Kenaikan Pertamax Hari Ini Adalah Pengakuan Setelah Denial Berbulan-Bulan ๐
Soal pengumuman pertamax naik jadi 16.250 dini hari tadi: pemerintah memang harus naikin kok. (sabar baca sampe beres)
Minyak dunia gila gara2 perang, gak ada negara yg sanggup nahan selamanya. Tapi inget gak 3 bulan terakhir kita dibilangin apa? Stok aman kata ESDM.
Gak ada penyesuaian harga kata Mensesneg. Menkeu malah jamin subsidi gak naik sampai akhir 2026.
Padahal di saat yg sama Filipina sama India udah ngantri dan ngebatesin pembelian, negara tetangga udah naikin harga nyicil dari awal.
Cadangan BBM kita? Cuma cukup 20 hari, standar internasional 90.
Kalo mereka nyiapin rakyatnya, kita dinina-boboin ๐น
Jadi kenaikan 32% sekali gebrak hari ini itu sebenernya pengakuan, kalau narasi "aman" kemarin cuma obat penenang.
Nah yang bikin minpuk kepikiran,
Ini persis kejadian 2022 loh, bisa keulang kalau kita gak belajar.
April 2022 pertamax naik, narasinya sama "cuma nyasar yg mampu". Aslinya org mampu pindah ke pertalite, kuota jebol, subsidi bengkak dari 502 ke 650 T, sampai akhirnya September 2022 pemerintah nyerah: pertalite ikut dinaikin 30%.
Kenaikan "buat org kaya" nyampe ke tukang ojek cuma butuh 5 bulan.
Dulu itu gap pertamax-pertalite cuma 4.850 perak udah cukup jebolin kuota nasional. Sekarang gapnya 6.250, dan kuota pertalite tahun ini malah dipangkas.
Belum lagi godaan ngoplos kan, skandalnya aja baru setahun lewat.
QR MyPertamina? Itu lahirnya dari panik 2022, dan kasus oplosan kemarin bukti masih bisa diakalin.
Menurut keyakinan minpuk, 3 bulan kemarin itu harusnya dipakai nyiapin mitigasi, bukan ngeyakinin publik gak ada masalah loh ya ๐น
Kalau polanya keulang, 5 bulan dari Juni itu November. Masih di dalam tahun yg katanya subsidi dijamin gak naik.
Kita liat aja janjinya si Purbaya kepegang apa nggak?
[KerupukOpini]
Guys, Ahok baru ngomong sesuatu soal Chromebook dan MBG yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari siapapun yang gue dengar dalam beberapa bulan terakhir.
Dan dia ngomongnya
bukan sebagai pembela Nadiem.
Dia ngomong sebagai orang yang paham betul bagaimana sistem pendidikan dan teknologi seharusnya bekerja.
Soal Chromebook dan kenapa Ahok marah:
Ahok bilang dengan sangat tegas:
pengadaan Chromebook itu sebenarnya adalah kebijakan yang sangat masuk akal secara logika.
Chromebook itu bukan laptop biasa.
Operating system-nya berbasis cloud sekali beli langsung include semuanya, tidak perlu diperbarui terus-menerus.
Harganya jauh lebih terjangkau
dari laptop konvensional.
Dan yang paling penting sistemnya dirancang agar anak tidak bisa nonton video porno, tidak bisa judi online, dan seluruh aktivitas belajar bisa dipantau.
Ahok kasih contoh nyata.
Ada guru di Jawa Barat yang punya empat sertifikat internasional bisa mengajar di level dunia. Ujiannya hanya 10 dolar.
Bayangkan kalau semua guru Indonesia bisa akses sertifikasi seperti itu lewat Chromebook yang terhubung Starlink di daerah terpencil anak di kampung tiba-tiba bisa belajar setara dengan anak di Kanada atau Australia.
Itu bukan mimpi.
Itu sudah bisa dilakukan sekarang dengan teknologi yang ada.
"Bayangin kalau semua anak kita di kampung ada Starlink juga kan.
