitas di kota tasik semua ada, Asia Plaza, jajanan banyak, per acian apalagi tinggal nyari deket UNSIL
Macet juga ga begitu macet menurutku kecuali di jalan HZ, emang ga ngotak itu macetnya. Selebihnya oke lah jalan lainnya
Minus kang parkir dimana mana bahkan ATM 1 mesin aja ada kang parkirnya. 😭😭😭😭
3. Garut
Daerah tasikmalaya raya emang cocok buat slow living. Termasuk garut ini salah satunya.
Buat yg suka destinasi alam garut ini coco buat kalian. Dikelilingi pegunungan dan pantai.
Mau mandi air panas buat relaksasi? Banyak ada di cipanas.
Jajan dodol? Bisa sepuasnya wkwkw
Daerah tasikmalaya raya emang cocok buat slow living di jabar👍
Jika seluruh es di kutub Bumi mencair, maka kenaikan paras muka laut global diperkirakan sekitar 60–70 meter.
Estimasi paling umum dari sumber ilmiah:
USGS (United States Geological Survey):
Sekitar 70 meter.
NASA:
Lebih dari 60 meter.
National Snow and Ice Data Center (NSIDC):
Lebih dari 65 meter.
National Geographic dan beberapa studi lain:
Sekitar 65–70 meter.
KIra-kira begini gambarannya
Saat batuknya mereda ia melanjutkan, "Kadang bahasa merusaknya. Bahasa merusaknya, Bung."
Serpihan kecil tembako meletik dari ududnya. Jatuh di kemejanya, menyisakan lubang kecil di situ.
"Puisi itu," ujarnya sambil membakar ududnya yg kelima, mengisapnya dalam-dalam, lalu mengembuskan kebulnya, "Sempurna di dlm kepala."
"Tapi, uhuekk," ia tersedak saat ia tarik lagi isapan kedua.
"Kadang, uhuekkhkh," ia tersedak lagi dan mulai kesal. "Uhuekkh halahh bongko."
PERKENALKAN, INILAH PETA MEGATHRUST INDONESIA.
Peta sumber gempa megathrust ini terbagi oleh banyak segmen dengan potensi magnitudo maksimumnya masing-masing.
3 segmen dengan potensi magnitudo maksimum terkuat :
1. Segmen Aceh - Andaman Mw 9.2
2. Segmen Enggano Mw 9.2
3. Segmen Jawa (large rupture) Mw 9.1
Domisilimu dekat dengan segmen megathrust mana ?
Menurutku, penjelasan dengan bahasa bayi itu bisa menjadi stepping stone ke arah pemahaman yg benar. Sayangnya, banyak influencer yg bukan pakar, ikut²an menjelaskan pakai bahasa bayi. Padahal, menjelaskan pakai bahasa bayi ini justru level kognitif yg paling rumit (metakognisi) dan butuh kepakaran yg tinggi.