Sekeras apapun kita kritik MBG, percayalah itu nggak akan dihentikan oleh Prabowo karena itu program utama kampanyenya.
Sama dengan Rumah DP 0% di Jakarta dulu. Meski tak terwujud hingga turun jabatan, programnya tak pernah dihentikan.
Pasti gengsi jika harus hentikan program utama kampanye yang sejak awal sebenarnya sudah terlihat aneh.
Tapi kampanye program aneh seperti itu yang disuka masyarakat Indonesia.
Menang deh...
cantik banget kalimat ini :
"rezeki itu ngga pernah salah alamat, rezeki itu gaakan tertukar. bahkan, sebutir nasi yang kamu makan hari ini, sudah ditulis menjadi milikmu sejak benihnya ditanam."
jadi jangan sampai kita iri dengan rezeki orang lain. remember, what's yours, will always finds it's ways, always.
Lowest birth rate in the world, top ten highest suicide rate, worst elderly poverty, always top ten highest household debt in the world, worst gender pay gap not to mention always top tier for overwork culture...the list goes on.
You sell inferiority through pop culture this reliance on perfection that can only be attained through ridiculous beauty standards and unrealistic expectations and dystopian realisation through dramas and films.
Not to mention you sell bastardised American "culture" through appropriation of African American music and fashion.
And of course, most of y'all racist as fuck always talking down to South East Asians because you think we're inferior to you.
Questions?
Sekitar 11 juta peserta penerima bantuan iuran atau PBI program Jaminan Kesehatan Nasional dinonaktifkan. Hal itu setidaknya berdampak pada lebih dari 100 pasien cuci darah yang selama ini mendapatkan layanan rutin.
Penonaktifan tersebut sangat disesalkan karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Pasien yang mestinya mendapat pelayanan menjadi terganggu bahkan kehilangan akses pengobatan secara mendadak.
Ketua Umum Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) Tony Richard Samosir saat dihubungi di Jakarta, Kamis (5/2/2026) menuturkan, setidaknya lebih dari 100 pasien cuci darah telah melaporkan kepesertaannya sebagai peserta PBI dalam program JKN dinonaktifkan. Penonaktifan tersebut tanpa pemberitahuan sebelumnya. Hal itu menunjukkan karut marutnya sistem verifikasi data kepesertaan program JKN.
Baca juga artikelnya di https://t.co/zrnowv1YOM
#BPJS #JKN #AdadiKompas
Indonesian Millennials living through Suharto’s regime, 2 economic recessions, East Timor genocide, Aceh & Papua conflict, Jogja & West Sumatra earthquake, 2 Bali bombing, Aceh & Palu’s Tsunami, a global pandemic, Mul’s regime, continues with the incompetence Prab’s government, Sumatra National disaster, jobs replaced by AI, and possibly WW3 before hitting 43
Pohon Asam Jawa Titen Leluhur, Sains, dan Makna “Keramat” yang Sebenarnya.
Dulu, leluhur dan orang tua kita sering menanam pohon asam jawa hingga besar, bahkan membiarkannya hidup puluhan tahun di pekarangan, pinggir sawah, balai desa, atau tepi jalan. Bagi generasi sekarang, kebiasaan ini kadang dipertanyakan, apa maknanya? aman gak buat bangunan? dan kenapa sering dianggap keramat?
Kalau ditelusuri dengan ilmu titen dan sains, jawabannya justru sangat logis dan penuh kebijaksanaan.
Makna Pohon Asam Jawa dalam Ilmu Titen Leluhur
Dalam titen Jawa, pohon asam bukan sekadar tanaman buah.
Simbol kesabaran dan keberlanjutan hidup.
Asam tumbuh pelan, lama berbuah, tapi kuat dan berumur panjang. Leluhur menanamnya bukan untuk kepentingan hari ini, melainkan untuk anak cucu. Ini simbol rumah yang diniatkan untuk ditempati lama, bukan sekadar singgah.
