Banyak orang ngira setelah healing, cari pasangan bakal lebih mudah. Justru terasa lebih sulit karena kamu jadi lebih sadar apa yang benar-benar kamu butuhkan.
Kamu sulit dibohongin; begitu liat pola yang gak sehat, kamu bakal langsung mundur dan gak sudi memaksakan hubungan yang jelas-jelas bermasalah.
Janji manis atau alesan apa pun gak bakal mempan lagi buat bikin kamu mengabaikan red flags.
Kamu makin sadar kalau gak semua orang mau diajak bertumbuh, makanya kamu gak mau bertahan dalam hubungan yang stagnan apalagi toksik.
Konsekuensinya, fase healing emang bakal bikin kamu ngerasa lebih sering sendiri, sih.
Tapi daripada mengorbankan kedamaian hati demi orang yang salah, mendingan sabar menunggu seseorang yang bener-bener sejalan, kan?
gue udh merasakan livejournal, asianfanfic, ffnet, wattpad, ao3 kek gaada satu point pun di hidup gue yg gue ga baca fanfic apa pun fandomnya ๐ญ๐ญ like damn i'm in this fanfic shit for life
tiap kali denger wacana "kurikulum pencegahan LGBT" buat anak SD, gua selalu kepikiran film Monster (2023) karya Koreeda
banyak org selesai nonton film itu terus nanya "emang monster-nya siapa?"
and that's the point, monster-nya bukan Minato, bukan juga Yori. mereka cuma dua anak kecil yang bahkan belum sepenuhnya ngerti apa yang mereka rasain
buat gua, monster-nya adalah masyarakat yang bikin anak-anak ini percaya kalo ada sesuatu yang salah dalam diri mereka, sampe mereka harus tumbuh dengan rasa takut, rasa malu, bahkan nganggep diri mereka "berotak babi" cuma karena ngerasa beda
anak queer itu exist, and will always be.
mereka bukan jadi queer karena diajarin di sekolah, nonton film, atau ketemu orang LGBT. tapi kalo dari kecil mereka terus diajarin LGBT adalah sesuatu yang harus "dicegah", then once they fully understand themselves, hal pertama yang ikut tumbuh bukan penerimaan diri, melainkan rasa takut, rasa malu, dan keyakinan bahwa mereka adalah barang rusak
kalau dari kecil negara mulai menanamkan bahwa keberadaan mereka adalah sesuatu yang harus "dicegah", yang lahir bukan generasi yang "straight", yang lahir justru anak anak yang ngabisin masa kecilnya dengan "kenapa gua salah?"
that's the real tragedy, dan menurut gua, itulah monster yang sebenarnya, I hope no other Minato or Yori ever has to grow up believing they're the monster
Iโve seen a lot of people discussing Korean cultural influences in kpop and I think it would be criminal not to mention this performance by N (Cha Hakyeon) from VIXX performing to the legendary Lee Sun Heeโs song Fate.
ftd! guys cant believe suckseed udah 15 tahun yang laluu, happy anniversary buat para penonton dan fans setia suckseed sampai hari ini โค๏ธโค๏ธโค๏ธ
Fun fact: when women are on their period, they're being flooded with testosterone. which means when men say we're emotional and hysterical on our period, it's actually because we're acting like a man.