I knew it. Coachella took down the video.
Variety, NME, CNN Brasil, & Pitchfork wrote articles using this tweet.
Reposting it here in clips: the moment The Strokes criticized the CIA, the US government, and the killings in Iran and Gaza.
#Strokeschella
Gabriel García Márquez pernah berucap bahwa arsitektur sebuah novel sdh bisa diraba dan dilihat sejak kalimat pertama. Eka Kurniawan mengatakan sesuatu yg hebat harus hebat ke bagian2 terkecilnya, bahkan sejak bagian awal.
Tau ngga? “Unpaid labours” yang dilakukan wanita dirumah tangga, kalo dihentikan sehari aja, bisa bikin dunia berhenti bergerak.
25 Oktober 1975, wanita di Iceland kompak berhenti ngurus rumah, ngurus anak, bahkan wanita pekerja juga berhenti dateng ke kantor.
Seharian itu, sekolah sekolah daycare, sampe pabrik pada tutup gara gara pekerja cewenya pada ga ada.
Nasib rumah tangga gimana tanpa peran ibu dan istri sehari aja?
Suami harus bawa anaknya kerja, di supermarket makanan cepat saji kaya nugget, sosis langsung ludes habis, karena banyak cowok yang gabisa dan gapunya waktu buat masak dengan penuh hati kaya cewe biasanya.
Dinamain “The Women’s Day Off” gerakan ini berhasil nunjukin, kalo tanpa sosok yang katanya “cuma numpang dirumah suami” itu, suami yang awalnya cuma fokus kerja, harus sekaligus ngurus anak dan masak makanannya sendiri.
Saking susahnya, gerakan ini berhasil bikin Iceland lolosin banyak undang undang yang menjamin hak perempuan.
Beneran, dunia ini ga berjalan kalo kontribusi tiap hari wanita melakukan pekerjaan rumah tuh ga dihargain.
Gue tipikal yang gak terlalu fanatik sama capres/cawapres. Karena gue yakin, tiap pasangan punya “dosa” masa lalu, ataupun kepentingannya sendiri sendiri pas menjabat nanti.
Dari semua dosa, gue masih bisa secara objektif memilih masih mending dua pasangan lain dibandingkan yg skrg menjabat, yang kalo melihat dari proses awalnya aja udah “cacat”
Terlepas dari itu, gue setuju dengan video ini🤝
Anak abah anak abah apalah asu, gak peduli gue sama politikus🤣