@shiorikanzaki_ Loh? Memang seempuk itu? Padahal dia tidak melakukan apapun yang tidak biasa—oh, kecuali…
"Mungkin… mungkin karena aku banyak makan belakangan ini?" Bisa jadi itu penyebab kenapa pipinya jadi agak berisi.
@shiorikanzaki_ Eh. Kenapa tatapannya serius begitu? Apa dia benar-benar melakukan sesuat—
…Oh.
"Uh?" Suga langsung mengernyit bingung. "Kurasa tidak begitu, Shii-chan… lagipula, Kotori Obake sudah tidak ada…"
@shiorikanzaki_ …? Bingung sedikit, tapi ia melanjutkan pekerjaannya. Meski pipinya kembali ditusuk pelan oleh sang dara di sampingnya.
"Shii-chan…?" Kenapa, sih? Apa dia melakukan sesuatu…?
@shiorikanzaki_ Eh, lho. Sebentar, dia butuh beberapa detik untuk mengerti apa yang sedang terjadi dengannya…
"…Selamat Tahun Baru juga, Shii-chan." Kalau dipikir lagi, mereka belum pergi ke kuil ya? "Shii-chan, mau pergi ke kuil tidak, besok?"
@shiorikanzaki_ Hah? Ayah? Bingung dulu sedetik… dua detik… tiga de—
"E-eh?!" Sejak kapan dia jadi seorang ayah?! Kalau begitu… Shiori jadi ibunya, begitu?
"Shii-chan!" Ia segera protes, wajahnya langsung memerah karena malu.
@shiorikanzaki_ "Oh, um… hanya… berpikir tentang gadis itu, Sakuma Miyako. Belakangan ini, aku jarang melihatnya kemari…" Tempat ini terasa agak sepi karena yang dimaksud sudah jarang datang.
@shiorikanzaki_ …Manis. Sudah berapa kali pun Suga melihat senyuman wajah teman masa kecilnya ini, dan tak pernah ia merasa muak melihat ekspresi itu.
Tidak, justru sebaliknya…
"…? Ah. I-iya." Sudah selarut ini? Dia tidak sadar. "Shii-chan… kamu akan menetap malam ini?"
@shiorikanzaki_ "……"
Matanya membulat mendengar semua itu. Ditambah ketika wajahnya ditangkup, itu membuatnya terkesiap pelan.
"…Shii-chan… curang. Harusnya… harusnya aku yang mengatakan itu…" Bisiknya—enggan namun ingin menyentuh kembali tangan temannya itu.
@shiorikanzaki_ Setelah berhasil menarik nafas untuk menenangkan diri (meski sedikit), kembali ia menatap teman masa kecilnya itu.
"…I-iya. Ada apa, Shii-chan?" Ia juga berusaha untuk menarik sebuah senyum kecil pada bibirnya.
@shiorikanzaki_ H. 🧍🏻♂️
Kenapa sekedar namanya yang disebut malah membuatnya jadi malu sendiri?
"…T-tunggu, aku belum siap untuk yang itu—" aduh. Wajahnya pasti sudah sangat merah sekarang.
@shiorikanzaki_ Astaga. Kuatkanlah hatinya. Jangan teriak dulu—yuk bisa, yuk.
"Shii-chan!" Protesnya sekali lagi, langsung pula ia cemberut. "Tolong… tolong panggil namaku dengan biasa…"
Untuk mendapatkan followback dari kami, silakan repost tweet ini.
Jangan lupa untuk membaca postingan yang kami sematkan untuk mengetahui info tentang base ini selengkapnya. Terima kasih
-Admin
https://t.co/aHHQBMMTTg