@rio_de_ricoo@ryorennrei@mlbbfess Pengen ketawa baca kalimat lu ini. Sangat ironi. Coba ntar baca lagi setahun kedepan. Dalam konteks perkembangan teknologi yang sangat masif
@hajaganan@mlbbfess Ya ngapain early game ke gold. Mending screening dan rusuh jungler musuh. Tinggal milih, roam mereka mau backup junglernya yang kita gebukin, atau roamer mereka yang ngendog di gold ampe kiamat :v
@mike_magribi@vreylhottiee@nadyanadyaaaax Masih. Cenderung ada polanya. Tapi bisa juga di fine-tune biar organik dan ada sensasi energinya. Dunia digital itu lebih besar dan dalam aslinya. Cenderung mengerikan bagi yang tidak siap. Tapi bagi yang mengerti, potensinya benar benar diluar logika
@rahmahyul@keluhkesahkonoh Meskipun ini tidak bisa di benarkan dari sudut norma dan etika. Tapi bumi ini, isinya beneran banyak orang aneh. Dan gw ga bohong. Beneran liar, gila, dengan mental yang siap pun, ketika pertama kali liat bakalan shock 😭
@rahmahyul@keluhkesahkonoh Ya itu normal ga sih? Ini dari sudut pandang behavior normal loh ya. Kalo misalnya ada orang yang anomali kayak nontonin hewan kawin, nontonin sesama gender, atau kartun setengah hewan alias hybrid sexy, orang normal yang liat bakal kejang-kejang 😭😭😭
@danskuss Makin gendengg lagi mengetahui kalo observable universe itu gerakannya seperti syaraf otak, macam pantulan air yang membias kena cahaya ke arah tembok. Di dalam semesta, kita beneran cuma bagian kecil dari debu. Dari debu, itu cuma bagiannya, bukan sepenuhnya 😭
@lezmandrakumara@seseeyyy@kekbiasanya Gw paham ini bang, dalam konteks gimana caramu menjawab. Yang ga gw paham, kenapa orang ga paham ya? Menurutku, itu adalah caramu menjelaskan sambil memberikan contoh. Dan itu adalah pengalamanmu. Dan itu tergolong berani, di ruang publik, dan itu keren. Atas nama keberanian
@hvyrrain @htrkun Lalu kala itu, mau gamau aku juga ikut terjun. Mencoba mengerti AI itu apa. Dan melihat tingkat perkembangannya se-signifikan apa. Dan yang paling penting, dengan mengerti begini, aku bisa melihat dan memahami mana yang "asli" dan mana yang "palsu". Aka generated
@hvyrrain @htrkun Jujur, 2024 lalu aku begini. Merasa AI itu sampah. Semakin waktu berjalan kala itu, aku melihat tingkat kecepatan perkembangan AI itu ga masuk akal. Terlalu cepat. Dan para pengembang teknologi, mereka invest habis habisan. Artinya mereka ga main main
@18fesss Dan itu kenapa gw belum nikah T_T
Nikah benar benar sangat kompleks. Selayaknya melukis, its hard but wonderfull to create something masterpiece
@meongitem Menurutku, orang orang udah ngasih semuanya dari dulu. Ketika foto manual, lalu upload di internet, maka itu udah jadi data digital. Internet adalah ladang data. Irony, but here we go