Anak di kampung kita tiba-tiba belajar setara dengan orang di Kanada atau di Amerika atau di Australia."
Lalu kenapa Ahok merasa ini sengaja dihambat:
Ahok bilang dengan sangat hati-hati karena takut diproses hukum lagi tapi dia tetap bilang:
"Saya pikir ini sengaja."
Logikanya sederhana dan sangat keras.
Kalau rakyat pintar, rakyat kritis, rakyat bisa akses informasi dari mana saja mereka lebih sulit dikuasai.
Lebih sulit dibohongi.
Lebih sulit dimanipulasi menjelang pemilu.
Sistem yang membiarkan rakyat bodoh dan miskin adalah sistem yang menguntungkan mereka yang berkuasa.
Karena rakyat yang bodoh dan miskin lebih mudah disuap dengan sembako, lebih mudah digiring dengan hoaks, lebih mudah dikontrol dengan ketergantungan pada program-program yang terkesan murah hati tapi tidak memberdayakan.
MBG- makan bergizi gratis menurut Ahok adalah contoh dari cara berpikir yang sama.
Daripada kasih rakyat laptop yang bisa membuka pintu dunia, lebih mudah kasih makanan yang habis dimakan dan orang tetap tergantung besok makannya dari mana.
"Kalau saya tanya mau bikin sekolah bagus,
kasih makan bergizi atau rakyat punya laptop yang bisa komunikasi ke mana-mana?"
Yang paling menohok soal survei dan legitimasi:
Ahok tidak berhenti di situ.
Dia lanjutkan dengan sesuatu yang sangat pedas.
Pemerintah melakukan survei.
Rakyat bilang mereka suka makanan gratis.
Lalu itu dijadikan legitimasi untuk program MBG.
Seolah-olah karena rakyat minta ya sudah diberikan.
Tapi Ahok membaliknya:
kalau kamu memberikan sesuatu kepada orang yang tidak pernah tahu bahwa ada pilihan yang jauh lebih baik tentu mereka akan pilih yang ada di depan mata.
Itu bukan preferensi yang genuine.
Itu keterbatasan informasi yang dimanfaatkan sebagai justifikasi.
"Mereka juga pintar.
Dia survei, Pak.
Rakyat suka makanan itu jadi legitimasi."
Dan soal Nadiem yang sekarang dituntut 27 tahun:
Ahok tidak membela Nadiem secara personal.
Tapi dia bilang satu hal yang sangat logis dan sangat sulit dibantah:
Menteri itu tidak pernah menyentuh
anggaran secara langsung.
Menteri membuat kebijakan.
Yang mengeksekusi adalah birokrasi di bawahnya.
Kalau ada yang salah dalam eksekusi pertanyaannya adalah:
apakah menteri yang memerintahkan secara eksplisit?
Apakah ada aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke kantong menteri?
PPATK sudah menjawab:
tidak ada.
Nol aliran dana ke Nadiem dari siapapun.
"Saya pikir ya ini soal profesionalisme.
Menteri kan enggak pernah nyentuh anggaran perantaran kan, kecuali dia nyuruh ya atau terima ya."
Ahok tidak sedang bicara soal
Chromebook sebagai produk.
Dia sedang bicara soal pilihan fundamental sebuah bangsa:
apakah kita mau membangun rakyat yang pintar dan mandiri, atau kita mau mempertahankan sistem di mana rakyat tetap bergantung pada belas kasihan penguasa?
MBG memberikan makan hari ini.
Chromebook bisa mengubah nasib seumur hidup.
Dan ketika kebijakan yang lebih transformatif justru dipersoalkan secara hukum sementara program yang lebih konsumtif dirayakan sebagai prestasi itu bukan kebetulan.
Itu adalah pilihan yang sangat disengaja oleh mereka yang paling diuntungkan dari rakyat yang tetap tidak berdaya.
Guys, IHSG jebol 7.000.
Dan David Noah trader yang sudah lebih dari 10 tahun di pasar ini ngomong sesuatu yang menurut gue perlu lo dengar dengan sangat serius.
