We must make this clip live in infamy. The criminality of Israel, and the abject shame of US, Britain and the other genocide apologists at UNSC. The Palestinian representative holds a mirror to them, so that they can see their ugliness, this will ring through the ages. #NeverForget Gaza…
Australian Police attack and arrest Muslim men praying outdoors
This is hard to watch. God bless those that stood between the people praying and police.
Cerita di Singapore.
Tentang attitude 1 bangsa ni yang “TAK PERNAH SALAH”
Kalau di Malaysia:
Isu Tarian & Perkataan sensitif Agama Hindu➡️ DJ ERA kena mohon maaf di Batu Caves.
Isu status kuil tanpa izin (Jakel, Sepang) ➡️ Kerajaan kena ganti tanah.
Nampak tak gamenya mcm mana?
Berbalik pada cerita di atas.
Wanita ini menyebabkan kematian budak berumur 6 tahun dengan keadaan yang menyedihkan..
Saksi memberitahu wanita ini “raise her voice towards child’s father”
I know nobody cares about us Except a few, I know we're just a post and it's going to end but I'm really afraid, I'm saying we're afraid.
If you’re scrolling, PLEASE leave a dot . it's just a dot.
https://t.co/2joFUxl0rv
Viral: Pria Amerika Tunjukkan Paspor Neneknya dengan Stempel "Yerusalem P4lestina Tahun 1932" YERUSALEM , Sebuah unggahan dari akun media sosial Al Ghad TV (@alghadtv) mendadak viral setelah menampilkan seorang pria asal Amerika Serikat yang membagikan potongan sejarah berharga milik keluarganya.
Pria tersebut menunjukkan paspor lama milik neneknya yang memuat stempel resmi dari masa lampau. Bukti Sejarah di Lembar Paspor Dalam video yang beredar, pria tersebut memperlihatkan halaman paspor yang diterbitkan pada awal abad ke-20.
Yang menarik perhatian publik adalah adanya stempel masuk tertanggal tahun 1932 yang dibubuhkan di Yerusalem (Al-Quds). Pada tahun tersebut, wilayah tersebut berada di bawah mandat Britania Raya (British Mandate for Palestine), jauh sebelum berdirinya negara Israel modern pada tahun 1948.
Unggahan ini memicu beragam reaksi dari warganet, yang sebagian besar melihatnya sebagai bukti dokumenter mengenai status sejarah wilayah tersebut pada masa itu. Narasi Identitas dan Memori Bagi banyak orang, dokumen seperti paspor lama bukan sekadar kertas perjalanan, melainkan bukti fisik dari realitas geopolitik di masa lalu.
Stempel bertuliskan "Jerusalem" tahun 1932 ini menjadi pengingat akan era di mana kota suci tersebut menjadi titik pertemuan berbagai bangsa dengan administrasi yang berbeda dari hari ini. Al Ghad TV, saluran berita yang berbasis di Kairo dan London, sering kali mengangkat konten-konten yang berkaitan dengan sejarah dan isu-isu terkini di Timur Tengah, termasuk dokumen-dokumen langka yang berkaitan dengan Palestina. Detail Informasi * Sumber Utama: Al Ghad TV (@alghadtv) * Subjek: Paspor warga Amerika Serikat (milik nenek pengunggah) * Tahun Stempel: 1932 * Lokasi Stempel: Yerusalem (Al-Quds)
(Documented Crime)
An Israeli soldier posts a video of himself shooting at Palestinian homes and displaced people’s tents in Gaza, calling the sound of bullets “music he loves”
RAMADHAN TINGGAL BEBERAPA HARI
اللهم ارزقني رمضان، واحفظ رمضان من سوء خلقي، وتقبّل مني ولو قليلاً من أعمالي الصالحة.
Ya Allah sampaikan Ramadhan untuk ku, selamatkan Ramadhan dari keburukan tabiat ku, dan terima dari ku walau sedikit dari amalan amalan ku