magnet:?xt=urn:btih:13ffbf49431b19b85fdee41beb565ed5beb611aa&dn=d6993ad34309.tar.zst.age
sha256 40c686202840b8af0325fcac54e2eb43f4f5a736bd9818cbbea78ce1226a5d7f
encrypted archive, please help safeguard, decryption key to be published
Sesuai dengan agenda movement yang sudah dibentuk dari 2024 di Instagram. Kami meyakini bahwa literasi dan edukasi massa maupun pengikut adalah yang diutamakan.
Mungkin pesan untuk kita semua, adalah ketika terikat di pekerjaan yang kita tidak sukai ini, yang tidak bisa kita lari daripadanya dalam waktu dekat ini,
daripada hanya mengutuk dan menyeret paksa masuk kerja daging dan tulang kita,
mungkin lebih baik kita belajar daripadanya, bertumbuh karenanya, dan memberikan yang terbaik untuknya.
Karena mungkin saja, ini adalah Hamburg kita.
Karena jika kita mau, ini bisa jadi The West Wing kita.
🍔
Skip breakfast, and you starve the production line for the chemical that keeps you from feeling anxious and depressed. It’s called serotonin, and 90% of it is made in your gut, not your brain. This study pooled 14 studies and 399,550 people to see what happens.
Breakfast skippers had 39% higher odds of depression, 23% higher odds of chronic stress, and 55% higher odds of psychological distress. For teenagers it was worse. Anxiety odds jumped 51%.
The obvious pushback here is that maybe depressed people just stop eating in the morning. A 2024 genetics study in Nutrition Journal tested exactly that, using DNA from 193,860 people. The method uses inherited gene variants as a kind of natural experiment to tease apart cause from effect. Skipping breakfast raised depression risk by 36%. Depression had zero effect on whether someone skipped breakfast. The arrow only goes one direction.
Serotonin is built from tryptophan, a nutrient your body can’t produce on its own. You have to eat it. After 10 to 12 hours of fasting overnight, your tryptophan levels bottom out. Caltech researchers showed in a 2015 Cell paper that specific gut bacteria signal your intestinal cells to start producing serotonin, and without those bacteria doing their thing, mice lost roughly 60% of their gut serotonin. Food is what turns the whole system on.
Cortisol (your body’s stress hormone) adds to the picture. Researchers at UC Davis tracked women who regularly skipped breakfast and found their cortisol was elevated from morning through midafternoon, even on completely calm days with zero external stressors. Their daily cortisol rhythm was blunted, a pattern normally seen in people dealing with chronic stress.
About 15% of American adults skip breakfast regularly. Among 20 to 39 year olds, closer to one in four. That same age group leads in new depression diagnoses.
penjelasaanya simpel: mbg ini dieksekusi sbg proyek utk pertumbuhan ekonomi. masalahnya, yg tumbuh ekonomi kelompok2 tertentu aja. pertumbuhannya tidak inklusif apalagi melalui mekanisme pasar yg kompetitif.
dgn kata lain, mbg is a massively state-organized rent seeking.
Tidak perlu 10.000 langkah untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari jalan kaki!
Penelitian menunjukkan bahwa berjalan 2337 Langkah per hari dapat menurunkan risiko kematian meninggal dunia akibat penyakit jantung dan pembuluh darah.
Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa berjalan 3867 langkah per hari menurunkan risiko kematian secara umum.
Selain itu menambah berjalan 1000 langkah per hari berasosiasi dengan penurunan risiko 15% meninggal dunia secara umum, bahkan menambah langkah “hanya” 500 langkah per hari juga berasosiasi dengan penurunan risiko sebesar 7%.
Semakin banyak berjalan, bahkan hingga lebih dari 20.000 langkah/hari, manfaat kesehatannya akan terus meningkat.
Yuk kita biasakan berjalan kaki!
Sumber:
Banach, 2023. The association between daily step count and all-cause and cardiovascular mortality: a meta-analysis.