Penyeimbang panas dan energi lingkungan.
Asam dipercaya membawa suasana adem dan ayem. Pekarangan yang ditanami asam biasanya lebih sejuk, teduh, dan tenang.
Penanda rumah mapan dan titik sosial
Dulu, asam sering menjadi tempat berteduh, musyawarah, atau penanda wilayah. Karena fungsinya penting, ia dijaga lintas generasi.
Penjelasan Ilmiah (Sains Modern)
Apa yang diamati leluhur ternyata sejalan dengan sains.
Sistem Akar
Asam jawa memiliki akar tunggang yang dalam, bukan tipe akar agresif menyamping.
Relatif aman bagi pondasi bangunan, selama jarak tanam diperhitungkan.
Tajuk dan Iklim Mikro
Daunnya kecil dan majemuk maka cahaya tetap tembus.
Menurunkan suhu lingkungan sekitar beberapa derajat.
Tidak menyebabkan kelembaban berlebih di rumah.
Tanah dan Ekologi
Daun gugurnya cepat terurai dan menyuburkan tanah.
Mendukung mikroorganisme tanah.
Menjadi habitat burung dan serangga penyeimbang ekosistem.
Aman atau Tidak Ditanam di Pekarangan?
Aman, dengan syarat
Dianjurkan jika :
Jarak minimal 5–7 meter dari bangunan utama
Tidak tepat di atas septic tank atau saluran air
Pekarangan cukup luas
Dilakukan pemangkasan cabang secara berkala
Perlu dihindari jika :
Pekarangan sempit
Rumah rapat dengan pondasi dangkal
Masalah yang sering terjadi bukan karena akar, melainkan cabang besar yang tidak pernah dirawat.
Lalu, Kenapa Pohon Asam Jawa Sering Dianggap “Keramat”?
Di sinilah sering terjadi salah paham.
Dalam pandangan leluhur, yang dihormati bukan pohonnya, tapi perannya.
1. Umurnya Panjang dan Dijaga Lintas Generasi
Apa pun yang hidup lebih tua dari manusia akan diperlakukan dengan tata krama. Maka muncul istilah keramat, yang sebenarnya bermakna : jangan sembrono.
2. Pohon Penting Secara Sosial
Karena menjadi titik kumpul, peneduh, atau penanda wilayah, pohon asam dijaga keberadaannya. Sesuatu yang dijaga bersama lama-kelamaan dianggap sakral.
3. Strategi Budaya Melindungi Alam
Leluhur paham, melarang dengan bahasa ilmiah belum tentu dipatuhi. Maka digunakan bahasa budaya :
“Iki keramat.”
Hasilnya: pohon tidak ditebang sembarangan, lingkungan tetap seimbang.
Meluruskan Salah Kaprah
Pohon asam adalah tempat makhluk halus
Ditebang pasti mendatangkan celaka
Harus disembah atau diberi sesajen
Yang benar :
Jangan menebang sembarangan
Hormati fungsi ekologinya
Rawat dan ganti bila harus ditebang
Leluhur tidak menyembah pohon, mereka hidup berdampingan dengan alam.
Pohon asam jawa adalah :
Simbol kesabaran dan keberlanjutan hidup
Penyeimbang lingkungan secara ekologis
Bukti bahwa leluhur kita sudah menerapkan etika lingkungan jauh sebelum sains modern berbicara
Yang disebut “keramat” bukan karena mistis, tapi karena nilai dan fungsinya bagi kehidupan.
Alam dijaga dengan rasa hormat, bukan rasa takut.
Itulah titen leluhur yang hari ini mulai kita lupakan.
Aku juga nanam pohon Asam Jawa di rumah 😊
Semoga Bermanfaat...🙏
#TitenJawa
#IlmuTiten
#AsamJawa
@kompascom Seharusnya anda bisa datang dg pesawat anda bawa starlink 10 genset kecil 10 dan semuanya bisa langsung pasang .. tdk perlu tanya2 ( bawa lebih pun bisa )