Kondisi pasar sekarang jujur apa adanya:
IHSG sudah di bawah 7.000.
Support kuat berikutnya ada di sekitar 6.780-6.800 yang terakhir kali disentuh Juni 2025.
Artinya kalau level itu jebol juga kita balik ke level tahun lalu.
Dalam dua minggu terakhir saja IHSG sudah minus sekitar 5%.
Dan penurunannya bukan merata.
Yang paling kena adalah saham-saham yang selama 2024 naik paling tinggi.
BBCA turun 13% sejak 8 April.
Saham-saham konglomerasi seperti BREN dan DSSA sudah dari pucaknya turun puluhan persen.
PTRO alias Petrosea turun signifikan.
BUMI masih berjuang.
Kenapa saham konglo rontok dan ini yang perlu dipahami:
Saham konglomerat Indonesia dalam beberapa bulan terakhir mengalami apa yang David sebut sebagai reversion yang sangat tajam.
IMPC misalnya dari puncaknya sudah turun lebih dari 60% saat ini.
Tapi ini ada konteksnya.
Saham-saham ini sebelumnya naik dengan sangat agresif.
IMPC dari 2025 sampai puncaknya naik 1.258%.
Begitu giliran koreksi datang koreksinya juga dalam.
Masalahnya ditambah oleh dua faktor besar: keputusan MSCI yang mempermasalahkan free float beberapa saham besar Indonesia membuat investor asing terpaksa keluar.
Dan kondisi makro global yang tidak kondusif rupiah melemah, sentimen risk-off global meningkat.
Di mana peluang kalau memang masih ada:
David menekankan satu prinsip yang menurut gue sangat valuable di kondisi seperti ini: there is always a bull market somewhere.
Ketika IHSG berdarah ada saham yang justru naik. Contoh konkret yang dia berikan:
ESSA emiten amonia.
Ketika IHSG jebol, ESA justru bergerak.
David melihat ada institusi lokal yang masuk membeli di level 800-an level yang sebelumnya adalah resistensi kuat yang belum pernah ditembus.
Begitu ditembus dengan volume signifikan dia call buy. Target 1.000. Hasilnya? ESA tembus 995โ naik 17% dari titik entry.
Saham-saham emas ARCI, MDKA, dan sejenisnya. Ketika IHSG turun, emas justru bullish. Sejak Petro mulai koreksi di 14 April saham emas sudah naik 21%. Investor asing konsisten membeli saham-saham emas ini bahkan ketika mereka menjual saham lain.
Logikanya sederhana: di kondisi geopolitik yang tidak stabil dan ketidakpastian global tinggi investor lari ke safe haven. Dan emas adalah safe haven yang paling klasik. Kalau asing beli emas fisik mereka juga beli emiten emas.
Cara David membaca peluang framework yang bisa lo pelajari:
David tidak hanya lihat chart.
Dia gabungkan tiga hal sekaligus.
Pertama โ tren struktur.
Apakah saham ini secara chart masih uptrend atau sudah downtrend?
Di kondisi market jelek seperti sekarang dia hanya mau tradingin saham yang masih uptrend strukturnya. Bukan yang sedang downtrend lalu berharap rebound.
Kedua โ money flow atau broker summary.
Siapa yang beli dan siapa yang jual?
Kalau institusi asing atau domestik yang kuat sedang akumulasi itu sinyal positif.
Kalau retail yang jual tapi institusi yang beli itu setup yang menarik.
Ketiga โ fundamental story sebagai konteks.
Bukan untuk timing entry tapi untuk memastikan ada alasan logis kenapa saham itu bisa naik.
ESA naik karena harga amonia berkorelasi dengan harga minyak yang sedang naik.
Emas naik karena safe haven demand naik.
Ada logika yang mendukung pergerakan harganya.
Apa yang masih berat dan belum layak di-trading:
David tegas soal beberapa hal.
Saham-saham blue chip seperti BBCA masih dalam downtrend yang sangat jelas.
BMRI masih sideways dengan kecenderungan melemah. Telkom juga belum menunjukkan tanda pemulihan.
