Hati ikut sesak lihat ini.
Di Surabaya Isoplus Marathon hari ini, ada ibu yang mengaku sudah tanya soal stroller sejak ambil bib, lalu tetap ditolak di garis start. Alhasil ia menggendong anaknya yang masih balita dari start sampai finish, sampai kecapekan.
Di saat yang sama, brand ambassador event terlihat leluasa mendorong stroller dari awal sampai garis finis.
Kalau stroller memang tidak diizinkan, kenapa satu orang boleh dan yang lain tidak? Kalau boleh, kenapa peserta yang sudah konfirmasi malah distop?
Bukan soal iri sama BA. Soal anak kecil yang digendong sepanjang rute, dan ibu yang sudah minta izin dari awal. Aturan harusnya sama untuk semua peserta.
Semoga panitia @isoplus7ion bisa klarifikasi, dan ke depan event ramah untuk ibu yang ikut lari sambil mengasuh anak. Sehat itu hak semua orang, termasuk yang datang membawa buah hati.
tp dia nih kayanya agak kurang emg boundariesnya kalo lg nyamukkin sahabatnya…
contohnya ini dia bikin trend tiktok melet2 itu sm pacar megan, megannya dicrop. seating arrangementnya jg aneh dia malah duduk depan pacar sahabatnya, bukan di depan sahabatnya😭
18! aku cewe otw 29th, belum pernah hubungan badan. tapi kenapa ya, akhir-akhir ini gampang nafsuan jadi nonton 21+ dan berakhir self service :( wajar ga sih? apa faktor stress juga ngaruh? udah coba sesibuk mungkin juga tetep kepikiran aja
Keknya Densu lagi kesel deh ma Ruben Onsu, diundang podcastnya RO diwakili pengacaranya, eh selang berapa hari RO malah dateng ke podcast Deddy Corbuzier 🤣
*ada temen chat minjem duit
"mas w minjem 300"
[uang masuk 276.590] "udah w tf yah"
"hahhhhh" *dalem hati "ohhh pham paham"
POKOKNYA HARUS TETEP SEGINI DUITNYA GABOLE KURANG 😭
cantik sekali makna qoutes ini :
hiduplah dengan baik dan tenang, hiduplah sebahagia bahagia nya — carilah apa yang membuatmu happy dan hargailah detik kebahagiaanmu, jadilah manusia yang memanusiakan manusia mulai sekarang.
love yourself before someone els!
Banyak orang sakit bukan karena kurang obat.
Tapi karena kebiasaan kecil yang dianggap sepele.
Padahal tubuh itu rajin nyatet… tanpa protes dulu.
1. Diabetes
Hindari:
Makan besar larut malam
Gula & karbo rafinasi berlebihan
Catatan: faktor utama tetap pola makan total + berat badan + genetik
2. Hipertensi
Hindari:
Garam berlebih
Kurang tidur & stres kronis
3. Migrain
Hindari:
Telat makan
Kurang tidur
Dehidrasi
Migrain itu sensitif.
4. Penyakit Jantung
Hindari:
Duduk kebanyakan
Lemak trans & rokok
Gerak dikit bikin jantung langsung senyum.
5. Gastritis (Maag)
Hindari:
Makan terburu-buru
Telat makan
Kopi saat perut kosong
Masalah maag sering bukan karena “apa”, tapi kapan & bagaimana makan.
6. Asam Lambung (GERD)
Hindari:
Rebahan setelah makan
Porsi besar malam hari
Ini musuh klasik, dari zaman nenek buyut juga sama.
7. Anemia
Hindari:
Teh/kopi saat makan
Kurang protein & zat besi
Minum teh silakan, jangan barengan nasi.
8. Masalah Pencernaan
Hindari:
Kurang minum
Kurang serat
Usus itu kayak sawah kalau kering, macet semua.
9. Asma
Hindari:
Debu, asap, udara kotor
Ini bukan gaya hidup, tapi pemicu nyata.
10. Masalah Hati (Fatty Liver, dll)
Hindari:
Gula cair (minuman manis)
Makanan ultra-proses
Hati capek bukan karena kerja keras, tapi kebanyakan “titipan racun”.
Jaga kesehatan. Biar tahun 2026 makin bahagia
Aku tau banget rasanya capek. Tapi jangan lupa makan enak ya, minum kopi favorit dan lakuin hal-hal kecil yang bikin kamu bahagia. Walau cuma duduk seharian sambil nikmatin angin, itu tetap berharga.
At age 17, she was rejected from college.
At age 25, her mother died from the disease.
At age 26, she moved to Portugal to teach English.
At age 27, she got married.
Her husband abused her. Her daughter was born.
At age 28, she got divorced and was diagnosed with severe depression.
At age 29, she was a single mother living on welfare.
At age 30, she didn't want to be on this earth.
But she directed all her passion into doing the one thing she could do better than anyone else.
And that was writing.
At age 31, she finally published her first book.
At age 35, she released four books and was named Author of the Year.
At age 42, she sold 11 million copies of her new book on the first release day.
This woman is J.K. Rowling. Remember how she considered suicide at age 30?
Harry Potter is a global brand worth more than 15 billion dollars.
Never give up. Believe in yourself. Be passionate. Work hard. It’s never too late.
She is J.K. Rowling
Penulis "I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki" asal Korea Selatan, Baek Se-hee (35), meninggal dunia pada Kamis (16/10/2025).
Di balik kematiannya, Baek Se-hee mendonasikan organnya untuk selamatkan lima nyawa.
Badan Donasi Organ Korea mengatakan, Baek Se-hee mendonasikan jantung, paru-paru, hati, dan sepasang ginjalnya ke Layanan Asuransi Kesehatan Nasional Rumah Sakit Ilsan.
Adik termuda Baek Se-hee, Baek Da-hee, berduka atas kematian sang kakak. Menurutnya, Baek Se-hee adalah sosok yang baik hati.
"Kebaikan hatinya, yang begitu mencintai dan tak bisa membenci siapa pun, kuharap ia kini beristirahat dengan tenang di surga. Aku sangat mencintaimu," ujarnya, dikutip dari Naver.
Sumber: Naver
` #BaekSehee #Penulis #Buku #Korea #Sosok