2 Penyiram air keras pada Novel Baswedan (2017) adalah anggota Brimob Polri
4 Penyiram air keras pada Andrie Yunus (2026) adalah anggota Badan Intelijen Strategis TNI
Polri dan TNI.
Jika aparat telah jadi penjahat, apakah negara masih bisa menjamin keamanan warganya?
‼️BREAKING NEWS: DELPEDRO, KHARIQ, SYAHDAN, DAN MUZAFFAR BEBAS‼️✊🏼
Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Jumat, 6 Maret 2026 memutuskan: 4 terdakwa yaitu Delpedro, Muzaffar, Syahdan dan Khariq TIDAK terbukti bersalah.
Keempatnya dibebaskan dan berhak mendapatkan pemulihan.
Sidang putusan terhadap terdakwa Delpedro, Muzaffar, Syahdan, dan Khariq ini menguak cara negara dan lembaga peradilan memandang hak ekspresi politik warga negara, khususnya orang muda, di tengah rezim yang alergi terhadap pemikiran kritis. Sebagai orang muda, mereka memiliki hak untuk berdemokrasi.
📸Salsabila Putri Pertiwi, Luthfi Maulana A/Konde.co
#BebaskanSeluruhTapol
#SemakinDitekanSemakin
Gua Baru Tahu Sering Nonton Short Video Bisa Bikin Fungsi Otak Menurun
Awalnya gua kira nonton short video di HP itu cuma buang-buang waktu. Tapi setelah baca jurnal ini, gua baru tau efeknya bisa berbahaya untuk otak.
Penelitian dari Tiongkok ini meneliti 48 orang, terus dilihat kebiasaan mereka nonton short video, lalu dicek fungsi atensi & kontrol diri, didukung juga dengan pemeriksaan EEG.
Hasilnya bikin gua cukup bikin kaget antara lain:
-Semakin sering nonton short video, semakin turun kemampuan otak buat kontrol diri
-Fungsi eksekutif otak, terutama atensi, juga menurun
Short video itu juga berasosiasi dengan overstimulasi dengan karakteristik cepat, singkat, dan penuh reward instan. Lama-lama otak jadi kebiasaan butuh stimulus cepat, sehingga bikin fokus jangka panjang makin susah.
Yang menarik dari studi ini adalah:
Semakin tinggi tingkat kecanduan (adiksi) untuk menonton short video di smartphone, berasosiasi dengan semakin rendah tingkat pengendalian diri (self control)
KESIMPULAN:
Kebiasaan nonton short video ternyata berkaitan dengan penurunan self-control dan turunnya fungsi eksekutif otak, terutama kemampuan atensi.
Ini fakta mencengangkan yang terungkap dari penelusuran koalisi masyarakat sipil dalam Komisi Pencari Fakta (KPF) terkait demonstrasi Agustus 2025, di mana menjadi gelombang penangkapan massa aksi terbesar di era Prabowo–Gibran.
Laporan ini fokus pada empat poin utama: mencari penyebab demonstrasi dan eskalasi kekerasan, memetakan aksi dan respon para pihak, mengidentifikasi pola serta faktor pemicu dan akselerator, serta menelaah akuntabilitas atas peristiwa yang terjadi.
Akhirnya bisa juga bikin apps tanpa coding sedikitpun 😝
Projek terinspirasi dari app ramadhan yang viral kemaren di threads, jadi nyobain bikin juga hal yang sama tapi modal vibecoding aja, dan ternyata BISAA wkwk
Kawan2 yang butuh, peta wilayah Indonesia dalam format GeoJSON, silakan cek https://t.co/4ITu22D2tf. Tersedia peta provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan.
Data batas wilayah diambil dari API Laravel Nusa: https://t.co/zWy2EoSE2f
Bencana alam November lalu merusak sebagian besar lahan kebun kopi Gayo milik Sumiaji, 45 tahun.
Dia hanya gambaran dari besarnya lahan kopi Gayo yang rusak. Bagaimana nasib para petani?
https://t.co/8sSswaj6gc