Saya meyakini gestur Nanik yang sering nangis-nangis ini bagian dari strategi propaganda politik yang sangat sadar.
Kita tahu konsultan politik Prabowo ini sangat piawai memainkan psikologi massa dan emosi publik (Gemoy playbook).
Harapannya mungkin supaya menarik simpati masyarakat awam lalu memberi ruang pemakluman pada masalah utama dari kebijakan MBG yang dampaknya lebih banyak ke elit daripada ke rakyat.
Bertahun tahun hidup untuk menjaga ideologi, tapi tetap tidak punya jabatan mentereng dan kaya raya. Akhirnya ideologi itu di tinggalkan dan menyeberang gabung dengan PS.
Duit lebih berkuasa diatas segalanya 🔥
Pertunjukan sirkus kemunafikan yang paling absolute.. 👌
Terima kasih, sudah menjadi contoh yang “sempurna” untuk tidak ditiru oleh generasi masa depan.. 👍
☕️
Salah satu keputusan anggota dewan yang membuat kita beram adalah ketika suatu rapat yang harusnya terbuka dan transparan di lakukan dengan cara yang tertutup dan di selesaikan lobi² dibawah meja.
Kami makin curiga
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, mengelak saat dicecar pertanyaan oleh awak media mengenai realisasi anggaran motor listrik. Dengan pengawalan ketat, ia langsung bergegas menuju mobil Toyota Alphard miliknya tanpa memberikan sepatah kata pun, Senin (15/6/2026).
~RS
Malam ini di UGM, tiga pejabat dievakuasi kabur dari forum "Pancasila Pemersatu Bangsa" : dikejar mahasiswa yang cuma nanya soal tanah Papua dan ekonomi amburadul.
Mari kita bicara siapa mereka:
a. Nusron Wahid, Menteri ATR/BPN : Agustus 2025 viral bilang
"tanah itu milik negara, emang mbahmu bisa bikin tanah?"
lalu minta maaf, ngaku
"cuma bercanda, tidak sepantasnya disampaikan pejabat publik."
Tadi malam ditanya mahasiswa soal ratusan ribu hektare lahan Papua yang dialihfungsikan dan warga digusur , jawabnya:
"Ikut saya ke Papua, lihat langsung."
Menteri agraria, tapi jawab pertanyaan tanah kayak ngajakin wisata
b. Budiman Sudjatmiko, Kepala BP Taskin , eks Ketua PRD, dipenjara Orba 13 tahun karena lawan rezim, bebas lewat amnesti Gus Dur karena dianggap pejuang demokrasi.
Tahun 2023 gabung Prabowo , teman satu selnya sendiri, Petrus Hariyanto eks Sekjen PRD, bilang di YLBHI:
"Ia mengkhianati kami dan korban-korban pelanggaran HAM."
Empat hari lalu di Semarang, waktu mahasiswa nanya soal konsistensinya, jawabannya:
"Anda bukan siapa-siapa, silakan pergi."
Malam ini di UGM katanya mau dialog , terus dievakuasi ke pintu samping.
c. Sudaryono, Wamentan : mantan asisten pribadi Prabowo, dilantik Jokowi di penghujung jabatan, analis politik sebut pengangkatannya sebagai manuver mengamankan Pilgub Jateng.
Hadir di forum berlabel Pancasila , kabur naik mobil patwal.
Spanduk mahasiswa UGM malam ini berbunyi:
"UGM Menolak Pengkhianat Reformasi."
Tiga orang datang bicara Pancasila.
Tiga orang tidak bisa menjawab pertanyaan rakyat.
Pancasila pemersatu bangsa , atau sekadar tameng pejabat yang sama-sama takut ditagih?
Iman Zanatul Haeri (Kepala Bidang Advokasi Perhimpunan Pendidikan dan Guru - P2G) :
"Siapa pun yang merampok anggaran pendidikan, di dunia dipenjara, di akhirat dia masuk neraka"
~Mari kita Amin-kan bersama~ 🤲🥲
@MuhadklyAcho Sudah hampir 2 tahub rakyat mengkritik tapi selalu dianggap kentut gak digubris. Begitu rakyat sudah jengkel sok2an bawa2 pro demokrasi. Taekk!
Halah.. giliran udah begini aja baru teriak2 demokrasi dan ngajak diskusi. Dulu waktu program ngawur itu mau dibuat mana diskusinya?
Ngga narsumnya, ga hostnya emang udah sekolam kentut.. emang layak diusir. Bau! Terima kasih UGM! 🔥
UGM punya Tiyo,
UI punya Fatimah Azzahra🔥
Kalo liat full diskusinya di cnnindonesia, gua rasa Fatimah Azzahra ini malah lebih kompeten daripada mas-mas yg ada di istana presiden.
Argumentasinya bagus dan terstruktur, mewakili keresahan rakyat.
Lah rapatnya tertutup….
Duit pajak kita dipake BGN buat ngejalanin proyek MBG mereka, tapi kita gak boleh tau isi rapat mereka dengan @DPR_RI ?
Jadi kita disuruh cuma bayar pajak & diem aja gitu?
‼️Breaking News‼️
Empat Mahasiswa Dilarikan ke RSCM Usai Diduga Dipukul dan Diinjak Aparat.
DPC GMNI Jakarta Timur dan DPC GMNI Jakarta Pusat menggelar aksi demonstrasi di kawasan Cikini, Jakarta, pada Senin (15/6/2026).
“kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg, kami mau melapor ke TNI, TNI punya dapur sppg, kami mau melapor ke DPR, DPR pun punya dapur sppg. jadi ini jalan terakhir kami untuk mengadu, kepada konstitusilah kami berharap”
—ucap seorang guru, pendidik anak bangsa. ironi.