Untuk PTRO selama tidak bisa closing di atas 5.500-5.600, target koreksi berikutnya ada di sekitar 4.800. Artinya masih ada potensi turun 10% lagi dari level sekarang.
Konglo secara umum masih belum kuat.
Yang mau masuk trading rebound konglo David sarankan sabar.
Karena rebound yang belum didukung volume dan money flow yang jelas hanya akan bikin lo kena sideways berminggu-minggu tanpa arah.
Yang paling relate dari seluruh obrolan ini soal floating loss double digit miliar:
David mengaku sendiri Sejak MSCI crash floating profit yang hilang dari portofolionya mencapai double digit miliar rupiah.
Dan cara dia menghadapinya menurut gue adalah pelajaran mental yang lebih berharga dari analisa teknikalnya manapun.
Dia bilang: "Kehilangan belasan miliar gua bisa beli dua Ferrari. Tapi sekarang gua punya belasan miliar dan gua juga tidak beli Ferrari.
Jadi kalau balik pun, gua juga tidak akan beli Ferrari. Kenapa harus sedih?"
Ini bukan gaya-gayaan.
Ini adalah cara reframing yang sangat disiplin untuk menghindari keputusan emosional yang buruk di pasar.
Karena itulah yang membunuh kebanyakan trader bukan salah analisanya.
Tapi ketika floating loss membuat mereka panik dan cut loss di bottom, atau ketika euforia membuat mereka hold terlalu lama di puncak.
Prinsip yang paling penting dari seluruh episode ini:
"Selama lu belum meninggal, lu belum kalah.
Jangan judge hidup lu berdasarkan satu bulan, satu hari, satu tahun.
Judge your life based on your lifetime."
Di pasar saham ini bukan klise. Ini adalah kenyataan yang sudah terbukti berkali-kali. Siklus selalu ada. Bullish dan bearish selalu bergantian.
Yang membedakan trader yang bertahan dari yang tidak adalah kemampuan untuk tetap objektif, terus belajar, dan tidak membuat keputusan dari emosi ketika kondisi sedang paling buruk.
Kalau lo sedang hold saham-saham yang sedang dalam downtrend berat evaluasi apakah ada alasan fundamental yang kuat untuk bertahan atau apakah lo sedang averaging down dari harapan bukan dari analisa.
Kalau lo mau mulai trading atau mencari peluang baru di kondisi ini lihat ke sektor yang berlawanan dengan tren IHSG.
Saham emas sedang dalam tren yang berbeda dari market secara keseluruhan. Di sanalah money flow sedang bergerak.
Dan kalau lo belum siap atau belum punya framework yang jelas cash is a position. Menunggu bukan berarti kalah.
Menunggu sampai ada setup yang lebih jelas adalah keputusan yang sangat rasional di kondisi market yang belum punya arah yang jelas.
FYI,
anggota DPRD Banten bisa menerima > Rp 100 juta per bulan,
Sementara UMP hanya Rp 3,1 juta.
Berdasarkan Pergub Banten Nomor 37 Tahun 2022, komponen penghasilan tetap DPRD Banten:
1. Uang Representasi
Ketua DPRD: Rp 3.000.000 / bulan
Wakil Ketua: Rp 2.400.000 / bulan
Anggota DPRD biasa: Rp 2.250.000 / bulan
2. Tunjangan Keluarga (istri/suami + anak)
Istri/suami Ketua: Rp 300.000
Istri/suami Wakil Ketua: Rp 240.000
Istri/suami Anggota: Rp 225.000
Anak Ketua: Rp 60.000
Anak Wakil Ketua: Rp 48.000
Anak Anggota: Rp 45.000
3. Tunjangan Jabatan
Ketua: Rp 4.350.000
Wakil Ketua: Rp 3.480.000
Anggota: Rp 3.262.500
4. Tunjangan Beras
Semua jabatan (Ketua / Wakil / Anggota): Rp 226.240 per bulan
5. Uang Paket
Ketua: Rp 300.000
Wakil Ketua: Rp 240.000
Anggota: Rp 225.000
6. Tunjangan untuk Badan / Alat Kelengkapan
Tunjangan Badan Musyawarah / Alat Kelengkapan : misalnya Ketua mendapatkan Rp 326.250; Wakil Ketua dan anggota dengan besaran yang lebih rendah.
