Change your strategy. Walk into relationship bcs you're full of love and having enormous need to share it to others.
The thirsty ones will drink anything served in front of them. But the full ones can consciously choose to give their abundant love to them who are truly grateful.
Tapi jujur ini cuma karena kebiasaan aja karena dari kecil waktu aku sendirian dan butuh orang lain ternyata ga ada yang show up, jadi akhirnya aku menilai yang bisa bantu aku cuma diriku sendiri dan ini ada plus minusnya, tp lebih sering minus huhu
Pada akhirnya hidup bukan lagi tentang “if they want to, they would.”
Tapi lebih kepada “if God has written something for you, it will find its way to you.” at the right time, in the right way.
Karena apa yang memang Tuhan takdirkan untukmu tidak akan pernah benar-benar melewatimu. dan yang bukan untukmu, sekuat apa pun kamu mencoba menggenggamnya, it will never truly stay.
ada quotes dr man's search for meaning yg aku suka:
"those who have a 'why' to live, can bear almost any 'how'."
klo hidupmu mulai punya "why" yg berasal dr diri sendiri, perhatianmu ke org lain akan mengecil. your love tank fills up when you become your own favorite company.
pacar itu urusan remeh temeh, lebih sakit punya bapak tapi kaya ga punya, luka kehilangan sosok bapak doesn't stay in childhood, IT FOLLOWS U INTO ADULTHOOD AND SHAPES UR WHOLE CHARACTER
💚 Ini jodoh gue kemana ya, apa kamu ga mau melakukan hal-hal norak kaya yg lain seperti aquarium date, gramedia date, photobox date, dan hal-hal norak lainnya?
Sekarang MBG kan statusnya masih jalan ya, tapi udah ada dapur yang nggak beroperasi. Tetanggaku relawan, udah dua bulan ga digaji, sementara kepala SPPG nya tetep nerima duit 😊 gimana tuh
Aku gak mau sama laki² yg pendapatannya di bawah aku. Bukan soal gengsi, gak level atau apalah namanya. Bukan soal angka, tapi soal dinamika hubungan.
Banyak laki² tumbuh dgn identitas bahwa mereka harus mampu memberi & melindungi. Ketika ekspektasi itu gak terpenuhi, mereka bisa merasa kehilangan peran yg menurutnya penting, lalu tanpa sadar mengompensasinya dgn cara lain yg justru merusak dinamika hubungan; jadi lebih kontrolif, defensif atau mencari validasi dgn cara yg gak sehat.
Makanya aku nyari pasangan yg udah nyaman dgn perannya & tidak sedang berperang dgn egonya sendiri.
Kalo ada yg begini, kabarin ya 🤭
Gentle reminder buat teman-teman yang ngerasa belum cukup, THIS IS NOT what we try to convey ketika bilang
“Perbaiki diri dulu baru berpasangan”
But rather acknowledge that you might made mistakes and need improvement, but also actively work on it.
Dear X, please pertemukan aku sama orang2 umur 26+ yang mau belajar Mandarin dari 0 tapi bisanya kelas online yang waktunya bisa habis kerja 🙏🏼
Karena kantor aku lg adain sharing session TANPA PUNGUTAN BIAYA bareng laoshi berpengalaman selama ±50 menit
Yg berminat komen "wo" yaaa
i was shocked to discover that there are some people who actually can't visualize images when reading a book coz for me, an entire movie is playing out in my head with the perfect cast