7. Tunjangan Komunikasi Intensif dan Reses
Besaran tunjangan Komunikasi Intensif = Rp 21.000.000 / bulan bagi pimpinan dan anggota.
8. Tunjangan Reses = Rp 21.000.000 / periode tertentu / bulan bagi pimpinan dan anggota.
9. Tunjangan Perumahan
Ketua: Rp 38.500.000 / bulan
Wakil Ketua: Rp 35.000.000 / bulan
Anggota: Rp 32.500.000 / bulan
Angka ini belum termasuk tunjangan alat kelengkapan dewan, fasilitas kendaraan, dan perjalanan dinas.
@BoardOfPeace I am Indonesian. I support Palestine. My government is NOT representing me on Palestine issues.
Prabowo Subianto, may u root in the most deepest hell. Zionist DID NOT deserve anything at all.
Takut Trump & Zionis โ
Takut Tuhan โ
Bapak, tolong jangan berbohong. Saya sudah kehilangan satu-satunya orang tempat saya bisa pulang. Tanah saya hancur, rumah saya porak-poranda. Bapak tau? Untuk sekedar memberi kabar kita harus bayar di polsek. Bapak tau? Satu-satunya yg memberi kami akses hanya kantor kecamatan.
Dalam sebuah video yang baru saja dipublikasikan oleh Program Pangan Dunia (WFP).
Son Heung-Min menyampaikan seruan kepada publik untuk mendonasikan bantuan pangan bagi keluarga-keluarga Palestina yang menderita akibat kelaparan. ๐ต๐ธโค๏ธ
Hari ini, Tom divonis 4,5 tahun penjara. Keputusan yang amat mengecewakan bagi siapa pun yang mengikuti jalannya persidangan dengan akal sehat, meski sayangnya tidak mengejutkan.
Selama proses berjalan, berbagai laporan jurnalistik independen dan analisis para ahli telah mengungkap kejanggalan demi kejanggalan dalam dakwaan. Fakta-fakta di ruang sidang justru memperkuat posisi Tom, tapi semua itu diabaikan. Seolah-olah 23 sidang yang telah digelar sebelumnya tak pernah ada. Seolah-olah bukti dan logika tak diberi ruang dalam proses peradilan.
Jika kasus sejelas ini saja bisa berujung pada hukuman penjara, jika seseorang seperti Tom yang dikenal dan terbukti integritasnya di pengadilan, terbuka dan disorot publik perkaranya, masih bisa dihukum semena-mena, maka bayangkan nasib berjuta lainnya yang tak punya akses, sorotan, atau kekuatan serupa.
Vonis hari ini adalah penanda bahwa keadilan di negeri ini masih jauh dari selesai. Demokrasi belum kokoh berdiri. Kita dihadapkan pada keraguan mendasar tentang kredibilitas sistem hukum, dan tentang keberanian negara menegakkan kebenaran. Ketika kepercayaan terhadap proses peradilan runtuh, maka fondasi negara ikut rapuh.
Senin lalu, Tom menyampaikan dalam dupliknya bahwa ia belajar tentang makna kata tawakkal, tentang berusaha sekuat tenaga lalu menyerahkan hasilnya pada Tuhan. Sayangnya hari ini, hasil itu belum berpihak padanya. Tapi ini bukan ujung. Ini satu babak dari perjuangan panjang untuk menghadirkan keadilan yang belum tuntas dan akan terus kita jalani bersama.
Tom dan tim pengacara masih mempertimbangkan respon terhadap putusan ini. Tapi satu hal yang jelas, kita akan terus mendukung penuh langkahnya untuk mencari keadilan sampai titik akhir. Apapun yang akan ia hadapi ke depan, kita terus pastikan bahwa Tom tidak akan pernah berjuang sendirian.